Manfaat Revitalisasi Pabrik Krakatau Steel Terasa di 2017

Adhitya Himawan

Kamis, 03 Maret 2016 | 16:51 WIB
Manfaat Revitalisasi Pabrik Krakatau Steel Terasa di 2017
Pabrik baja PT Krakatau Steel. [krakatausteel.com]

Suara.com -  PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk tengah menjalankan revitalisasi pabrik dengan tujuan meningkatkan kapasitas pabrik, sekaligus menghemat penggunaan gas dan listrik yang biayanya semakin tinggi.

"Revitalisasi merupakan hal yang lumrah, mengingat mesin-mesin kita merupakan pengadaan tahun 1975 sehingga kemampuannya perlu ditingkatkan, apalagi gas sebagai bahan bakar harganya terus naik mencapai 3,7 dolar AS per mmbtu," kata Direktur Utama PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk, Sukandar di Cilegon, Kamis (3/3/2016).

Revitalisasi yang dijalankan di antaranya pabrik "hot strip mill" (HSM 1) yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dari 2,05 metrik ton per tahun menjadi 2,4 metrik ton per tahun. Manfaat proyek ini penggunaan gas dan listrik masing-masing dapat dihemat 5,3 NM3 per ton dan 15 Kwh per ton, papar Sukandar.

Program revitalisasi juga dilaksanakan pada pabrik "slab" baja meliputi penggantian peralatan "obsolete" dan modernisasi fasilitas peleburan dan pengecoran kontinyu, jelas Sukandar didamping direksi lengkap Krakatau Steel.

Berbicara dihadapan pemimpin redaksi media se-Banten, Sukandar menjelaskan manfaat dari proyek ini adalah peningkatan kapasitas produksi dari 1 juta ton menjadi 1,2 juta ton per tahun, serta penggunaan lisrik dapat dihemat sebesar 97,89 Kwh per ton.

Krakatau Steel juga telah merevitalisasi pabrik besi baja spons (DR) dengan tujuan memperbaiki kinerja dengan mengadopsi teknologi terbaru untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 1,50 juta ton menjadi 1,74 juta ton per tahun, menurunkan konsumsi gas, meningkatkan kehandalan peralatan, meningkatkan kualitas produk dan kualitas lingkungan.

Manfaat dari proyek ini adalah peningkatan kapasitas besi spons sebesar 240 ribu ton per tahun dan penurunan konsumsi gas sebesar 56 NM3 per ton atau 16 dolar AS per ton. Meskipun proyek ini telah selesai namun operasinya sedang ditunda menunggu membaiknya harga baja dunia, tuturnya.

Perseroan terus menggenjot proyek strategis untuk tetap mempertahankan penetrasi pasar baja domestik dan peningkatan pasar ekspor.

Salah satunya adalah dengan menggenjot penyelesaian proyek blast furnace yang saat ini progress proyeknya telah mencapai 93,3 persen. Ditargetkan, "fist blow" in akan dilakukan di tahun 2016.

Dengan selesainya proyek ini perseroan akan mendapatkan peningkatan produktivitas "slab steel plant" menjadi 300.000 ton per tahun dan penurunan biaya produksi slab sekitar 60 dolar AS per ton.

Selain itu, dalam rangka efisiensi perseroan juga akan membangun fasilitas pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan sendiri yang menggunakan teknologi berbahan bakar batu bara, ucap Sukandar, menjelaskan.

Perusahaan juga telah mengagendakan untuk membangun pabrik HSM 2, sehingga kapasitas pengerolan baja akan bertambah sebesar 1,5 juta ton per tahun. Sehingga kapasitas akan meningkat menjadi 4,6 juta ton per tahun.

Sukandar mengatakan program revitalisasi dan penghematan ini akan dirasakan manfaatnya pada tahun 2017, sehingga hasil akhirnya kinerja perusahaan pada periode tersebut akan semakin membaik.

Produk baja Krakatau Steel saat ini sudah lengkap tidak kalah dengan produsen baja luar negeri, semua kebutuhan pengadaan baja untuk industri dan konstruksi dapat dipenuhi.

"Mulai dari atap Bandara Soekarno Hatta, pipa minyak dan gas, per tempat tidur, sampai kendaraan lapis baja produksi Pindad semuanya dari kita. Kecuali untuk industri otomotif nasional memang belum terlalu besar, namun ke depannya melalui kerja sama dengan Krakatau Sumikin diharapkan seluruh kebutuhan baja industri otomotif nasional dapat dipenuhi," ujar Sukandar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akbar Djohan Didepak dari Kursi Bos Krakatau Steel, Digantikan Politisi Gerindra

Akbar Djohan Didepak dari Kursi Bos Krakatau Steel, Digantikan Politisi Gerindra

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 08:58 WIB

KRAS Ubah Jalur Distribusi Baja, Biaya Logistik Bisa Turun 12%

KRAS Ubah Jalur Distribusi Baja, Biaya Logistik Bisa Turun 12%

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:36 WIB

Krakatau Steel (KRAS) Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing Nasional

Krakatau Steel (KRAS) Dorong Implementasi FTA Perkuat Industri dan Daya Saing Nasional

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:11 WIB

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:52 WIB

Polisi Pamer Emas 74 Kg & Valas Rp476 M Hasil Penggeledahan

Polisi Pamer Emas 74 Kg & Valas Rp476 M Hasil Penggeledahan

Foto | Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:00 WIB

Polri Geledah 8 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU Kasus PLN, Asabri, hingga Krakatau Steel

Polri Geledah 8 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU Kasus PLN, Asabri, hingga Krakatau Steel

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:53 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Krakatau Steel Bukukan Laba Bersih 4,6 Juta Dolar AS di Kuartal I-2026

Krakatau Steel Bukukan Laba Bersih 4,6 Juta Dolar AS di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:48 WIB

Krakatau Steel Bidik Laba Bersih Paling Kecil Rp 2 Triliun di 2026

Krakatau Steel Bidik Laba Bersih Paling Kecil Rp 2 Triliun di 2026

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:09 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×