Ketua MPR Tuding Demokrasi Saat Ini Bikin Ketimpangan Ekonomi

Adhitya Himawan Suara.Com
Senin, 07 Maret 2016 | 12:51 WIB
Ketua MPR Tuding Demokrasi Saat Ini Bikin Ketimpangan Ekonomi
Ketua MPR Zulkifli Hasan. (Suara.com/Ismail)

Suara.com - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menginginkan demokrasi yang ditempuh di Indonesia sesuai dengan budaya bangsa dan jangan mengikuti demokrasi yang sifatnya "menang-menangan" karena dicemaskan dapat meningkatkan ketimpangan perekonomian di tengah masyarakat.

"Demokrasi kita menang-menangan," kata Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (7/3/2016).

Menurut dia, iklim demokrasi yang ada sekarang di Tanah Air mirip dengan demokrasi yang ada di Barat padahal kedaulatan sekarang di tangan rakyat sehingga dalam pemilu, suara rakyat yang menentukan.

Ketua Umum DPP PAN tersebut mengingatkan dengan kondisi yang masih "tidak normal" dengan masih banyaknya kemiskinan dan pendidikan yang belum maksimal maka iklim demokrasi seperti ini dinilai akan menguntungkan kaum elite.

"Demokrasi sekarang mahal, siapa yang dalam pemilu tanpa sponsor dan tanpa modal akan sulit menang, yang maju dalam pemilu tanpa modal tak akan bisa menjadi pemimpin," katanya.

Demokrasi seperti itu, ujar Zulkifli Hasan, yang dinilai bakal menciptakan kesenjangan sosial dan kemiskinan lebih besar lagi di berbagai daerah.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan September 2015, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia mencapai 28,51 juta orang (11,13 persen), berkurang sebesar 0,08 juta orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2015 yang sebesar 28,59 juta orang (11,22 persen)

Peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan pada September 2015 tercatat sebesar 73,07 persen, kondisi ini tidak  jauh berbeda dengan kondisi Maret 2015 yaitu sebesar 73,23 persen. Komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan di perkotaan relatif sama dengan di perdesaan, diantaranya adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, mie instan, gula pasir, tempe dan tahu. Sedangkan, untuk komoditi bukan makanan diantaranya adalah biaya perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI