Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indeks Keyakinan Konsumen Turun di Februari 2016

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 09 Maret 2016 | 02:01 WIB
Indeks Keyakinan Konsumen Turun di Februari 2016
Ilustrasi Bank Indonesia. [Antara]

Suara.com - Bank Indonesia menyatakan Indeks Keyakinan Konsumen pada Februari 2016 menurun 2,6 poin menjadi 110 dibandingkan Januari 2016 sebesar 112,6. Namun persepsi konsumen terkini tetap pada rentang optimis karena lebih dari 100.

Survei Konsumen BI yang dipublikasikan di Jakarta, Selasa, menyebutkan, penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dipicu pelemahan persepsi pada kondisi ekonomi saat ini (Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini/IKE) dan turunnya ekspektasi konsumen (Indkes Ekspektasi Konsumen/IEK) untuk enam bulan mendatang.

"Ini terutama terkait dengan ketersediaan lapangan kerja," tulis survei tersebut.

Berdasarkan survei itu, melemahnya keyakinan konsumen terjadi di sembilan kota sasaran survei. Yang terbesar di Medan, turun 14,3 poin dan Semarang, turun 10,5 poin.

"Dari sisi tingkat pengeluaran, penurunan keyakinan terjadi pada konsumen dengan pengeluaran lebih dari Rp5 juta per bulan," menurut Survei BI.

Sementara, indeks lapangan pekerjaan, yang menjadi penyebab turunnya IKK, menunjukkan penurunan sebesar 6,1 poin, menjadi 81,9 pada Februari 2016 dari 88,0 pada Januari 2016.

Meski demikian, indeks penghasilan Februari 2016 naik 2,3 poin menjadi 120, dan indeks ketepatan waktu pembelian barang tahan lama naik 0,4 poin menjadi 94,2.

Di sisi lain, konsumen juga memperkirakan kenaikan harga pada Mei 2016, didorong meningkatnya permintaan menjelang Bulan Ramadhan pada Juni 2016.

"Kenaikan harga diperkirakan terjadi pada kelompok bahan makanan dan makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau," tulis survei BI.

Untuk kondisi pada enam bulan mendatang atau Agustus 2016, konsumen juga memperkirakan kenaikan jumlah tabungan tidak lebih tinggi dibanding Juli 2016.

Hal itu terlihat dari indeks perkiraan jumlah tabungan pada Agustus 2016 yang turun 1 poin dari Juli 2016 menjadi 131,8. Sementara itu, indeks jumlah pinjaman Agustus 2016, naik 8,0 poin dari Juli 2016 menjadi 165,0. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Luncurkan Aturan Lindung Nilai Syariah

BI Luncurkan Aturan Lindung Nilai Syariah

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2016 | 16:42 WIB

BI: Likuiditas Uang Beredar Januari 2016 Tumbuh 7,7 Persen

BI: Likuiditas Uang Beredar Januari 2016 Tumbuh 7,7 Persen

Bisnis | Senin, 29 Februari 2016 | 20:39 WIB

BI Terus Dorong Transaksi Langsung Rupiah-Yuan

BI Terus Dorong Transaksi Langsung Rupiah-Yuan

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2016 | 10:35 WIB

BI Ingin Lebih Banyak Instrumen Likuiditas di Pasar Keuangan

BI Ingin Lebih Banyak Instrumen Likuiditas di Pasar Keuangan

Bisnis | Sabtu, 20 Februari 2016 | 09:52 WIB

BI Rate Diprediksi akan Turun Lagi Jadi 6,75 Persen

BI Rate Diprediksi akan Turun Lagi Jadi 6,75 Persen

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2016 | 09:31 WIB

Dampak Penurunan Suku Bunga Diharapkan Bisa Cepat

Dampak Penurunan Suku Bunga Diharapkan Bisa Cepat

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2016 | 17:00 WIB

Transaksi E-Money di 2015 Mencapai Rp5,2 Triliun

Transaksi E-Money di 2015 Mencapai Rp5,2 Triliun

Bisnis | Sabtu, 13 Februari 2016 | 13:15 WIB

Pengendalian Inflasi Butuh Perbaikan Sistem Logistik Nasional

Pengendalian Inflasi Butuh Perbaikan Sistem Logistik Nasional

Bisnis | Sabtu, 13 Februari 2016 | 12:18 WIB

Neraca Pembayaran Indonesia 2015 Alami Defisit

Neraca Pembayaran Indonesia 2015 Alami Defisit

Bisnis | Sabtu, 13 Februari 2016 | 12:09 WIB

Pertumbuhan Harga Properti Residensial Melambat di Akhir 2015

Pertumbuhan Harga Properti Residensial Melambat di Akhir 2015

Bisnis | Jum'at, 12 Februari 2016 | 14:42 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB