BI Terus Dorong Transaksi Langsung Rupiah-Yuan

Esti Utami

Sabtu, 27 Februari 2016 | 10:35 WIB
BI Terus Dorong Transaksi Langsung Rupiah-Yuan
Ilustrasi Bank Indonesia. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus mendorong transaksi langsung Rupiah-Yuan. Kebijakan ini selain untuk memperkuat cadangan devisa negara dalam jangka panjang juga semakin memaksimalkan kerja sama investasi dan perdagangan Indonesia-Cina.

"Hubungan dan kerja sama Indonesia-Cina, saat ini memasuki tahap sangat erat, kerja sama kedua negara semakin luas lingkupnya, terutama perdagangan dan investasi," kata Gubernur BI Agus Martowardoyo di sela-sela pertemuan Gubernur Bank Central G20 di Shanghai, pada 26-27 Februari 2016.

Terkait itu, maka penerbitan L/C maupun deposit Yuan di Indonesia sudah dapat dilakukan.

"Meski diakui, tingkat kepercayaan terhadap Yuan masih kecil, karena pengaruh Dolar AS yang masih mendominasi. Tetapi transaksi langsung dalam Rupiah-Yuan, sudah dapat dilakukan di tanah air, termasuk untuk L/C dan deposit," paparnya.

Dalam dialog dengan pengusaha Indonesia di Shanghai yang tergabung dalam Indonesia-China Chamber (Inacham), Agus mengatakan Yuan kini telah menjadi mata uang yang "go international" .

"Meski ada guncangan-guncangan kecil itu wajar, karena Tiongkok juga sedang belajar. Yuan biasa dikontrol oleh bank sentralnya, kini harus bisa bebas sesuai mekanisme sebagai mata uang yang 'go international'," kata Agus.

Agus mengatakan Beijing telah berkomitmen untuk menambah ketersediaan Yuan di Indonesia dari semula 100 miliar Yuan menjadi 125 miliar Yuan.

Dengan begitu, lanjut Agus, para pelaku usaha baik Indonesia dan Cina, investor Indonesia maupun Cina dapat melakukan transaksi secara langsung dalam Rupiah dan Yuan.

Sementara itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan Indonesia dan Cina sepakat untuk menandatangani perpanjangan kerja sama bilateral currency swap arrangement (BCSA), pada 2016.

"Kebetulan tahun ini, kesepakatan kerja samanya, selesai tahun ini. Dan saat ini sedang dibahas untuk perpanjangan kerja sama ini dan diharapkan selesai serta dapat ditandatandangi tahun ini," ujarnya.

Bambang mengatakan meski perekenomian Cina kini tengah mengalami pelambatan, masih ada peluang untuk memanfaatkan potensi ekonomi Cina, antara lain investasinya.

"Kita maksimalkan Foreign Direct Invesment (FDI) Cina ke Indonesia, tentunya untuk proyek-proyek yang menjadi prioritas bagi Indonesia seperti Infrastruktur dan manufaktur, yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi ekonomi kita," kata Menkeu.

Pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 kali ini antara lain memfokuskan pada pertumbuhan ekonomi global, investasi infrastruktur, kerja sama perpajakan global, program keuangan bagi lingkungan dan sebagainya.

Ekonomi global saat ini diwarnai dengan pelambatan ekonomi Tiongkok, sebagai kekuatan ekonomi kedua terbesar dunia, lemahnya harga komoditas, "perang" mata uang yang ditengarai akibat internasionalisasi RMB dan fenomena lainnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Utang Luar Negeri Membengkak, Sudah Capai Rp8.045 Triliun

Utang Luar Negeri Membengkak, Sudah Capai Rp8.045 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:32 WIB

Bos BI Akui Cadangan Devisa RI Bakal Terus Meningkat , Bisa Tembus Rp2.606 Triliun

Bos BI Akui Cadangan Devisa RI Bakal Terus Meningkat , Bisa Tembus Rp2.606 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:37 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×