BI Luncurkan Aturan Lindung Nilai Syariah

Adhitya Himawan

Rabu, 02 Maret 2016 | 16:42 WIB
BI Luncurkan Aturan Lindung Nilai Syariah
Bank Indonesia. [Antara]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menerbitkan peraturan transaksi lindung nilai berdasarkan prinsip syariah, untuk memitigasi risiko gejolak di pasar keuangan, terutama karena penggunaan valas oleh pelaku keuangan syariah terus meningkat.

"Sekarang syariah mulai banyak membiayai ekspor impor, kemudian layanan haji dan umroh juga menggunakan valas, obligasi syariah valas juga meningkat," kata Direktur Program Pendalaman Pasar Keuangan BI Edi Susianto dalam paparan di Jakarta, Rabu (2/3/2016).

Aturan lindung nilai syariah tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia 18/2/PBI/2016 atau dikenal sebagai peraturan transkasi lindung nilai berdasarkan prinsip "hedging" syariah.

Edi meyakini keuangan syariah nasional akan semakin berkembang, terutama didorong langkah serius pemerintah yang telah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah.

Kajian yang dikutip bank sentral menyebutkan pembiayaan menggunakan valas dari perbankan syariah akan terus meningkat. Ongkos Naik Haji saja, ujar Edi, dalam 8 tahun ke depan akan meningkat menjadi Rp52 juta, dan 17 tahun ke depan akan naik menjadi Rp81 juta.

"Kita melihat sejak 2008, kebutuhan valas di syariah terus meningkat. Biaya haji misalnya, pasti membutuhkan pasokan valas," ujarnya.

Selain dari biaya haji, kebutuhan valas oleh perbankan syariah, maupun nasabah bisnis berbasis syariah juga diperkirakan akan meningkat.

"Dari investor, surat berharga berdoniminasi valas juga terus naik," ucapnya.

Maka dari itu, kata Edi, otoritas moneter perlu memitigasi risiko dengan menyediakan acuan penggunaan "hedging".

Jika pembiayaan valas tidak dilindungi, fluktuasi kurs rupiah dapat menganggu stabilitas di pasar keuangan syariah.

Sedangkan bagi pelaku usaha syariah, melamahnya kurs saat pembiayaan memasuki jatuh tempo, akan meningkatkan biaya dana yang akhirnya bisa mempengaruhi kegiatan bisnis.

"Selain itu banyak aspirasi perbankan syariah agar regulator segera keluarkan aturan ini," ujarnya.

Dalam PBI tersebut, diatur pelaku lindung niali syariah adalah nasabah, Bank Usaha Syariah atau Unit Usaha Syariah, dan Bank Umum Konvensional.

Pelaksanaan lindung nilai, menurut aturan BI, harus didahului dengan perjanjian mengenai besaran kurs yang akan menjadi acuan dalam pembayaran di masa datang (forward agreement) atau serangkaian "forward agreement".

Sementara akad yang digunakan adalah Tahawwuth Al Basith atau Tahawwuth Al Muarakkab.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memanfaatkan fasilitas ini diantaranya adalah tidak untuk spekulatif sehingga perlu "underlying" atau jaminan yang tidak dapat diperdagangkan. Kemudian, nominal dan jangka waktu lindung nilai syariah maksimal sama dengan "underlying". Jika ada pembatalan, wajib dengan penyerahan dana pokok secara penuh.

Edi menambahkan PBI tersebut juga telah mengikuti Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Nomor 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang dan Fatwa DSN Nomor 96/DSN-MUI/III/2015 tentang Transaksi Lindung Nilai Syariah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Hingga Tahun 2027, Beli Rumah dan Mobil Bisa Tanpa DP

Hingga Tahun 2027, Beli Rumah dan Mobil Bisa Tanpa DP

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:00 WIB

BI Mau Cabut Izin PJP jika Gunakan QRIS untuk Transaksi Judol

BI Mau Cabut Izin PJP jika Gunakan QRIS untuk Transaksi Judol

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Bos BI Khawatir Modal Asing Banyak Kabur Setelah Pengumuman MSCI

Bos BI Khawatir Modal Asing Banyak Kabur Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Gegara Bank Indonesia, Rupiah Kembali ke Level Rp18.000

Gegara Bank Indonesia, Rupiah Kembali ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:44 WIB

Aktivitas Usaha RI Mulai Loyo, Penyerapan Tenaga Kerja Makin Seret

Aktivitas Usaha RI Mulai Loyo, Penyerapan Tenaga Kerja Makin Seret

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Gegara MSCI, Investor Asing Bawa Kabur Dananya hingga Buat Rupiah Anjlok ke Rp18.000

Gegara MSCI, Investor Asing Bawa Kabur Dananya hingga Buat Rupiah Anjlok ke Rp18.000

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Terkini

Padukan Gaya Klasik dan Modern, Intip 4 OOTD Sophisticated ala Kim You Jung

Padukan Gaya Klasik dan Modern, Intip 4 OOTD Sophisticated ala Kim You Jung

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Bagaimana Cara Menggunakan Tamanu Oil untuk Wajah? Ini Panduannya

Bagaimana Cara Menggunakan Tamanu Oil untuk Wajah? Ini Panduannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Mengenal TPVI, Prosedur Ganti Katup Jantung Tanpa Bedah Terbuka

Mengenal TPVI, Prosedur Ganti Katup Jantung Tanpa Bedah Terbuka

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Pertamina Kaji Teknologi Distribusi Gas Bersama Mitra Jepang, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Kaji Teknologi Distribusi Gas Bersama Mitra Jepang, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Arti Mimpi Tersesat di Jalan atau Hutan dan Tidak Tahu Jalan Pulang

Arti Mimpi Tersesat di Jalan atau Hutan dan Tidak Tahu Jalan Pulang

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Bill Gates Beri Peringatan Keras: 20 Tahun ke Depan Bakal Jadi Masa Paling Mencekam!

Bill Gates Beri Peringatan Keras: 20 Tahun ke Depan Bakal Jadi Masa Paling Mencekam!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:10 WIB

RUU Perampasan Aset Dikebut Saat Reses: Habiburokhman Pimpin Panja, Target Desember 2026

RUU Perampasan Aset Dikebut Saat Reses: Habiburokhman Pimpin Panja, Target Desember 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kata-kata Bupati Bogor Begitu Tahu Ada Bobotoh Tewas Habis Nonton di Stadion Pakansari

Kata-kata Bupati Bogor Begitu Tahu Ada Bobotoh Tewas Habis Nonton di Stadion Pakansari

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Hakim Putuskan Sidang Kasus Febrie Adriansyah Lanjut ke Tahap Pembuktian

Hakim Putuskan Sidang Kasus Febrie Adriansyah Lanjut ke Tahap Pembuktian

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:01 WIB

All Brains Welcome: Mengenal Autisme dan Disleksia dengan Cara Menyenangkan

All Brains Welcome: Mengenal Autisme dan Disleksia dengan Cara Menyenangkan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:00 WIB

×