Rizal Ramli Ajak Belanda Bangun Kapal Serbaguna di Indonesia

Adhitya Himawan

Kamis, 24 Maret 2016 | 18:11 WIB
Rizal Ramli Ajak Belanda Bangun Kapal Serbaguna di Indonesia
Menko Maritim Rizal Ramli memberikan konferensi pers usai bertemu Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders, di Jakarta, Kamis (24/3/2016). [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menawarkan Belanda untuk membangun kapal serbaguna yang bisa difungsikan membawa penumpang dan kontainer.

"Kami membuka peluang dan partisipasi asing untuk membangun pelabuhan dan bandara. Tapi kami juga butuh kapal karena rata-rata umur kapal kami itu 20-30 tahun. Beli dari Jerman dan Belanda dulu sekali. Ini saatnya memperbaruinya," kata Rizal saat menjadi pembicara kunci dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (24/3/2016).

Kendati membutuhkan kapal baru, mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengatakan perlu ada perubahan desain kapal yang dapat berfungsi ganda.

Hal itu dilakukan guna mengikuti perkembangan zaman serta mendukung sektor pariwisata nasional yang saat ini tengah gencar digalakkan.

"Jadi kita sekarang harus bangun atau membeli kapal yang tidak hanya buat penumpang tapi fungsinya ganda. Bagian atas dibuat sebagai 'budget hotel' untuk turis, bawahnya bisa untuk muat kontainer," tuturnya.

Lebih lanjut, Rizal mengajak Belanda untuk bekerjasama dengan pola di mana teknisi Indonesia bisa bekerja dan menimba ilmu di Negeri Kincir Angin lalu kembali ke Tanah Air untuk mengembangkan perkapalan nasional.

Pola kerja sama seperti itu, menurut dia, bagus dilakukan karena selain bekerja sama, pada saat yang sama Belanda juga membantuk mendorong kapasitas domestik di Tanah Air.

Pola tersebut sendiri pernah diterapkan kepada teknisi PT. PAL yang kini telah berhasil mengekspor kapal perang buatan Indonesia ke Filipina.

"Ini kerja sama yang seharusnya dilakukan. Karena kalau Belanda hanya mencoba jual barang, kapal atau lainnya, menurut saya, Belanda akan kalah kompetitif dibanding China dan Korea," ujarnya.

Rizal menambahkan, dengan menggandeng perusahaan Indonesia, baik itu BUMN maupun swasta, Belanda dapat menekan biaya produksi sehingga bisa lebih kompetitif dengan pesaingnya di Asia.

"Tentu saja, saya harap pemerintah Belanda juga bisa bantu perusahaan swastanya dengan pembiayaan, difasilitasi dengan asuransi dan sebagainya agar bisa lebih kompetitif lagi," ucapnya.

Rizal menekankan, Indonesia yang terampil dan merek Belanda akan teknologinya diyakini dapat menjadi kombinasi tepat dan jika diterapkan, akan membuat penetrasi ke pasar ASEAN menjadi lebih mudah.

"Belanda harus melihat Indonesia tidak hanya sebagai Indonesia, tapi Belanda harus melihat Indonesia sebagai jendela dari 10 negara ASEAN lainnya. Kalau kita kombinasikan, kita bisa melakukan penetrasi ke 10 negara ASEAN lain untuk galangan kapal, pesawat terbang, teknologi dan lainnya," katanya mempromosikan Indonesia.

Selama ini industri galangan kapal di Indonesia memang masih lemah. Analis industri matirim, Kaharuddin Djenod menegaskan penyebab lemahnya industri perkapalan atau galangan kapal di Indonesia akibat dari aturan pemerintah yang salah. Selama ini, pemerintah pengeluarkan aturan yang salah dengan menggrtiskan bea masuk atau pajak impor kapal laut. Sementara impor komponen untuk membuat kapal di dalam negeri mendapatkan pajak berlapis. Mulai dari bea masuk sampai pajak penambahan nilai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta

Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:34 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Peringatan Belanda: Tutup Jendela dan Pintu Balkon Jika Terjadi Hujan Abu Gunung Anak Krakatau

Peringatan Belanda: Tutup Jendela dan Pintu Balkon Jika Terjadi Hujan Abu Gunung Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 11:05 WIB

Akhiri Konflik Panjang, Mees Hilgers Akui Sulit Ucap Perpisahan dengan Skuad FC Twente

Akhiri Konflik Panjang, Mees Hilgers Akui Sulit Ucap Perpisahan dengan Skuad FC Twente

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 11:19 WIB

Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda

Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert: Tunggu Telepon Tak Kunjung Pasti Berujung Sakit Hati

Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert: Tunggu Telepon Tak Kunjung Pasti Berujung Sakit Hati

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Plafon Berjatuhan, Gedung Berguncang! Turis Belanda Ungkap Momen Mengerikan Saat Gempa NTT

Plafon Berjatuhan, Gedung Berguncang! Turis Belanda Ungkap Momen Mengerikan Saat Gempa NTT

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:58 WIB

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 07:50 WIB

×