Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Jokowi Perlu Waspadai Klaim Blok Masela dari Negara Lain

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Senin, 28 Maret 2016 | 15:49 WIB
Jokowi Perlu Waspadai Klaim Blok Masela dari Negara Lain
Pengurus Forum Doktor Ilmu Politik - Universitas Indonesia (FDIP-UI) setelah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (28/3/2016). (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - President Indonesia Institute For Maritime Studies, Connie Rahakundini Bakrie‎ ‎menyarankan Pemerintah untuk mempertimbangkan aspek pertahanan dalam pengembangan proyek gas Blok Masela di Maluku.

Sebab Presiden Joko Widodo pada Rabu (23/3/2016) lalu telah memutuskan skenario pengembangan Blok Masela dilakukan di darat atau off shore.

"Saya melihat dan menekankan Blok Masela itu harus dilihat dari aspek pertahanan juga," kata Connie usai pertemuan Forum Doktor Ilmu Politik-Universitas Indonesia (FDIP-UI) dengan Jokowi‎ di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/3).

Sekjen ‎FDIP-UI ini menjelaskan, aspek pertahanan itu dapat dilihat dari beragam perspektif, misalnya efek deterrence atau strategi untuk mencegah terjadinya konflik dengan meminimalisir sengketa dengan negara tetang seperti Australia akibat pembangunan Blok Masela.

"Misalnya dengan Australia, karena mengingat sebenarnya Masela dan Barossa (blok milik Australia) itu satu palung. Tadinya, saya berargumentasi efek kehadiran Masela jika di laut akan membuat efek deterrence yang lebih besar," ujar dia.

Namun, lanjut dia, Jokowi menyampaikan bahwa keputusan Blok Masela di darat mengutamakan kepentingan rakyat. Jokowi pun, kata Connie, sudah terun ke lapangan dan berdialog langsung dengan masyarakat sebelum memutuskan Blok Masela yang akhirnya di darat tersebut.

"Inilah bedayang Presiden, beliau langsung turun ke rakyat. Beliau menanyakan kenapa mau di darat, mereka (masyarakat) jawab, kami bisa urus pasir, bata dan sebagainya," ujar dia.

Connie mengaku Jokowi sebelumnya juga sempat berkonsultasi dengan dirinya terkait memutuskan pembangunan Blok ‎Masela.

"‎yang harus ditekankan sekarang adalah bagaimana ke depan memajukan atau membangun strategi pertahanan negara supaya Blok Masela menjadi objek vital dan terjaga dengan baik," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harus Ada Mitigasi Risiko Dalam Pengembangan Blok Masela

Harus Ada Mitigasi Risiko Dalam Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Sabtu, 26 Maret 2016 | 19:16 WIB

Menteri Rini Tegaskan BUMN Siap Terlibat Kelola Blok Masela

Menteri Rini Tegaskan BUMN Siap Terlibat Kelola Blok Masela

Bisnis | Sabtu, 26 Maret 2016 | 13:21 WIB

HIPMI Desak Pengembangan Blok Masela Libatkan Pengusaha Lokal

HIPMI Desak Pengembangan Blok Masela Libatkan Pengusaha Lokal

Bisnis | Jum'at, 25 Maret 2016 | 16:51 WIB

Nasdem: Pengelolaan Blok Masela Tak Cerminkan Kedaulatan RI

Nasdem: Pengelolaan Blok Masela Tak Cerminkan Kedaulatan RI

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 18:43 WIB

Rizal Ramli Tak Merasa Menang Dalam Polemik Blok Masela

Rizal Ramli Tak Merasa Menang Dalam Polemik Blok Masela

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 16:52 WIB

Kembangkan Blok Masela, Pemerintah Kenalkan Pertamina ke Investor

Kembangkan Blok Masela, Pemerintah Kenalkan Pertamina ke Investor

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 16:46 WIB

Sudirman Said Mau "Move On" Soal Blok Masela

Sudirman Said Mau "Move On" Soal Blok Masela

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 16:37 WIB

SKK Migas Bantah Inpex dan Shell Cabut dari Indonesia

SKK Migas Bantah Inpex dan Shell Cabut dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 15:02 WIB

Sudirman Said Bantah Mundur dari Jabatan Menteri ESDM

Sudirman Said Bantah Mundur dari Jabatan Menteri ESDM

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 14:53 WIB

Sudirman Said Tak Merasa Kalah Dalam Kasus Blok Masela

Sudirman Said Tak Merasa Kalah Dalam Kasus Blok Masela

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 14:48 WIB

Terkini

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB