Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Mendag: Konsumen Indonesia Rentan Dieksploitasi

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 26 April 2016 | 12:04 WIB
Mendag: Konsumen Indonesia Rentan Dieksploitasi
Menteri Perdagangan, Thomas Lembong. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Menteri Perdagangan, Thomas Lembong mengatakan, berdasarkan hasil pemetaan Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) Indonesia pada 2015 hanya sebesar 34,17 dari nilai maksimal 100. Nilai tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan nilai perhitungan IKK di 29 negara Eropa pada tahun 2011 yang sudah mencapai 51,31 persen.

Ia menjelaskan, dengan IKK 34,17 tersebut menunjukkan bahwa keberdayaan konsumen Indonesia baru berada dilevel paham. Namun konsumen belum mampu menerpkan dan memperjuangkan haknya sebagai kosumen.

“Mereka (konsumen) sudah mengenali dan memahami hak dan kewajibannya. Tapibelum ada di tahap cerdas. Mereka masih belum memperhatikan mutu, keamananserta jaminan sosial dari produk yang mereka beli. Akibatnya, mereka menjadi sangat rentan untuk dieksploitasi,” kata Tom Lembong, saat memberikan kata sambutannya dalam Harkonas 2016 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/4/2016).

Lebih lanjut ia mengatakan, salah satu fakta konsumen Indonesia masih belum mampu memperjuangkan haknya dapat dilihat dari perilaku konsumen yang mengadu ketika terjadi masalah.

Dari 1 juta penduduk Indonesia, jumlah pengaduan hanya sebesar 4,1 orang. Sementara, di Korea Selatan, jumlah pengaduan konsumen di setiap 1 juta penduduk sudah mencapai 64 pengaduan.

Oleh sebab itu pihaknya meminta kepada masyarakat di Indonesia untuk menjadi konsumen yang cerdas. Sehingga, produk-produk yang ada di pasar domestik dapat meningkatkan kualitas dan mutu produknya. Sehingga ada keseimbangan ekonomi.

“Dengan demikian, maka tekanan konsumen atas mutu kualitas jasa dan barang menuntut juga produk dengan kualitas yang tinggi sehingga bisa meningkatkan daya saing ke luar. Permulaan daya saing produk itu dari konsumsi domestik," katanya.

Ia pun mencontohkan, negara-negara yang menjadi pengekspor terbesar seperti Jepang, Jerman, dan Korea, konsumen mereka yang paling cerewet karena sangat memperhatikan mutu, kualitas, serta tahan lama (durabilitas).

“Karena mereka banyak di complain, nggak heran kalau produk yang mereka ekspor ini menjadi incaran negara lain. Oleh sebab itu, konsumen di Indonesia harus menjadi konsumen cerdas agar perekonomian di Indonesia menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temui Mendag, Ahok Pastikan Bahan Pangan di Jakarta Aman

Temui Mendag, Ahok Pastikan Bahan Pangan di Jakarta Aman

Bisnis | Kamis, 14 April 2016 | 19:17 WIB

WTO Akui Posisi Indonesia Strategis di Sistem Perdagangan Dunia

WTO Akui Posisi Indonesia Strategis di Sistem Perdagangan Dunia

Bisnis | Rabu, 13 April 2016 | 14:49 WIB

Perubahan Status Batam Menjadi KEK Tingkatkan Daya Saing

Perubahan Status Batam Menjadi KEK Tingkatkan Daya Saing

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2016 | 18:58 WIB

Mendag Optimis Kesepakatan TPP Masih Bisa Dinegoisasi

Mendag Optimis Kesepakatan TPP Masih Bisa Dinegoisasi

Bisnis | Selasa, 16 Februari 2016 | 07:10 WIB

Dongkrak Perdagangan RI, Mendag Lembong Lirik Media Sosial

Dongkrak Perdagangan RI, Mendag Lembong Lirik Media Sosial

Bisnis | Rabu, 27 Januari 2016 | 15:26 WIB

Para Menteri Diminta Tak Berpolemik Soal Mahalnya Harga Pangan

Para Menteri Diminta Tak Berpolemik Soal Mahalnya Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 27 Januari 2016 | 14:53 WIB

Aturan Minuman Alkohol Dikeluarkan dari Paket Deregulasi

Aturan Minuman Alkohol Dikeluarkan dari Paket Deregulasi

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2016 | 21:01 WIB

Mendag: Pemerintah Sudah Revitalisasi 1.010 Pasar di 2015

Mendag: Pemerintah Sudah Revitalisasi 1.010 Pasar di 2015

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2016 | 20:52 WIB

Mendag: Perdagangan Jasa di Indonesia Harus Meningkat

Mendag: Perdagangan Jasa di Indonesia Harus Meningkat

Bisnis | Sabtu, 23 Januari 2016 | 12:40 WIB

Thomas Lembong: 2015 Prihatin, 2016 Optimistis

Thomas Lembong: 2015 Prihatin, 2016 Optimistis

Bisnis | Rabu, 06 Januari 2016 | 12:55 WIB

Terkini

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:32 WIB

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:27 WIB

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:16 WIB

SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap

SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:11 WIB

Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun

Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:09 WIB

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB