Mendag: Pemerintah Sudah Revitalisasi 1.010 Pasar di 2015

Adhitya Himawan

Selasa, 26 Januari 2016 | 20:52 WIB
Mendag: Pemerintah Sudah Revitalisasi 1.010 Pasar di 2015
Penjual sayur di pasar tradisional di Jakarta Pusat. (Foto: Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Pemerintah pada tahun 2015 telah melakukan revitalisasi pasar sebanyak 1.010 unit baik untuk pembenahan kondisi fisik pasar, ekonomi, sosial budaya dan juga manajemen pasar, dimana target revitalisasi pasar rakyat hingga tahun 2019 sebanyak 5.000 pasar.

"Soal target revitalisasi 5.000 pasar hingga 2019 itu sudah berjalan dan akan terus berjalan. Pada tahun 2015, ada 1.017 pasar namun tujuh diantaranya membatalkan proposalnya," kata Menteri Perdagangan, Thomas Lembong, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Thomas mengatakan bahwa dari sebanyak 1.010 pasar yang sudah direvitalisasi tersebut, sebanyak 182 pasar direvitalisasi menggunakan dana tugas perbantuan, sementara 65 lainnya berasal dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan 763 pasar dari Dana Alokasi Khusus.Menurut Thomas, dirinya tidak akan merevisi target untuk merevitalisasi pasar hingga 2019 mendatang dikarenakan hingga saat ini program tersebut sudah berjalan sesuai target.

"Yang menjadi fokus perhatian saya adalah formula untuk bagaimana bisa menyebarkan praktik terbaik dan juga menyuntik tema abad ke-21 ke dalam jaringan pasar rakyat di Indonesia," kata Thomas.

Thomas menjelaskan, dirinya menginginkan nantinya pasar rakyat tersebut khususnya pasar induk di seluruh Indonesia bisa terkoneksi dengan baik. Selain itu juga terkait masalah tata ruang pasar rakyat dan juga rasionalisasi terkait dengan permohonan dana dari daerah yang sesungguhnya memiliki banyak anggaran.

"Mungkin masih ada kabupaten atau kota yang sebetulnya banyak uang, sementara masih mengajukan permohonan untuk dana yang agak besar (ke pemerintah pusat). Selayaknya mengurangi dana dari pemerintah pusat, tetapi menekankan berupa bantuan teknis seperti desain atau tata ruang," ujar Thomas.

Pada tahun 2015, ditargetkan revitalisasi pasar sebanyak 1.000 unit yang bersumber dari dana perbantuan dan dana alokasi khusus, dimana pada tugas pembantuan reguler sebanyak 25 pasar dengan total biaya Rp207,5 miliar, dan optimalisasi untuk 12 pasar dengan biaya Rp100 miliar.

Sementara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P), tugas pembantuan reguler untuk 141 pasar rakyat dengan total biaya mencapai Rp1,036 triliun, dan refocusing untuk tiga pasar dengan dana Rp18,5 miliar.

Untuk dana alokasi khusus (DAK), untuk reguler sebanyak 523 pasar dengan total biaya Rp690 miliar, dan tambahan untuk 230 pasar dengan total biaya Rp 256 miliar. Dengan demikian, total pembangunan pasar dari tugas pembantuan dan DAK mencapai Rp2,30 triliun untuk 953 pasar.

Sementara dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, menyediakan dana untuk pasar tipe C dan D bagi 65 pasar sebesar Rp78 miliar, sehingga total untuk pembangunan 1.000 pasar pada tahun 2015 mencapai Rp2,386 triliun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai USD 22,94 Miliar

Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai USD 22,94 Miliar

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:46 WIB

812 Situs PBK Ilegal Diblokir, Pemerintah Ingatkan Trader Jangan Tergiur Cuan

812 Situs PBK Ilegal Diblokir, Pemerintah Ingatkan Trader Jangan Tergiur Cuan

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:11 WIB

RI Kejar Tanda Tangan Dagang dengan Uni Eropa, Target Berlaku 2027

RI Kejar Tanda Tangan Dagang dengan Uni Eropa, Target Berlaku 2027

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Harga Minyak Tembus US$100, Neraca Dagang RI Terancam Jebol

Harga Minyak Tembus US$100, Neraca Dagang RI Terancam Jebol

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:35 WIB

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

GEMPAR Hadir di 5 Pasar, Tumbuhkan Ekonomi Sleman yang Lebih Tangguh

GEMPAR Hadir di 5 Pasar, Tumbuhkan Ekonomi Sleman yang Lebih Tangguh

Video | Sabtu, 05 September 2026 | 13:16 WIB

Mendag Bongkar Masalah Beras Fortifikasi: 93% Tak Lulus Uji Laboratorium

Mendag Bongkar Masalah Beras Fortifikasi: 93% Tak Lulus Uji Laboratorium

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Komoditas yang Diperdagangkan di Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Ditetapkan OJK

Komoditas yang Diperdagangkan di Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Ditetapkan OJK

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Mana yang Lebih Guyub?

Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Mana yang Lebih Guyub?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Ketika Rumah Kehilangan Rasa Aman: Jangan Tutupi Kekerasan Demi Nama Baik Keluarga

Ketika Rumah Kehilangan Rasa Aman: Jangan Tutupi Kekerasan Demi Nama Baik Keluarga

Opini | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:22 WIB

×