Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Di Panama Ada Desa yang Terbuat dari Plastik

Ririn Indriani

Selasa, 17 Mei 2016 | 07:10 WIB
Di Panama Ada Desa yang Terbuat dari Plastik
The Plastic Bottle Village, desa plastik di sebuah hutan di Pulau Colon Island, Bocas del Toro, Panama.

Suara.com - Belakangan penggunaan plastik sebagai botol minuman terus meningkat. Peningkatan ini tentu saja akan berakibat buruk terhadap lingkungan, karena sampah plasik sangat sulit dihancurkan.

Ancaman tersebut, sepertinya ditanggapi serius oleh beberapa penggiat ramah lingkungan, salah satunya oleh Robert Bezeau' Lelaki asal Kanada ini  membangun sebuah desa yang terbuat dari plastik di sebuah hutan di Pulau Colon Island, Bocas del Toro, Panama.

Seperti siaran pers yang dikirimkan portal properti Lamudi, desa tersebut diberi nama The Plastic Bottle Village dan dibuat di atas lahan lahan 33,6 hektar. Di sana, masing-masing rumah dibangun dengan luas 100 meter persegi menggunakan 14.000 plastik botol daur ulang.

Penggunaan bahan plastik ini ternyata lebih cepat diaplikasikan jika dibandingkan dengan menggunakan material batu bata dan beton. Keberadaan rumah ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran akan kebutuhan mengatasi ketergantungan pada produk plastik.

Kendati dibangun oleh plastik, desa ini ternyata juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menarik, seperti area untuk yoga, hiking, dan taman minimalis untuk barbeque. Tidak hanya itu, desa ini pun mampu meredam gempa bumi, sehingga sangat cocok diaplikasikan di Panama yang dalam waktu satu bulan terakhir mengalami empat kali gempa.

Desa ini adalah yang pertama mengembangkan teknik eco-building yang memungkinkan meminimalisir dampak negatif pada lingkungan.   

Selain itu, bangunan ramah lingkungan ini pun sangat dingin untuk ditinggali, oleh karena itu penggunaan AC tidak diperlukan di sana, sehingga dapat meminimalisir konsumsi energi di desa. Rata-rata perbedaan suhu antara di luar dan di dalam rumah plastik ini adalah 17 Celsius, sehingga membuat mereka sangat hemat energi.

Di desa tersebut, setidaknya ada tiga jenis model rumah yang ditawarkan, semuanya dirancang oleh arsitek terkenal Panama. Masing-masing rumah juga dilengkapi dengan pipa resapan air, plumbing electrical, pintu, jendela dan septic tank.

Sebenarnya konsep pembangunan desa ini telah dimulai sejak 2012 dan botol-botol yang dikumpulkan oleh Robert berasal dari tong sampah. Selama program ini berlangsung Robert sangat terkejut karena ia bisa mengumpulkan sebanyak satu juta botol dalam waktu hanya 1,5 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rawat Lingkungan Dengan #BeliyangBaik

Rawat Lingkungan Dengan #BeliyangBaik

Lifestyle | Jum'at, 29 April 2016 | 14:09 WIB

Lari Bebas Sampah, Wanala Unair Ajak Pelari Bawa "Tumbler"

Lari Bebas Sampah, Wanala Unair Ajak Pelari Bawa "Tumbler"

News | Minggu, 17 April 2016 | 06:39 WIB

Tetap Cantik Meski Peduli Lingkungan, Bisa Loh!

Tetap Cantik Meski Peduli Lingkungan, Bisa Loh!

Lifestyle | Kamis, 07 April 2016 | 19:02 WIB

Mata Air di Ternate Terancam Rusak karena Perusahaan Air Mineral

Mata Air di Ternate Terancam Rusak karena Perusahaan Air Mineral

News | Selasa, 05 April 2016 | 11:37 WIB

Terkini

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

Putusan KPPU Denda 97 Pinjol Harus Batal, Dinilai Lampaui Kewenangan

Putusan KPPU Denda 97 Pinjol Harus Batal, Dinilai Lampaui Kewenangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:24 WIB

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:19 WIB

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:08 WIB

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:54 WIB

Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO

Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:15 WIB

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:09 WIB

×