Data Pangan Kacau, Wantimpres: Harga Pangan Tak Stabil

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 27 Mei 2016 | 16:45 WIB
Data Pangan Kacau, Wantimpres: Harga Pangan Tak Stabil
Ilustrasi sawah (Antara/Oky Lukmansyah)

Suara.com - Dewan Pertimbangan Presiden menilai data pangan yang tidak sesuai dengan kenyataan menjadi sebab harga pangan di Indonesia tidak stabil.

"Jadi data luas lahan pertanian, data tenaga kerja di pertanian tidak menggambarkan kondisi di lapangan. Saling tumpang tindih. Data mentah yang diperoleh BPS, kan juga dari kementan (kementerian pertanian). Jadi berantakan alhasil semua jadi lempar masalah," kata anggota Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Manoarfa di kantor wantimpres, Jakarta Pusat, Jumat (27/5/2016).

Suharso juga mempertanyakan program pemberian subsidi benih yang dikeluarkan kementerian pertanian. Menurutnya belum menunjukkan hasil signifikan.

"Kemana itu? Hasilnya mana? Kalau kita hitung-hitung, kita kelebihan 10 juta ton per tahun. Kalau sudah sekian puluh tahun berapa. Belasan tahun bisa seratus jutaan. Ke mana itu barang? Berarti data itu enggak benar. Kalau data itu nggak benar,‎ berarti pupuk dan bibit itu ke mana dong?" kata dia.

Itu sebabnya, dia meminta pemerintah, terutama pemerintah daerah, melaporkan kondisi pertanian masing-masing. Data ini untuk memperbaiki data pangan dan pemberian subsidi bibit atau pupuk agar bisa dimanfaatkan petani dengan baik sehingga harga pangan menjadi stabil.

"Kita minta pemdanya lapor, luas lahan pertanian di daerah mereka berapa, jumlah produksinya berapa. Laporannya sedetail mungkin. Jadi pemerintah bisa lihat titik permasalahan ada dimana kalau harga pangan ini melonjak," kata Suharso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Impor Gula Mentah Ditakutkan Pukul Petani Tebu

Impor Gula Mentah Ditakutkan Pukul Petani Tebu

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2016 | 23:00 WIB

Pembatasan Kuota Impor Jagung dan Kedelai Rentan Praktik Kartel

Pembatasan Kuota Impor Jagung dan Kedelai Rentan Praktik Kartel

Bisnis | Jum'at, 06 Mei 2016 | 15:01 WIB

Perdagangan Pangan Diakui Rentan Praktek Kartel

Perdagangan Pangan Diakui Rentan Praktek Kartel

Bisnis | Kamis, 28 April 2016 | 10:59 WIB

BI Klaim Pembentukan Klaster Pangan Efektif Tekan Inflasi

BI Klaim Pembentukan Klaster Pangan Efektif Tekan Inflasi

Bisnis | Senin, 25 April 2016 | 12:04 WIB

Terkini

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:29 WIB

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Jogja | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:19 WIB

×