Jokowi Minta Empat Harga Bahan Pokok Ini Diturunkan Jelang Puasa

Selasa, 31 Mei 2016 | 19:55 WIB
Jokowi Minta Empat Harga Bahan Pokok Ini Diturunkan Jelang Puasa
Suasana penjualan sembilan bahan pokok (Sembako) di pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (26/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta kementerian menekan harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa dan Lebaran. Ada empat barang kebutuhan pokok yang harus prioritas diturunkan harganya.

"Kita hanya mengharapkan agar harga turun. Yang kita harapkan harga turun, pertama bawang harus turun, kedua nanti harga gula, ketiga harga daging dan keempat harga beras juga harus turun," kata Jokowi kepada wartawan usai meresmikan pembukaan ritel Lulu Hypermarket di Cakung, ‎Jakarta Timur, Selasa (31/5/2016).

Jokowi menambahkan pemerintah tengah mengimpor daging sapi dari beberapa negara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat Ramadan dan Lebaran serta supaya harga daging dapat diturunkan menjadi Rp80 ribu. Saat ini harga daging di pasaran berkisar sebesar Rp120 ribu sampai Rp130 ribu.

"Daging masih dalam proses pengiriman, ada yang dari Australia, ada yang dari tempat lain. Sehingga kita harapkan nanti pada Minggu pertama puasa dan ramadan sudah sampai di sini dan sudah bisa didistribusikan," ujar dia.

Saat ditanya dari negara mana saja pemerintah mengimpor daging sapi‎, Jokowi enggan menyebutkan.

"Saya nggak bisa sebut. Teknisnya tanya ke menteri," tutur dia.

‎Dia menjelaskan kementerian telah menghitung supply dan demand terkait kebutuhan daging di Tanah Air. Impor dilakukan karena kekurangan pasokan daging berkurang. Saat ditanya mengenai ada spekulan yang memainkan harga daging, Jokowi enggan menanggapi.

‎"Kita tidak berbicara itulah. Yang penting supplay dan demand ini bisa pada harga, serta kondisi yang baik untuk konsumen, untuk rakyat," kata dia.

Sementara itu, terkait dengan bawang Pemerintah juga akan mengimpor untuk mencukupi bibit yang dalam waktu kurang lebih satu atau dua bulan lagi dibutuhkan petani.

"Karena kita lihat harga bibirnya Rp42 ribu-Rp43 ribu. Padahal kalau kita bisa ambil bibit dari luar harganya itu hanya Rp20 ribu-Rp25 ribu, kira-kira itu. Jadi impor bawang merah itu titik beratnya ada di bibit bawang. Sehingga sekarang petani yang menyimpan bibit untuk nanti dikeluarkan," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI