Forextime: Rupiah Alami Pemulihan Hebat pada Dolar AS

Adhitya Himawan

Rabu, 08 Juni 2016 | 12:25 WIB
Forextime: Rupiah Alami Pemulihan Hebat pada Dolar AS
Mata uang Rupiah dan Dolar AS di salah satu gerai money changer di Jakarta, Kamis (23/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Jameel Ahmad, Chief Market Analyst Forextime menyatakan bahwa Rupiah mengalami pemulihan hebat terhadap Dolar AS pada penutupan sesi pertama di pekan perdagangan baru ini. Menurutnya, USD IDR merosot lebih dari 1.50 persen menjadi sekitar 13,370 karena Dolar terpukul secara umum di pasar valas setelah adanya laporan ketenagakerjaan non pertanian (NFP) AS yang dirilis pekan lalu sangat mengecewakan.

Berdasarkan laporan ini, ekonomi AS hanya menerima tambahan 38.000 lapangan tenaga kerja baru sepanjang bulan Mei. Ekspektasi suku bunga AS tentu saja menjadi semakin mundur, dan ini positif untuk mata uang serta ekonomi pasar berkembang karena mengurangi vulnerabilitas terhadap arus keluar modal tiba-tiba. "Apabil, Sela ekspektasi suku bunga AS terus diundurkan, dampaknya akan positif untuk Rupiah di jangka waktu menengah dan akan menjadi titik balik signifikan mengingat segala tekanan yang dihadapi seluruh mata uang pasar berkembang selama bulan lalu," kata Jameel dalam keterangan resmi, Rabu (8/6/2016).

Dolar memulai perdagangan pekan ini dengan mencoba merebut kembali momentum setelah mengalami penurunan ekstrem karena laporan NFP AS yang sangat buruk pada penutupan pekan lalu. Banyak pihak yang mungkin mempertanyakan apakah ini akan menjadi faktor penentu yang mengubah situasi bagi Dolar karena tidak ada alasan yang jelas mengapa lapangan pekerjaan di Amerika Serikat hanya meningkat 38.000 pada bulan lalu, yang tentu saja mengganggu ekspektasi suku bunga AS. "Walaupun ini hanya satu laporan NFP, penciptaan lapangan pekerjaan di bulan Mei yang merosot ke level terendah dalam hampir enam tahun terakhir dan sinyal masalah ekonomi yang tidak terduga ini hampir pasti membatalkan peluang peningkatan suku bunga AS di bulan Juni," jelas Jameel. 

Karena terganggunya ekspektasi suku bunga Federal Reserve, sebagian besar mata uang global mengalami pemulihan signifikan terhadap Dolar AS. Mata uang pasar berkembang kemungkinan besar akan menyambut gembira berita tentang pupusnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS. Ekonomi pasar berkembang khawatir akan peningkatan suku bunga AS karena mengancam terjadinya arus keluar modal. Para investor sangat ingin mengetahui bagaimana Federal Reserve mengevaluasi hasil NFP yang mengecewakan ini. Jadi, Janet Yellen sepertinya akan membahas prospek ekonomi dan kebijakan moneter hari ini di Philadelphia.

Selain sebagian besar mata uang global, Emas juga meningkat tajam karena melemahnya Dolar AS dan memantul sekitar 40 Dolar AS sehingga mendekati 1250 Dolar AS. Penghindaran risiko masih terasa di pasar, Dolar masih dapat terus melemah apabila ada kejelasan bahwa kenaikan suku bunga AS kembali ditunda, selain itu ada ketidakpastian menjelang referendum Uni Eropa. Mengingat tiga faktor tersebut, Juni mungkin akan menjadi bulan yang baik untuk harga Emas.  Ini adalah titik balik yang tak terduga apabila kita mengingat bahwa Emas dapat saja merosot ke level support sekitar $1200 apabila pasar meyakini bahwa Fed benar-benar akan meningkatkan suku bunga di musim panas ini.

Karena investor menarik posisi Dolar AS mereka setelah hasil NFP yang buruk, EURUSD melonjak agresif dan bergerak dari level terendah empat bulan sekitar 1.11 menuju 1.1380. Pasar secara umum tidak memahami sama sekali tentang prospek suku bunga AS di tahun 2016. Setelah hasil NFP yang sangat buruk pada Jumat siang kemarin, Euro mengalami sensitivitas tingkat tinggi. Jika prospek suku bunga AS terus ditunda, EURUSD kemungkinan akan semakin menguat di jangka waktu menengah. Ini sepenuhnya di luar dugaan mengingat beberapa hari lalu pasar semakin meyakini bahwa Fed akan meningkatkan suku bunga AS dua kali di tahun 2016. 

"GBP mungkin satu-satunya mata uang yang semakin melemah terhadap USD karena muncul indikasi tambahan bahwa pihak "Keluar" semakin kuat menjelang referendum Uni Eropa yang akan diselenggarakan sekitar dua minggu lagi. Saat pekan perdagangan dibuka, GBP anjlok karena berita di akhir pekan yang menyiratkan bahwa tidak ada jaminan "Bertahan di Uni Eropa" akan menjadi hasil yang pasti dari referendum mendatang," tutup Jameel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Melemah Lawan Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Rupiah Melemah Lawan Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 09:50 WIB

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 18:35 WIB

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 13:05 WIB

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:50 WIB

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:06 WIB

Kondisi Rupiah Terus Ambruk, Dolar AS Makin Naik ke Level Rp17.894

Kondisi Rupiah Terus Ambruk, Dolar AS Makin Naik ke Level Rp17.894

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 09:35 WIB

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 20:23 WIB

Rupiah Paling Anjlok se-Asia Hari Ini, Ditutup di Level Rp17.847

Rupiah Paling Anjlok se-Asia Hari Ini, Ditutup di Level Rp17.847

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:13 WIB

Terkini

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:20 WIB

Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!

Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 13:18 WIB

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:13 WIB

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:11 WIB

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

×