Pemerintah Target PLTU Batang Selesai Tiga Tahun

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 08 Juni 2016 | 18:20 WIB
Pemerintah Target  PLTU Batang Selesai Tiga Tahun
Sudirman Said (suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Batang, Jawa Tengah, akan selesai dalam waktu tiga tahun mendatang.

"Mudah-mudahan dalam waktu 36 bulan ini bisa selesai. Agar pasokan listrik, khususnya di Jawa Tengah, dapat terpenuhi," kata Sudirman di kantor Kemenko Perekonomian, lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2016).

Dia menjelaskan dengan dibangunnya PLTU Batang, kawasan Jawa akan mendapatkan pasokan cadangan listrik sebesar 30 persen.

"Mudah-mudahan dengan selesainya ini bisa menambah pasokan untuk Jawa. Dan artinya Jawa yang memang membutuhkan reserve margin 30 persen bisa terjaga," katanya.

Penandatanganan proyek PLTU Batang harusnya dilakukan hari ini. Tetapi, Presiden meminta dibatalkan dan dilakukan besok di Istana.

"Oleh karena itu Oresiden menganggap bagus kalau (penandatanganannya) di Istana, karena dampaknya akan besar. Itu kapasitasnya juga besar (PLTU) Batang itu," katanya. 

Proyek tersebut sebelumnya mangkrak sejak 2011.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Batalkan Penandatanganan Proyek PLTU Batang, Kenapa?

Jokowi Batalkan Penandatanganan Proyek PLTU Batang, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2016 | 13:18 WIB

Darmin Nasution Teken Financial Close Proyek PLTU Batang

Darmin Nasution Teken Financial Close Proyek PLTU Batang

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2016 | 12:52 WIB

Tolak Pembangunan PLTU Batang

Tolak Pembangunan PLTU Batang

Foto | Jum'at, 01 April 2016 | 12:05 WIB

Resmikan PLTU Batang, Jokowi Ajak Investor Bantu Biaya

Resmikan PLTU Batang, Jokowi Ajak Investor Bantu Biaya

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 11:28 WIB

Masalah Lahan Tuntas, Pembangunan PLTU Batang Segera Dimulai

Masalah Lahan Tuntas, Pembangunan PLTU Batang Segera Dimulai

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2015 | 06:50 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×