Ini Upaya Usman Stabilkan Harga Daging Sapi

Dythia Novianty

Minggu, 12 Juni 2016 | 07:38 WIB
Ini Upaya Usman Stabilkan Harga Daging Sapi
Pedagang daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (7/6/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Bulan Ramadan selalu menjadi momentum bagi para pedagang dan pengusaha untuk meraup keuntungan besar dengan menaikkan harga setinggi-tingginya dengan berbagai cara, misalnya menimbun stok.

Namun bagi Usman (56 tahun) tampaklah tidak seperti itu. Pengusaha daging sapi di Kota Ternate ini mengaku, dalam setiap Ramadan dirinya memang menaikkan harga, karena harga pembelian sapi dari peternak naik, tetapi saat menjual dagingnya ke konsumen selalu pertimbangkan dalam menaikkan harga.

"Saya selalu mengajak teman-teman pengusaha daging sapi agar tidak terlalu banyak mengambil untung dengan menjual harga daging lebih mahal, karena apalah artinya menjual daging dengan harga seperti itu, tetapi omzet penjualan justru menurun dan bersyukur teman-teman bisa memahaminya," ujar ayah tiga anak tersebut.

Usman yang telah menggeluti sebagai pengusaha daging sapi sejak 20 tahun silam itu mengaku, upaya lain yang dilakukan untuk menstabilkan harga daging sapi di Ternate adalah mendorong pemerintah setempat untuk mengurangi pengiriman sapi potong ke luar Malut.

Masalahnya, kata mantan karyawan Pertamina itu, kalau sapi asal Malut dikirim ke provinsi lain, dikhawatirkan akan mengakibatkan berkurangnya stok sapi potong di daerah ini dan pada gilirannya akan mendorong naiknya harga sapi potong di pasaran.

Kalau harga sapi potong mahal, maka dapat dipastikan harga daging juga ikut mahal, tetapi beruntung semua upaya yang dilakukan tersebut berbuah hasil yang efektif, sehingga harga daging di Ternate dan kota lainnya di Malut pada awal Ramadan cukup stabil yakni hanya Rp100 ribu-Rp 110 ribu per kg.

"Padahal, daging sapi di pasaran sempat dikhawatirkan mencapai Rp140 ribu per kg, karena tingginya permintaan masyarakat jelang Ramadan," ujar suami dari Fauziah tersebut.

Kendati demikian, hingga kini harga daging sapi mulai turun, karena permintaan daging sapi tersebut tidak seperti pada memasuki bulan Ramadan.

Pengusaha daging sapi yang mengaku hanya sekolah hingga tingkat SMA itu, selama ini membeli sapi potong dari Pulau Halmahera dengan harga antara Rp8 juta sampai Rp12 juta per ekor. Menurutnya, Malut tidak akan krisis daging sapi, karena stok sapi potong di daerah ini 18 ribu ekor, dengan catatan Pemda harus membatasi pengiriman sapi potong ke provinsi lain. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Thomas Lembong Akui Dirinya Terlambat Impor Daging Sapi

Thomas Lembong Akui Dirinya Terlambat Impor Daging Sapi

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 14:39 WIB

Tekan Harga, Bulog Siap Gelontorkan 5 Ribu Ton Daging Sapi

Tekan Harga, Bulog Siap Gelontorkan 5 Ribu Ton Daging Sapi

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 14:24 WIB

Inilah Alasan Mendag Lebih Pilih Impor Daging Sapi Beku

Inilah Alasan Mendag Lebih Pilih Impor Daging Sapi Beku

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 10:05 WIB

Jokowi akan Sidak Ke Pasar Kalau Harga Daging Sudah Turun

Jokowi akan Sidak Ke Pasar Kalau Harga Daging Sudah Turun

Bisnis | Selasa, 07 Juni 2016 | 12:38 WIB

Pedagang Sebut Daging Jokowi Itu Daging Beku

Pedagang Sebut Daging Jokowi Itu Daging Beku

DPR | Senin, 06 Juni 2016 | 16:37 WIB

Terkini

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 17:15 WIB

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 17:02 WIB

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

News | Sabtu, 19 September 2026 | 17:00 WIB

Sinopsis Dive Into You: Cinta Lintas Waktu, Tayang 26 September

Sinopsis Dive Into You: Cinta Lintas Waktu, Tayang 26 September

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:50 WIB

Tren Menulis Artikel Pakai AI: Bantu Produktivitas atau Hambat Kreativitas?

Tren Menulis Artikel Pakai AI: Bantu Produktivitas atau Hambat Kreativitas?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:50 WIB

RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan

RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 16:49 WIB

Sumur Minyak Rakyat Belum Jadi PAD, Blora Desak BPE Lebih Agresif Cari Investor

Sumur Minyak Rakyat Belum Jadi PAD, Blora Desak BPE Lebih Agresif Cari Investor

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 16:35 WIB

Bolehkah Langsung Menyalakan AC saat Listrik Baru Hidup Kembali?

Bolehkah Langsung Menyalakan AC saat Listrik Baru Hidup Kembali?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 16:33 WIB

Ulasan Culture Shock: Perjalanan Riko Menghadapi Dunia Baru di Jakarta

Ulasan Culture Shock: Perjalanan Riko Menghadapi Dunia Baru di Jakarta

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:30 WIB

Pameran Otomotif ACC Carnival Medan Tawarkan Skema Kredit Ringan Hingga Tukar Tambah

Pameran Otomotif ACC Carnival Medan Tawarkan Skema Kredit Ringan Hingga Tukar Tambah

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 16:28 WIB

×