Pemerintah Waspadai Dampak Brexit ke Ekonomi Indonesia

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2016 | 13:22 WIB
Pemerintah Waspadai Dampak Brexit ke Ekonomi Indonesia
Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan menghadiri hari anti narkoba bersama Presiden Jokowi, di Jakarta, Minggu (26/6/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]
‎Pemerintah mewaspadai dampak keputusan rakyat Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa (Brexit) terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Meski Brexit dinilai tidak terlalu berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
 
"Kita perhatikan dengan cermat, karena bagaimanapun ini keputusan (Brexit) dampaknya masih akan kami lihat dalam beberapa waktu ke depan. ‎Mungkin secara langsung ke Indonesia tidak banyak, namun kita harus lebih hati-hati melihat ekonomi Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta, Minggu (26/6/2016).
 
‎Kendati begitu, kata Luhut, Pemerintah mengantisipasi dampak Brexit terhadap Indonesia dengan menyiapkan gagasan-gagasan untuk menjaga Indonesia agar tetap stabil.
 
 "Kami sudah menyiapkan beberapa pikiran-pikiran mengenai dampak daripada Brexit dari aspek ekonomi, politik maupun keamanan," ujar dia.
 
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menyatakan bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa tersebut tidak mempengaruhi hubungan bilateral Indonesia dan Inggris.‎ Dia mengakui hasil referendum Inggris akan melahirkan tatanan politik dan ekonomi baru di Inggris dan Eropa, namun dampaknya secara efektif baru akan terasa dua tahun mendatang.
 
"Hasil referendum di Inggris tidak serta merta langsung berlaku, karena pasal 50 perjanjian Uni Eropa (treaty on European Union) harus diaktifkan dan proses negosiasi antara Inggris dan Uni Eropa harus berlangsung untuk menyepakati 'Withdrawal Agreement' (kesepakatan pengunduran diri)," kata Menlu dalam keterangan persnya, Jumat (24/6/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

George Soros Serukan Rekonstruksi Uni Eropa Setelah Brexit

George Soros Serukan Rekonstruksi Uni Eropa Setelah Brexit

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 08:53 WIB

Mungkinkah 4 Negara Ini Susul Inggris "Cabut" dari Uni Eropa?

Mungkinkah 4 Negara Ini Susul Inggris "Cabut" dari Uni Eropa?

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 06:30 WIB

Dua Juta Warga Inggris Teken Petisi Tuntut Referendum Ulang

Dua Juta Warga Inggris Teken Petisi Tuntut Referendum Ulang

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 03:15 WIB

Inggris Keluar Uni Eropa, Banyak Warga Ingin Jadi WN Belgia

Inggris Keluar Uni Eropa, Banyak Warga Ingin Jadi WN Belgia

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 23:02 WIB

Dampak Brexit, Wakil Inggris di Uni Eropa Juga Mundur

Dampak Brexit, Wakil Inggris di Uni Eropa Juga Mundur

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 19:37 WIB

Dubes Inggris Sampaikan Selamat Berpuasa dan Idul Fitri

Dubes Inggris Sampaikan Selamat Berpuasa dan Idul Fitri

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 17:44 WIB

Dubes Inggris: Ada yang Kecewa dengan Hasil Referandum

Dubes Inggris: Ada yang Kecewa dengan Hasil Referandum

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 18:05 WIB

Usai Brexit, Turki Kaji Niatnya Untuk Gabung dengan Uni Eropa

Usai Brexit, Turki Kaji Niatnya Untuk Gabung dengan Uni Eropa

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 16:44 WIB

Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas Pemerintahan

Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas Pemerintahan

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 16:06 WIB

Pernyataan Dubes Inggris

Pernyataan Dubes Inggris

Foto | Sabtu, 25 Juni 2016 | 14:32 WIB

Terkini

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:56 WIB

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB