Negosiasi Formal Kemitraan Ekonomi Indonesia-Eropa Segera Dimulai

Adhitya Himawan

Sabtu, 09 Juli 2016 | 14:18 WIB
Negosiasi Formal Kemitraan Ekonomi Indonesia-Eropa Segera Dimulai
Mendag Thomas Lembong inspeksi harga pangan di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (10/6/2016). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengatakan Indonesia dan Uni Eropa segera memasuki tahap perundingan/negosiasi formal realisasi Perjanjian Menyeluruh Kemitraan Ekonomi (CEPA) antara kedua pihak.

Dalam rangkaian pertemuan Menteri Perdagangan negara G20 di Shanghai, Cina, Sabtu (9/7/2016), Mendag Lembong mengatakan, optimistis perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) segera memasuki tahap negosiasi formal, meski mengalami keterlambatan dengan adanya Brexit.

Pembahasan terkait tindak lanjut implementasi IEU CEPA, menjadi bahasan dalam pertemuan bilateral Menteri Lembong dengan pihak Uni Eropa, di sela-sela pertemuan menteri perdagangan G20.

Sebelumnya, bersama Menteri Perindustrian Saleh Husin, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pihak Komisi Eropa guna membahas jangkauan kerja sama (scoping paper) IEU CEPA.

"Scooping paper, kini sudah selesai dan Kami siap untuk masuk pada tahap negosiasi formal. Ini membuktikan komitmen yang tinggi dari kedua pihak untuk segera menyelesaikan dan mengimplemantasikan CEPA, meski kemarin sempat mengalami perlambatan karena peristiwa Brexit," ungkap Mendag Lembong.

Ia menyatakan peran Indonesia dalam rantai pasok global dan regional masih perlu ditingkatkan seiring dengan makin meningkatnya persaingan antarnegara.

Persaingan antarnegara tersebut dapat dilihat dari berkembangnya kerja sama di bidang perdagangan, seperti Free Trade Agreement (FTA) dan Economic Partnership Agreement atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (EPA/CEPA) antara berbagai negara dan kawasan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada lima tahun terakhir (2011-2015) menunjukkan total nilai perdagangan Indonesia-Uni Eropa turun sekitar 5,4 persen per tahun.

Hal itu berdampak pada penurunan surplus neraca perdagangan bagi Indonesia sebesar 14,5 persen per tahun pada periode waktu yang sama. Sementara itu, pada 2015, nilai surplus neraca perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa hanya mencapai 3,5 miliar dolar AS atau turun 16,7 persen dibandingkan nilai tahun sebelumnya yang mencapai 4,2 miliar dolar AS.

Apalagi ekspor Indonesia ke Uni Eropa masih didominasi produk primer pertanian, seperti minyak kelapa sawit, karet alam, dan kopra. Sebaliknya, produk impor Indonesia dari Uni Eropa didominasi produk-produk industri, seperti permesinan, peralatan telekomunikasi, suku cadang pesawat terbang, dan obat-obatan.

Dari sisi penanaman modal asing, nilai realisasi investasi Uni Eropa di Indonesia juga cenderung menurun. Pada 2014, nilai investasi Uni Eropa di Indonesia mencapai 3,8 miliar dolar AS dan turun menjadi 2,3 miliar dolar AS pada 2015. Investasi Uni Eropa hanya menempati peringkat keempat terbesar bagi Indonesia. IEU CEPA juga diharapkan dapat mengedepankan prinsip saling menghormati, saling percaya, dan saling menguntungkan.

"IEU CEPA akan menjadi pendorong bagi peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar Uni Eropa serta meningkatkan peran Indonesia dalam global value chain," ujar Mendag Lembong. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Genjot Ekspor Produk Indonesia, Grup Alibaba Luncurkan Inamall

Genjot Ekspor Produk Indonesia, Grup Alibaba Luncurkan Inamall

Tekno | Sabtu, 09 Juli 2016 | 08:29 WIB

Ribuan Warga Inggris di London Demo Tolak Brexit

Ribuan Warga Inggris di London Demo Tolak Brexit

News | Sabtu, 02 Juli 2016 | 20:57 WIB

Mendag Jamin Pasokan Pangan Selama Idul Fitri Aman

Mendag Jamin Pasokan Pangan Selama Idul Fitri Aman

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:23 WIB

Idul Fitri Makin Dekat, Harga Daging Sapi Tetap Tinggi

Idul Fitri Makin Dekat, Harga Daging Sapi Tetap Tinggi

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 13:48 WIB

Sentimen Negatif Brexit Masih Menerpa Bursa Saham AS dan Eropa

Sentimen Negatif Brexit Masih Menerpa Bursa Saham AS dan Eropa

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 10:32 WIB

30 Bank Sentral Dunia Siap Jaga Stabilitas Keuangan Pascabrexit

30 Bank Sentral Dunia Siap Jaga Stabilitas Keuangan Pascabrexit

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 15:29 WIB

Brexit Diprediksi Bikin IHSG Alami Tekanan Jangka Pendek

Brexit Diprediksi Bikin IHSG Alami Tekanan Jangka Pendek

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 10:27 WIB

HIPMI Khawatir Brexit Bisa Picu Proteksionisme

HIPMI Khawatir Brexit Bisa Picu Proteksionisme

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 17:01 WIB

BI Optimis Dampak Brexit Pada Pasar Keuangan Indonesia Terbatas

BI Optimis Dampak Brexit Pada Pasar Keuangan Indonesia Terbatas

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:49 WIB

Pemerintah Waspadai Dampak Brexit ke Ekonomi Indonesia

Pemerintah Waspadai Dampak Brexit ke Ekonomi Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:22 WIB

Terkini

Ulasan Film Djamin Setia Selamanya: Biopik Sejarah yang Sangat Menggugah!

Ulasan Film Djamin Setia Selamanya: Biopik Sejarah yang Sangat Menggugah!

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Alasan Jenderal Suyudi Mutasi Besar-besaran Usai Sehari Jadi Kapolri

Alasan Jenderal Suyudi Mutasi Besar-besaran Usai Sehari Jadi Kapolri

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

×