Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BI Optimis Dampak Brexit Pada Pasar Keuangan Indonesia Terbatas

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2016 | 13:49 WIB
BI Optimis Dampak Brexit Pada Pasar Keuangan Indonesia Terbatas
Gedung Bank Indonesia di Jalan MH Thamrin , Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Bank Indonesia menyatakan bahwa perekonomian Indonesia saat ini memiliki ketahanan ekonomi yang baik. Stabilitas makroekonomi tetap terjaga yang tercermin dari inflasi yang rendah, defisit transaksi berjalan yang terkendali, dan nilai tukar yang relatif stabil.

Ketahanan ekonomi ini diyakini mampu menjaga perekonomian Indonesia terhadap dampak hasil referendum di Inggris.

"BI memandang bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) berdampak relatif terbatas pada perekonomian domestik, baik di pasar keuangan maupun kegiatan perdagangan dan investasi," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan resmi, Minggu (26/6/2016).

Di pasar keuangan domestik, di tengah terjadinya pelemahan di pasar uang Eropa dan Asia, nilai tukar Rupiah relatif stabil. Sementara itu, pasar saham Indonesia juga mengalami koreksi relatif terbatas, terutama apabila dibandingkan dengan negara-negara peers seperti India, Thailand dan Korea Selatan.

Selain di pasar keuangan, dalam jangka menengah, dampak Brexit melalui jalur perdagangan juga diyakini relatif terbatas. Pangsa ekspor Indonesia ke Inggris hanya sekitar 1,0 persen dari total ekspor Indonesia. Meskipun demikian, dampak lanjutan dari terganggunya hubungan perdagangan UK-Eropa perlu dicermati mengingat pangsa ekspor Indonesia ke Eropa (di luar Inggris) mencapai 11,4 persen (tahun 2015). Sebagian besar ekspor Indonesia ke Eropa adalah bahan baku dan mentah.

Sementara itu, dampak pada kinerja investasi di Indonesia juga diprediksi terbatas. Dalam lima tahun terakhir, pangsa penanaman modal asing langsung dari Inggris terhadap total penanaman modal asing di Indonesia tercatat di bawah 10 persen.

Ke depan, BI akan terus mencermati potensi risiko yang muncul dari hasil referendum di Inggris. "BI akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah untuk memonitor perkembangan perekonomian global, serta tetap mendukung langkah-langkah Pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui penguatan stimulus pertumbuhan dan percepatan implementasi reformasi struktural," tutup Tirta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Waspadai Dampak Brexit ke Ekonomi Indonesia

Pemerintah Waspadai Dampak Brexit ke Ekonomi Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:22 WIB

George Soros Serukan Rekonstruksi Uni Eropa Setelah Brexit

George Soros Serukan Rekonstruksi Uni Eropa Setelah Brexit

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 08:53 WIB

Mungkinkah 4 Negara Ini Susul Inggris "Cabut" dari Uni Eropa?

Mungkinkah 4 Negara Ini Susul Inggris "Cabut" dari Uni Eropa?

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 06:30 WIB

Dua Juta Warga Inggris Teken Petisi Tuntut Referendum Ulang

Dua Juta Warga Inggris Teken Petisi Tuntut Referendum Ulang

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 03:15 WIB

Inggris Keluar Uni Eropa, Banyak Warga Ingin Jadi WN Belgia

Inggris Keluar Uni Eropa, Banyak Warga Ingin Jadi WN Belgia

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 23:02 WIB

Dampak Brexit, Wakil Inggris di Uni Eropa Juga Mundur

Dampak Brexit, Wakil Inggris di Uni Eropa Juga Mundur

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 19:37 WIB

Dubes Inggris Sampaikan Selamat Berpuasa dan Idul Fitri

Dubes Inggris Sampaikan Selamat Berpuasa dan Idul Fitri

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 17:44 WIB

Dubes Inggris: Ada yang Kecewa dengan Hasil Referandum

Dubes Inggris: Ada yang Kecewa dengan Hasil Referandum

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 18:05 WIB

Usai Brexit, Turki Kaji Niatnya Untuk Gabung dengan Uni Eropa

Usai Brexit, Turki Kaji Niatnya Untuk Gabung dengan Uni Eropa

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 16:44 WIB

Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas Pemerintahan

Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas Pemerintahan

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 16:06 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB