Jokowi Minta Anak Buahnya Kompak Perangi Pencurian Ikan

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 29 Juni 2016 | 12:11 WIB
Jokowi Minta Anak Buahnya Kompak Perangi Pencurian Ikan
Presiden Joko Widodo memberikan arahan pada Satgas 115 Ilegal Fishing di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/6/2016). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada Peserta Rapat Koordinasi Nasional Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) di Istana Negara, Rabu (29/6/2016). Jokowi mengingatkan anak buahnya terus kompak perangi pencurian ikan.

Jokowi memberikan penghargaan dan apresiasi tinggi atas prestasi Satgas 115 dalam menangkap kapal-kapal ilegal, kapal asing, serta dalam menjaga sumber data laut untuk mewujudkan visi maritim Indonesia.

"Saya melihat bahwa ada kekompakan di lapangan, ada kerjasama yang sangat baik di lapangan, ada kebersatuan antar aparat, antar lembaga, antar instansi di lapangan. Menurut saya ini yang harus dijaga," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, kekompakan antar instansi dan lembaga telah lama hilang. Selama ini antar lembaga, instansi masih sangat ego sektoral dan bekerja di sektornya sendiri-sendiri. Selama ini tidak pernah ada sebuah kerjasama yang kompak, yang terkonsolidasi, yang terorganisasi.

"Saya tadi bisik-bisik ke Menteri KKP, berapa yang sudah ditenggelamkan? 176 kapal. Ini angka coba bandingkan dengan negara yang lain, angka yang sangat besar sekali. Karena memang ilegal fishing yang lalu lalang di perairan kita, di laut kita, bertahun-tahun tidak pernah mereka dijamah oleh hukum kita," ujar dia.

Dia menuturkan, sebelumnya hampir setiap hari kapal illegal fishing ‎berkeliaran di perairan Indonesia tak kurang dari 7.000 kapal. Hal itu selama ini tak tertangani karena belum ada kekompakan antar aparat.

"Sekarang kalau kita lihat di bawah, prajurit atau di atasnya sedikit, bisik-bisik menyampaikan, Pak kami sekarang bangga bisa membusungkan dada karena kita ditakuti oleh mereka, oleh kapal-kapal asing yang mengambil sumber daya laut kita, SDA laut kita," tutur dia.

Oleh sebab itu, Jokowi memerintahkan agar tetap menjaga kekompakan antar aparat dan lembaga untuk melakukan penindakan illegal fishing di wilayah laut Indonesia.

"Jangan berhenti, ini tidak boleh berhenti. Konsistensi ini perlu sekali agar mereka melihat bahwa kita serius, kita sangat serius menangani ini," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamanan Natuna, Panglima TNI Ogah Berkoordinasi dengan Cina

Pengamanan Natuna, Panglima TNI Ogah Berkoordinasi dengan Cina

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 21:09 WIB

Rumah Kapal Sisa Perang Themistocles Vs Raja Xerxes Ditemukan

Rumah Kapal Sisa Perang Themistocles Vs Raja Xerxes Ditemukan

Tekno | Rabu, 22 Juni 2016 | 13:16 WIB

TNI AL Tegaskan Tembak Kapal, Bukan Nelayan Cina

TNI AL Tegaskan Tembak Kapal, Bukan Nelayan Cina

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 11:52 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×