Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

IPW Prediksi Sektor Properti di Semester II 2016 Berpotensi Naik

Adhitya Himawan

Kamis, 21 Juli 2016 | 19:32 WIB
IPW Prediksi Sektor Properti di Semester II 2016 Berpotensi Naik
Kantor pemasaran salah satu pengembang perumahan di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

 Sektor properti berpotensi meningkat pada semester akhir 2016 karena sejumlah "faktor musiman" yang relatif kurang bagus untuk pertumbuhan properti dinilai telah terlewati pada semester awal 2016.

"Potensi peningkatan semester II/2016 diperkirakan akan terjadi, menyusul pengamatan yang dilakukan di lapangan dengan optimisme para pelaku pasar dan pergerakan tipis yang terjadi di beberapa wilayah," kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, Kamis (21/7/2016).

Menurut dia, pergerakan pasar yang masih menunjukkan penurunan pada kuartal kedua 2016 pada paruh awal tahun ini lebih disebabkan "faktor musiman" yaitu Lebaran, liburan panjang, serta tahun ajaran baru sekolah.

Dalam periode "faktor musiman" tersebut umumnya warga lebih memilih pengeluaran untuk dibelanjakan pada beragam hal selain untuk membeli properti seperti perumahan.

"Beberapa langkah pemerintah untuk mendongrak penjualan mulai dikeluarkan termasuk menekan BI Rate sampai 6,5 persen memang masih belum berdampak," katanya.

Namun, ujar dia, dampak psikologis semua elemen dan kebijakan termasuk tax amnesty, sedikit banyak akan memberikan dorongan bagi penguatan pasar perumahan pada semester akhir 2016.

Sebelumnya, konsultan properti Colliers International mengingatkan tingkat keterhunian kantor di daerah sentrabisnis wilayah DKI Jakarta terus mengalami penurunan sehingga perlu adanya langkah kebijakan untuk mengangkat kembali jumlah itu.

"Okupansi (tingkat keterisian) menunjukkan tren penurunan selama dua tahun terakhir. Kuartal II-2016 okupansi tercatat 85,6 persen, terendah sepanjang sejarah sejak 2005," kata Senior Associate Director Research Colliers International Ferry Salanto.

Menurut dia, penurunan sekitar 3 persen antarkuartal itu disebabkan masuknya pasokan ruang kantor sebanyak 200.000 meter persegi pada kuartal sebelumnya.

Selain itu, lanjutnya, tingkat kinerja keterisian di sejumlah gedung perkantoran lama di kawasan CBD (sentrabisnis) Jakarta juga menurun akibat aktivitas relokasi kalangan penyewa.

Ia mengemukakan, sejak tahun 2010, biasanya jumlah keterisian terus berada di atas 90 persen, dan hal itu terus menurun sejak sekitar awal 2015, terindikasi dari 93,7 persen pada pertengahan 2015, dan 89,4 persen pada akhir 2015.

Sedangkan pengembang apartemen di kawasan Jabodetabek umumnya menunda pembangunan proyek baru karena mereka ingin menjual proyek yang sebelumnya.

"Proyek-proyek pengembang apartemen selanjutnya umumnya dipending dan mereka fokus menjual stok yang ada," kata Ferry Salanto.

Menurut dia, saat ini merupakan saat yang cukup sulit bagi kebanyakan pengembang apartemen untuk berjualan karena terkait pula kondisi perekonomian. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Properti Jabodetabek-Banten Q2 2016 Turun 48,82 Persen

Penjualan Properti Jabodetabek-Banten Q2 2016 Turun 48,82 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 17:32 WIB

Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 20:13 WIB

Ini Dampak Buruk Tax Amnesty Bagi Industri Properti Versi IPW

Ini Dampak Buruk Tax Amnesty Bagi Industri Properti Versi IPW

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 19:09 WIB

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Incar Sektor Properti

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Incar Sektor Properti

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:34 WIB

IPW Serukan Bank Tanah Jadi Program Perumahan Skala Nasional

IPW Serukan Bank Tanah Jadi Program Perumahan Skala Nasional

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2016 | 13:25 WIB

Ternyata Orang Indonesia Lebih Sering Cari Rumah Pada Hari Kamis

Ternyata Orang Indonesia Lebih Sering Cari Rumah Pada Hari Kamis

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:41 WIB

Pasar Properti Indonesia di Semester I 2016 Diprediksi Masih Lesu

Pasar Properti Indonesia di Semester I 2016 Diprediksi Masih Lesu

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 13:40 WIB

Inilah 9 Tugas Prioritas untuk Tito Karnavian Jika Jadi Kapolri

Inilah 9 Tugas Prioritas untuk Tito Karnavian Jika Jadi Kapolri

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 08:14 WIB

Paramount Land akan Luncurkan 10 Jenis Produk Properti

Paramount Land akan Luncurkan 10 Jenis Produk Properti

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 07:41 WIB

REI Prediksi Pasar Perumahan akan Membaik 2 Bulan Pasca Lebaran

REI Prediksi Pasar Perumahan akan Membaik 2 Bulan Pasca Lebaran

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 12:12 WIB

Terkini

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:50 WIB

×