Penjualan Listrik PLN Tumbuh 6,36 Persen di Semester I 2016

Adhitya Himawan

Sabtu, 30 Juli 2016 | 05:09 WIB
Penjualan Listrik PLN Tumbuh 6,36 Persen di Semester I 2016
Kantor Pusat PLN di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengakhiri semester I 2016 dengan penjualan listrik bulan Juni sebesar 17,95 TWh, atau tumbuh 6,36 persen dibanding penjualan Juni 2015. Total Terra Watt Hour (TWh) yang terjual sejak Januari hingga Juni 2016 adalah sebesar 105,96 TWh sementara pada periode Januari hingga Juni 2015 penjualan hanya di kisaran 98,27 TWh. Bila melihat trend pertumbuhan sampai dengan (sd) Juni 2016, pertumbuhannya meningkat tinggi dibanding sd Juni 2015, yakni sebesar 7,82 persen dan polanya sudah mengikuti pertumbuhan 2014. Peningkatan pertumbuhan ini dimotori oleh sektor industri.

Sampai dengan (sd) Juni 2016, pertumbuhan penjualan listrik di sektor industri naik sebesar 5,91 atau naik sebesar 0,18 persen terhadap Mei 2016 yaitu 5,73 persen. Pertumbuhan sebesar 5,91 persen merupakan pertumbuhan terbaik yang pernah dicapai sepanjang 2,5 tahun terakhir, khususnya pertumbuhan penjualan untuk pelanggan golongan tarif Industri Besar (I4).

Pertumbuhan konsumsi I4 sd Juni 2016 mencapai 12,98 persen, jauh lebih besar dibanding pertumbuhan sd Mei 2016 yaitu sebesar 11,25 persen (naik 1,73 persen). Ada sekitar 44 Industri besar atau sekitar 54 persen dari 81 Industri besar konsumsi listriknya mengalami trend yang positif, dimana 14 di antaranya merupakan industri peserta program promo LWBP (Luar Waktu Beban Puncak).

“Penjualan di sektor industri ini cukup menggembirakan di segmen industri skala besar, namun pertumbuhannya masih belum pulih bila dibanding penjualan tahun 2014,” ungkap Manager Senior Public Relations PLN Agung Murdifi dalam keterangan resmi, Kamis (28/7/2016).

Sementara itu, pertumbuhan Industri Sedang (I3) sd Juni 2016 mencapai 4,04 persen. Meskipun lebih rendah dari pertumbuhan sd Mei 2016 yang mencapai 4,18 persen, pertumbuhan ini masih jauh lebih tinggi dibanding periode Juni 2015. Pertumbuhan tersebut didukung oleh sekitar 7.433 Industri Sedang (I3) dengan trend konsumsi listrik yang positif.

Realisasi program promo LWBP 23.00 sd 08.00 untuk Juni 2016 (1 bulan), menyumbangkan tambahan penjualan energi sebesar 67,7 GWh atau setara dengan pemanfaatan kapasitas idle (efisiensi) sebesar 251 MW. Dengan demikian program promo Januari sampai dengan Juni 2016 telah memberikan tambahan penjualan sebesar 253.461.978 kWh. Sementara hingga Juli 2016, promo ini telah diikuti 1.073 pelanggan industri skala menengah dan skala besar dengan total tambahan pemakaian sebesar 256 Giga Watt hour (GWh).

Pertumbuhan penjualan listrik Juni 2016 meningkat 6,36 persen dibandingkan Juni 2015. Namun sebenarnya pertumbuhan ini jauh lebih rendah daripada pertumbuhan Mei 2016 terhadap Mei 2015 yang mencapai 8,58 persen. Hal ini antara lain disebabkan oleh hari pemakaian Juni yang lebih pendek dibanding hari pemakaian Mei dan pertumbuhan konsumsi listrik pelanggan Bisnis sd Juni 2016 sebesar 9,0%, atau lebih rendah 0,6% dibanding Mei 2016 yang mencapai 9,6 persen.

"Penurunan di sektor bisnis ini merupakan fenomena musiman yang terjadi pada bulan Ramadhan," tutup Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditanya Reshuffle, Menteri ESDM: Saya Nggak Tahu

Ditanya Reshuffle, Menteri ESDM: Saya Nggak Tahu

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 13:12 WIB

Menteri ESDM Sindir PLN Berulang Kali Lakukan Kesalahan

Menteri ESDM Sindir PLN Berulang Kali Lakukan Kesalahan

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 12:51 WIB

Disentil Sudirman, PLN: Kita Baik Saja, Anak Nggak Boleh Durhaka

Disentil Sudirman, PLN: Kita Baik Saja, Anak Nggak Boleh Durhaka

Bisnis | Senin, 25 Juli 2016 | 18:28 WIB

Diingatkan PLN Bukan Mesin Pencetak Uang, Rini: Itu Dasarnya Apa?

Diingatkan PLN Bukan Mesin Pencetak Uang, Rini: Itu Dasarnya Apa?

Bisnis | Senin, 25 Juli 2016 | 17:51 WIB

PLN Mulai Gunakan Tenaga Sampah Sebagai Sumber Energi Listrik

PLN Mulai Gunakan Tenaga Sampah Sebagai Sumber Energi Listrik

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 19:34 WIB

Pendapatan PLN di 2015 Tumbuh 12,44 Persen

Pendapatan PLN di 2015 Tumbuh 12,44 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:23 WIB

PLN Dapat Pinjaman Dana Talangan Subsidi Listrik Rp15 Triliun

PLN Dapat Pinjaman Dana Talangan Subsidi Listrik Rp15 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 00:48 WIB

3 Bank BUMN Salurkan Kredit Sindikasi Rp15 Triliun ke PLN

3 Bank BUMN Salurkan Kredit Sindikasi Rp15 Triliun ke PLN

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:59 WIB

PLN akan Bangun Sendiri PLTU Jawa 5 di Serang

PLN akan Bangun Sendiri PLTU Jawa 5 di Serang

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:02 WIB

Jokowi Mendadak Panggil Menteri BUMN, Dirut Pertamina, Dirut PLN

Jokowi Mendadak Panggil Menteri BUMN, Dirut Pertamina, Dirut PLN

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 13:39 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×