Array

Industri Manufaktur Besar dan Sedang Tumbuh 5,54 Persen

Adhitya Himawan Suara.Com
Senin, 01 Agustus 2016 | 22:47 WIB
Industri Manufaktur Besar dan Sedang Tumbuh 5,54 Persen
Kawasan Industri Pulogadung di Jakarta Timur, Senin (18/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan II-2016 naik sebesar 5,54 persen (y-on-y) terhadap triwulan II-2015. Kenaikan tersebut terutama disebabkan naiknya produksi industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional, naik 12,21 persen, industri alat angkutan lainnya, naik 8,92 persen dan industri mesin dan perlengkapan ytdl, naik 7,01 persen.

"Sedangkan jenis-jenis industri yang mengalami penurunan produksi adalah industri karet, barang dari karet dan plastik, turun 11,33 persen, industri peralatan listrik, turun 9,86 persen dan industri pengolahan lainnya, turun 7,68 persen," kata Kepala BPS Suryamin dalam keterangan resmi, Senin (1/8/2016).

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan II-2016 naik sebesar 3,54 persen (q-to-q) terhadap triwulan I-2016. Jenis-jenis industri yang mengalami kenaikan terbesar adalah industri makanan, naik 10,39    persen, jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan, naik 10,32 persen dan industri kertas dan barang dari kertas, naik 7,86 persen.   Sedangkan jenis-jenis industri yang mengalami penurunan produksi adalah industri tekstil, turun 7,12 persen, industri logam dasar, turun 4,59 persen dan industri barang logam, bukan mesin dan peralatannya, turun 4,33 persen.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan II-2016 (y-on-y) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi Riau, naik 18,08 persen, Provinsi Sumatera Barat, naik 16,95 persen dan Provinsi D.K.I Jakarta, naik 12,94 persen. Provinsi-provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Papua Barat, turun 13,64 persen, Provinsi  Jambi, turun 6,76 persen dan Provinsi Bali, turun 5,89 persen.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan II-2016 (q-to-q) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi Riau, naik 15,62 persen, Provinsi Sumatera Barat, naik 10,81 persen dan Provinsi Aceh, naik 9,98 persen. "Provinsi-provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Sulawesi Barat, turun 6,90 persen, Provinsi Papua Barat, turun 5,74 persen dan Provinsi Papua, turun 3,66 persen," tutup Suryamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI