Peluang Pengembangan Industri Kimia Nasional Terbuka Lebar

Adhitya Himawan

Kamis, 28 Juli 2016 | 12:10 WIB
Peluang Pengembangan Industri Kimia Nasional Terbuka Lebar
Pameran International Chemical Summit and Exhibition (InaChem 2016) dan Indonesia Building Mechanical & Electrical Expo 2016 di Jakarta, Rabu (27/7/2017). [Dok Kementerian Perindustrian]

Peluang pengembangan industri kimia nasional masih terbuka lebar di masa mendatang. Dengan jumlah penduduk sekitar 230 Juta jiwa dan ketersediaan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki peluang menempatkan diri pada garis depan pengembangan industri kimia.

Hal tersebut disampaikan Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian, Muhammad Khayam pada pembukaan PameranInternational Chemical Summit and Exhibition (InaChem 2016) danIndonesia Building Mechanical & Electrical Expo 2016 di Jakarta, Rabu (27/7/2017).

“Sebagaimana kita ketahui bahwa kehidupan manusia tidak lepas dari pemanfaatan bahan kimia yang diproduksi oleh industri kimia,” ujarnya. Oleh karena itu, produksi dan konsumsi produk kimia sering digunakan sebagai tolok ukur tingkat kemajuan dan kesejahteraan suatu negara.

Menurut Khayam, rantai nilai industri kimia terkait erat dengan sektor ekonomi produktif yaitu pangan, sandang, dan papan, serta penyediaan bahan baku berbagai industri hilir antara lain industri elektronik dan otomotif.

“Berbagai industri kimia telah tumbuh dan berkembang di Indonesia antara lain industri petrokimia, oleokimia, agrokimia, dan sebagainya. Industri kimia tersebut juga menghasilkan berbagai produk kimia untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia,” paparnya.

Lebih lanjut, Khayam menegaskan, pihaknya terus menjalin hubungan erat dengan stakeholder industri kimia untuk menyelaraskan persepsi dan komitmen bersama. Berbagai komitmen antara lain meningkatkan penggunaan sumber daya domestik, memperluas pasar dalam negeri dan ekspor, serta menginisiasi upaya reindustrialisasi di masa mendatang.  

“Wujud nyata komitmen tersebut dituangkan dalam upaya peningkatan investasi baru, penerapan teknologi mutakhir, dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN),” tuturnya.

Di samping itu, kata Khayam, upaya penghiliran pembangunan industri migas dan batu bara akan berfokus pada pembangunan industri petrokimia atau pupuk, antara lain di Teluk Bintuni dan Aceh. “Sehingga migas dan batu bara yang digunakan sebagai bahan baku industri dapat memiliki nilai lebih dibanding menjualnya sebagai komoditas,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Eksekutif Federasi Industri Kimia Indonesia (FIKI) Suhat Miyarso mengatakan, industri kimia tahun ini berusaha menjaga kinerja dengan target pertumbuhan sebesar 6 persen di tengah kondisi perekonomian yang penuh tekanan.

“Target pertumbuhan ini dicanangkan dengan asumsi pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,4 persen dan iklim usaha yang kondusif serta tekanan perlambatan ekonomi dunia dapat dikendalikan,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada para anggota FIKI untuk terus melakukan efisiensi, inovasi dan pengembangan produk serta mencari terobosan-terobosan guna menjaga kinerja industri kimia Indonesia dengan memanfaatkan sumber daya dalam negeri. “Salah satu terbosan yang bisa diangkat adalah bio refinery dan karet,” ulasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperlukan Insentif Khusus untuk Dongkrak Industri Tekstil

Diperlukan Insentif Khusus untuk Dongkrak Industri Tekstil

Bisnis | Kamis, 09 Juni 2016 | 12:55 WIB

Pertumbuhan Industri Makanan Minuman di Q1 2016 Capai 7,55 Persen

Pertumbuhan Industri Makanan Minuman di Q1 2016 Capai 7,55 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 09:05 WIB

Menperin Saleh Resmikan Proving Ground Gajah Tunggal di Karawang

Menperin Saleh Resmikan Proving Ground Gajah Tunggal di Karawang

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 12:56 WIB

Menperin: Investasi Jerman di Indonesia Rp325 Miliar di Q1 2016

Menperin: Investasi Jerman di Indonesia Rp325 Miliar di Q1 2016

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 10:58 WIB

Kemenperin Pacu Pengembangan Industri Elektronika

Kemenperin Pacu Pengembangan Industri Elektronika

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2016 | 15:04 WIB

Menteri Saleh Ajak Pengusaha Perkuat Branding Produk Indonesia

Menteri Saleh Ajak Pengusaha Perkuat Branding Produk Indonesia

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2016 | 11:43 WIB

Kemenperin & UNIDO Kerjasama 13 Proyek Senilai 40 Juta Dolar AS

Kemenperin & UNIDO Kerjasama 13 Proyek Senilai 40 Juta Dolar AS

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2016 | 11:25 WIB

Kemenperin Tekan Impor Bahan Baku Industri Keramik

Kemenperin Tekan Impor Bahan Baku Industri Keramik

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 10:36 WIB

Negara-negara D-8 Tingkatkan Kerjasama Industri

Negara-negara D-8 Tingkatkan Kerjasama Industri

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 10:31 WIB

Kemenperin Gelar Pameran Karya Narapidana Tahun 2016

Kemenperin Gelar Pameran Karya Narapidana Tahun 2016

Bisnis | Selasa, 19 April 2016 | 13:08 WIB

Terkini

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:07 WIB

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:03 WIB

Sukses Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat Program Bumi Kartini, Semen Gresik Sabet Penghargaan ESDM

Sukses Berdayakan Ratusan Perempuan Lewat Program Bumi Kartini, Semen Gresik Sabet Penghargaan ESDM

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 19:03 WIB

Timah RI Cuma Jadi Solder, Hilirisasi Belum Naik Kelas

Timah RI Cuma Jadi Solder, Hilirisasi Belum Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:02 WIB

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Koding Bukan Sekadar Menulis Program, Ini Manfaatnya bagi Cara Berpikir Anak

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:01 WIB

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Mendidik Anak dengan Kasih Sayang ala Nabi dalam Happy Islamic Parenting

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:00 WIB

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:56 WIB

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:55 WIB

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:53 WIB

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

×