Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Industri Alas Kaki Agresif Ekspansi Bangun Pabrik

Adhitya Himawan

Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:53 WIB
Industri Alas Kaki Agresif Ekspansi Bangun Pabrik
Menteri Perindustrian Saleh Husin ketika mengunjungi PT KMK Global Sports di Kawasan Industri Cikupamas, Tangerang, Banten, Kamis (21/7/2016). [Dok Kementerian Perindustrian]

Industri alas kaki dan kulit nasional merupakan salah satu sektor yang terus memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan ekspor dan penyerapan tenaga kerja massal.

Kementerian Perindustrian juga telah menetapkan industri alas kaki nasional sebagai industri prioritas yang akan terus didorong pengembangannya. Hal itu dikatakan Menteri Perindustrian Saleh Husin ketika mengunjungi PT KMK Global Sports di Kawasan Industri Cikupamas, Tangerang, Banten, Kamis (21/7/2016).

“Kita juga mengapresiasi pelaku industri alas kaki yang terus melakukan ekspansi usaha sehingga membuka lapangan kerja baru dan turut berkontribusi pada penyebaran industri ke daerah,” katanya.

Guna memberikan dukungan terhadap pengembangan dan peningkatan daya saing industri alas kaki nasional, pemerintah telah dan akan memberikan berbagai program dan kebijakan strategis. Antara lain dengan mengusulkan untuk melarang ekspor kulit mentah, memfasilitasi pendirian Raw Material Center alas kaki di Jawa Timur, memberikan fasilitas pembiayaan ekspor melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan pengusulan kebijakan insentif energi bagi industri yang orientasi ekspor.

PT KMK Global Sports sendiri memproduksi beberapa sepatu merek seperti Nike, Converse, dan Hunter. Realisasi produksi sepatu olah raga mencapai 15,6 juta pasang per tahun sedangkan sandal olah raga hampir 2 juta pasang saban tahun.

Sebanyak 98 persen produknya dikapalkan ke pasar ekspor dengan negara tujuan, antara lain AS, Amerika Selatan, Eropa, Jepang, China, Taiwan, Australia, dan Kanada serta sisanya diserap pasar domestik.

Perseroan mencatat nilai penjualan ekspor pada 2011 sebesar Rp 1,63 triliun, tahun 2012 Rp 1,95 triliun dan pada 2013 berhasil menembus Rp 2,26 triliun. Tahun 2016, total penjualan KMK diproyeksikan menjadi Rp 2,47 triliun.

“Kami juga membangun pabrik baru di Salatiga dan Temanggung, Jawa Tengah. Nilai investasinya mencapai USD 50 juta hingga USD 100 juta dengan perkiraan serapan tenaga kerja 3000 orang,” kata  Vice President KMK Global Sports Erry Sunarli. Jumlah karyawan perseroan saat ini mencapai 16 ribu orang.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki, dan Aneka Ditjen Industri Kimia Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin Muhdori menerangkan, pengembangan industri alas kaki dilakukan juga dengan meningkatkan promosi industri alas kaki customized secara eksklusif pada forum resmi nasional dan internasional untuk memunculkan industri kelas dunia.

Selain itu, melaksanakan harmonisasi sistem perpajakan keluaran dan pajak masukan dikaitkan dengan jangka waktu restitusi, serta pengembangan branding shoes nasional.

“Kita juga melakukan upaya pengendalian impor dan pengamanan pasar dalam negeri, di antaranya yaitu melalui kebijakan non-tariff seperti penerapan SNI Wajib, P3DN, dan pengaturan tata niaga untuk impor produk barang tertentu,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tiga Permenperin Baru untuk Paket Deregulasi Ekonomi

Ini Tiga Permenperin Baru untuk Paket Deregulasi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 19:50 WIB

Menperin Tolak Penerapan Kebijakan Cukai Plastik

Menperin Tolak Penerapan Kebijakan Cukai Plastik

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 15:23 WIB

Tingkatkan Investasi, Pemerintah Fokuskan Industri Prioritas

Tingkatkan Investasi, Pemerintah Fokuskan Industri Prioritas

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 14:11 WIB

PT Inka Bersiap Ekspor Kereta Api ke Tiga Negara

PT Inka Bersiap Ekspor Kereta Api ke Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 20:25 WIB

Kereta Api Produksi BUMN Inka Berjaya di Bangladesh

Kereta Api Produksi BUMN Inka Berjaya di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 15:23 WIB

Diperlukan Insentif Khusus untuk Dongkrak Industri Tekstil

Diperlukan Insentif Khusus untuk Dongkrak Industri Tekstil

Bisnis | Kamis, 09 Juni 2016 | 12:55 WIB

BKPM Sebut Perusahaan Lensa Asal Jepang Siap Ekspansi Usaha ke RI

BKPM Sebut Perusahaan Lensa Asal Jepang Siap Ekspansi Usaha ke RI

Bisnis | Kamis, 09 Juni 2016 | 10:56 WIB

Otomatisasi Industri Buka Pintu Pabrik-pabrik Pintar di Indonesia

Otomatisasi Industri Buka Pintu Pabrik-pabrik Pintar di Indonesia

Tekno | Rabu, 01 Juni 2016 | 09:54 WIB

Kemenperin Pacu Industri Daerah dengan Kemasan dan Branding

Kemenperin Pacu Industri Daerah dengan Kemasan dan Branding

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 09:12 WIB

BKPM: Investor AS Minati Sektor Manufaktur

BKPM: Investor AS Minati Sektor Manufaktur

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2016 | 21:11 WIB

Terkini

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB