Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB
Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif
Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) langsung melesat setelah kabar masuknya pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam terungkap ke publik. Namun, di tengah euforia pasar tersebut, Bayan justru mendapat sinyal negatif dari lembaga pemeringkat Moody’s Ratings. Foto Suara.com/AI.
baca 10 detik
  • Haji Isam akan menguasai 30 persen saham BYAN dari Low Tuck Kwong.
  • Moody’s ubah outlook BYAN dari stabil menjadi negatif.
  • Kuota produksi terhambat, EBITDA 2026 berpotensi turun 36 persen.

Suara.com - Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) langsung melesat setelah kabar masuknya pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam terungkap ke publik. Namun, di tengah euforia pasar tersebut, Bayan justru mendapat sinyal negatif dari lembaga pemeringkat Moody’s Ratings.

Moody’s mengubah outlook peringkat kredit Bayan dari stabil menjadi negatif, meski tetap mempertahankan Corporate Family Rating (CFR) perseroan di level Ba1. Perubahan tersebut terjadi ketika Bayan menghadapi ketidakpastian kuota produksi batu bara dan telah menyatakan force majeure akibat keterlambatan persetujuan revisi kuota produksi.

Assistant Vice President Moody’s Ratings Anthony Prayugo mengatakan perubahan outlook mencerminkan meningkatnya ketidakpastian regulasi terkait alokasi kuota produksi batu bara Bayan.

Risiko tersebut menjadi penting karena kuota produksi berkaitan langsung dengan kemampuan Bayan menghasilkan pendapatan. Moody’s memperkirakan EBITDA Bayan pada 2026 dapat turun menjadi sekitar US$700 juta jika tidak ada tambahan kuota produksi.

Angka tersebut sekitar 36% lebih rendah dibandingkan EBITDA 2025 yang berada di kisaran US$1,1 miliar. Bahkan, EBITDA Bayan pada 2027 diperkirakan kembali tertekan ke kisaran US$400 juta-US$500 juta, dengan asumsi harga jual rata-rata batu bara US$48 per ton.

Dengan demikian, tantangan Bayan saat ini bukan hanya soal harga batu bara. Persoalan yang lebih krusial justru menyangkut berapa banyak batu bara yang dapat diproduksi dan dikirim perusahaan.

Sinyal negatif dari Moody’s muncul hampir bersamaan dengan perubahan besar dalam struktur kepemilikan Bayan.

Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 16 September 2026. Perjanjian tersebut mencakup pengalihan 10.000.000.500 saham BYAN atau sekitar 30% dari total saham beredar perseroan.

Transaksi tersebut masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, Jhonlin Baratama akan menguasai sekitar 30% saham Bayan.

baca juga

Sebelumnya, Low Tuck Kwong dan Elaine Low secara gabungan menguasai sekitar 62,25% saham Bayan. Dari kepemilikan tersebut, sekitar 10 miliar saham akan dialihkan kepada Jhonlin Baratama.

Manajemen Bayan memastikan transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan.

Respons pasar pun berbeda dengan sinyal dari lembaga pemeringkat. Saham BYAN pada perdagangan Jumat (18/9/2026) sempat melonjak sekitar 19,96% ke Rp13.825 per saham, didorong sentimen masuknya Haji Isam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:40 WIB

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Haji Isam Ambil Alih 30 Persen Saham Bayan Resources

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 21:34 WIB

Terkini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:05 WIB

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:02 WIB

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:58 WIB

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:55 WIB

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 10:52 WIB

×