Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Agar Bisa Ekspor Mobil, Indonesia Bakal Terapkan Euro4 Pada 2019

Esti Utami | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2016 | 10:00 WIB
Agar Bisa Ekspor Mobil, Indonesia Bakal Terapkan Euro4 Pada 2019
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka GIIAS 2016, di ICE Serpong Kmais (11/8). (suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Pemerintah berencana segera mengakhiri standar emisi gas buang Indonesia yang masih selevel Euro2. Demi meningkatkan ekspor mobil dari Indonesia, pemerintah mengatakan sedang mengkaji kemungkinan percepatan penerapan Euro4 dari 2023 menjadi 2019.

"Saya sudah meminta Menteri Perindustrian (Airlangga Hartato) untuk mengkaji bagaimana Euro4 dapat diterapkan di Indonesia sebagai salah satu upaya meningkatkan ekspor," ucap Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 yang berlangsung pada 11-21 Agustus di Tangerang.

Standar emisi gas buang Indonesia memang jauh ketinggalan dengan negara lain yang minimal telah menerapkan Euro4. Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Rizwan Alamsjah, pada kesempatan terpisah, sempat mengatakan industri otomotif nasional tidak memiliki daya saing untuk mengeskpor jika standar emisi gas buang dalam negeri berada di bawah negara lain.

Pasalnya, jika ingin mengekspor, maka fasilitas perakitan milik para pabrikan di Indonesia harus berinvestasi lagi untuk membuat lajur produksi khusus.

Lebih lanjut, Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan menjelaskan bahwa pihaknya harus membicarakan mengenai percepatan revitalisasi kilang minyak milik Pertamina sebagai penyuplai.

"Pertamina siapnya pada 2023. Kami harus bertemu Pertamina untuk konfirmasi lagi apa mereka sanggup percepat," kata Putu.

"(Target pelaksanaan Euro4 pada) 2019 atau 2020. Kami sedang bicarakan fasilitas kilang yang dimiliki Pertamina," ungkap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Ahmad Bambang, yang menyambangi GIIAS 2016 pada hari pertama, menjelaskan pihaknya akan menggunakan kilang minyak Langit Biru di Cilacap, Jawa Barat untuk produksi BBM setingkat Euro4.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB