Neraca Pembayaran Indonesia Q2 2016 Surplus 2,2 Miliar Dolar AS

Adhitya Himawan

Senin, 15 Agustus 2016 | 07:02 WIB
Neraca Pembayaran Indonesia Q2 2016 Surplus 2,2 Miliar Dolar AS
Gedung Bank Indonesia di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan II 2016 mencatat surplus, ditopang oleh menurunnya defisit transaksi berjalan dan meningkatnya surplus transaksi modal dan finansial. Surplus NPI tercatat sebesar 2,2 miliar, setelah pada triwulan sebelumnya mengalami defisit sebesar US$0,3 miliar.

"Perkembangan ini menunjukkan keseimbangan eksternal perekonomian yang semakin baik dan turut menopang terjaganya stabilitas makroekonomi," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan tertulis, Jumat (12/8/2016).

Defisit transaksi berjalan menurun didorong oleh kenaikan surplus neraca perdagangan nonmigas. Defisit transaksi berjalan menurun dari 4,8 miliar (2,2 persen PDB) pada triwulan I 2016 menjadi 4,7 miliar Dolar AS (2,0 persen PDB) pada triwulan II 2016. Penurunan tersebut ditopang oleh kenaikan surplus neraca perdagangan nonmigas akibat peningkatan ekspor nonmigas yang lebih besar dari peningkatan impor nonmigas.

Kinerja ekspor nonmigas terutama didukung oleh peningkatan ekspor produk manufaktur, seperti tekstil dan produk tekstil, kendaraan dan bagiannya, serta mesin dan peralatan mekanik. Sementara itu, peningkatan impor nonmigas terutama didukung oleh kenaikan impor bahan baku. Di sisi lain, defisit neraca perdagangan migas melebar, seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia. "Selain itu, defisit neraca jasa juga meningkat mengikuti pola musiman surplus neraca jasa perjalanan yang rendah pada triwulan laporan," ujar Tirta.

Surplus transaksi modal dan finansial meningkat, didukung oleh persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik dan meredanya ketidakpastian di pasar keuangan global. Surplus transaksi modal dan finansial pada triwulan II 2016 mencapai 7,4 miliar Dolar AS, lebih besar dibandingkan dengan surplus pada triwulan sebelumnya sebesar US$4,6 miliar, terutama ditopang oleh aliran masuk modal investasi portofolio. Aliran masuk modal investasi portofolio neto meningkat signifikan mencapai 8,4 miliar Dolar AS pada triwulan II 2016, sebagian besar didukung oleh penerbitan obligasi global pemerintah dan net inflows dari investor asing yang melakukan pembelian di pasar saham serta pasar SBN rupiah. Selain itu, surplus investasi langsung juga tercatat meningkat menjadi 3,0 miliar Dolar AS dari 2,7 miliar Dolar AS pada triwulan I 2016, seiring dengan positifnya prospek ekonomi domestik.

Perkembangan NPI tersebut pada gilirannya memperkuat cadangan devisa. Posisi cadangan devisa meningkat dari 107,5 miliar Dolar AS pada akhir triwulan I 2016 menjadi 109,8 miliar Dolar AS pada akhir triwulan II 2016. Jumlah cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai kebutuhan pembayaran impor dan utang luar negeri pemerintah selama 8,0 bulan dan berada di atas standar kecukupan internasional.

"Ke depan, Bank Indonesia meyakini kinerja NPI tetap baik, didukung oleh bauran kebijakan moneter dan makroprudensial yang berhati-hati, serta penguatan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dalam mendorong percepatan reformasi struktural guna meningkatkan iklim investasi dan daya saing ekonomi, termasuk implementasi Undang-Undang Pengampunan Pajak. Namun, Bank Indonesia terus mewaspadai risiko eksternal dan domestik yang dapat memengaruhi kinerja neraca pembayaran secara keseluruhan," tutup Tirta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Meningkat di Juni 2016

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Meningkat di Juni 2016

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:59 WIB

Neraca Perdagangan Migas dan Nonmigas Indonesia Membaik

Neraca Perdagangan Migas dan Nonmigas Indonesia Membaik

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 08:54 WIB

Posisi Investasi Internasional Indonesia Naik di Q1 2016

Posisi Investasi Internasional Indonesia Naik di Q1 2016

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 18:56 WIB

BI: Surplus Perdagangan Ikuti Pola Jelang Ramadan dan Lebaran

BI: Surplus Perdagangan Ikuti Pola Jelang Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 08:32 WIB

Neraca Perdagangan RI April 2016 Surplus 0,67 Miliar Dolar AS

Neraca Perdagangan RI April 2016 Surplus 0,67 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2016 | 09:35 WIB

Neraca Pembayaran Indonesia 2015 Alami Defisit

Neraca Pembayaran Indonesia 2015 Alami Defisit

Bisnis | Sabtu, 13 Februari 2016 | 12:09 WIB

Perlambatan Ekonomi Cina Tak Pengaruhi Ekspor Non Migas

Perlambatan Ekonomi Cina Tak Pengaruhi Ekspor Non Migas

Bisnis | Kamis, 03 April 2014 | 09:49 WIB

BPS: Surplus Neraca Perdagangan Desember 2013 Cetak Rekor

BPS: Surplus Neraca Perdagangan Desember 2013 Cetak Rekor

Bisnis | Senin, 03 Maret 2014 | 15:09 WIB

Neraca Pembayaran Kuartal IV 2013 Surplus $ 4,4 Miliar

Neraca Pembayaran Kuartal IV 2013 Surplus $ 4,4 Miliar

Bisnis | Minggu, 16 Februari 2014 | 20:19 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×