Golkar Dukung Pembangunan Nasional Tidak Jawa Sentris

Adhitya Himawan

Selasa, 16 Agustus 2016 | 14:32 WIB
Golkar Dukung Pembangunan Nasional Tidak Jawa Sentris
Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar, Nurul Arifin. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar, Nurul Arifin menyatakan bahwa partainya mendukung program Pemerintah seperti yg diutarakan Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke 71 kemerdekaan RI  di depan sidang bersama  DPR-RI dan DPD-RI.

"Kita harus menitik beratkan pada produktif daripada konsumtif. Juga tidak hanya terpusat pembangunan di Jawa dengan Jawasentrisnya, tapi membangun dalam perspektif Indonesia sentris," kata Nurul dalam keterangan resmi, Selasa (16/8/2016).

Ketimpangan sosial yang diakibatkan oleh globalisasi diharapkan dapat diminimalisir dengan pembangunan  yang merata hingga ke daerah- daerah. Disamping itu, membangun infrastruktur sosial juga penting agar kualitas sumber daya manusianya meningkat.

"Program seperti inilah yg Golkar dukung sepenuhnya untuk kemajuan rakyat dan bangsa Indonesia. Golkar mengusung dengan semangat kerja nyata, agar kita berkarya untuk Bangsa," tutup Nurul.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menjadikan prioritas pembangunan infrastruktur seperti jalan, rel kereta api, pelabuhan, tol laut menjadi kunci penting untuk mendorong perekonomian di kawasan Indonesia Timur.

Bahkan dalam beberapa kunjungannya ke beberapa daerah terluar dan perbatasan, Jokowi mengatakan Indonesia sedang berubah ke arah “Indonesia-sentris” bukan “Jawa-sentris”. Kalimat ini pula yang diulang kembali saat meresmikan beberapa proyek pembangunan infrastruktur di kawasan Indonesia Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

96 Persen Perangkat Regulasi 12 Paket Ekonomi Sudah Selesai

96 Persen Perangkat Regulasi 12 Paket Ekonomi Sudah Selesai

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 14:23 WIB

Hingga Juli 2016, Peserta JKN Telah Mencapai 170 Juta Jiwa

Hingga Juli 2016, Peserta JKN Telah Mencapai 170 Juta Jiwa

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 13:57 WIB

Gerindra Sindir Pemerintah Tak Berdaya  Cegah Penculikan WNI

Gerindra Sindir Pemerintah Tak Berdaya Cegah Penculikan WNI

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 13:24 WIB

Gerindra Kritik Pidato Jokowi Tidak Riil dengan Fakta Lapangan

Gerindra Kritik Pidato Jokowi Tidak Riil dengan Fakta Lapangan

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 13:20 WIB

Pidato Kenegaraan, Ketua DPR: Jangan Biasakan Promosi Konflik

Pidato Kenegaraan, Ketua DPR: Jangan Biasakan Promosi Konflik

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 13:11 WIB

Pemerintah Turunkan Bunga KUR dari 22 Persen Jadi 9 Persen

Pemerintah Turunkan Bunga KUR dari 22 Persen Jadi 9 Persen

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 12:57 WIB

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR

Foto | Selasa, 16 Agustus 2016 | 12:56 WIB

Nilai Investasi BUMN Ditargetkan Rp764 Triliun di 2019

Nilai Investasi BUMN Ditargetkan Rp764 Triliun di 2019

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 12:41 WIB

Jokowi Ajak Lembaga Negara Sinergi dan Saling Perbaiki Diri

Jokowi Ajak Lembaga Negara Sinergi dan Saling Perbaiki Diri

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 12:13 WIB

Jokowi Klaim 7.555 Kasus WNI di Luar Negeri Telah Diselesaikan

Jokowi Klaim 7.555 Kasus WNI di Luar Negeri Telah Diselesaikan

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 11:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×