Ini Policy Pupuk Indonesia Cegah Penyelewengan Pupuk Subsidi

Adhitya Himawan

Senin, 22 Agustus 2016 | 10:52 WIB
Ini Policy Pupuk Indonesia Cegah Penyelewengan Pupuk Subsidi
Petani menebar pupuk bersubsidi di pematang sawah, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. [Antara/Aditya Pradana Putra]

PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin bahwa kebutuhan pupuk bersubsidi untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) aman hingga 5 bulan ke depan. Di sela-sela kunjungan kerja Menteri Pertanian di NTB, Jumat (19/8/2016), Direktur Utama Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat, mengungkapkan bahwa saat ini total stok pupuk bersubsidi untuk NTB per tanggal 16 Agustus 2016 adalah 69.770 ton. Angka ini mencapai lebih dari sepuluh kali lipat dari ketentuan stok Pemerintah, yaitu 5.325 ton.

Rincian stok pupuk urea bersubsidi tersebut adalah 35.151 ton urea, 4.104 ton SP-36, 6.632 ton ZA, 18.493 ton NPK dan 5.389 ton pupuk organik. Sedangkan secara nasional, stok pupuk bersubsidi saat ini mencapai 1,28 juta ton. Menurut Aas, Pupuk Indonesia telah berkomitmen untuk mengamankan pasokan pupuk untuk berjaga-jaga menghadapi musim tanam. “Fenomena iklim dan cuaca belakangan ini membuat terjadinya pergeseran musim tanam, untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan kami membuat kebijakan untuk membangun stok di atas ketentuan”, ujar Aas dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/8/2016).

Hingga Bulan Agustus, Pupuk Indonesia melalui anak perusahaannya, Pupuk Kaltim dan Petrokimia Gresik, telah menyalurkan 152.271 ton pupuk bersubsidi untuk wilayah NTB.

Selain mengamankan stok, Pupuk Indonesia juga telah membuat sejumlah kebijakan untuk mencegah terjadinya penyimpangan pupuk bersubsidi di lapangan. Antara lain, menerapkan sistem Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok, untuk memastikan pupuk bersubsidi diterima petani, kemudian pemberian warna khusus untuk pupuk bersubsidi, pemberian bag code untuk mendeteksi karung pupuk bersubsidi, dan lain sebagainya. “Kami juga menambah gudang penyangga untuk melayani daerah-daerah remote sehingga pupuk bisa cepat sampai pada petani”, tambah Aas.

Lebih lanjut, Aas juga menghimbau para petani untuk tergabung dalam kelompok sehingga bisa terdaftar dalam RDKK, sehingga dapat memperoleh jatah pupuk bersubsidi.

Kendala-kendala yang kerap timbul di lapangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi antara lain adalah masih ada petani yang belum terdaftar dalam RDKK sehingga tidak memperoleh jatah pupuk bersubsidi, kemudian alokasi yang terbatas untuk daerah tertentu, dan masih ada petani yang belum melaksanakan pemupukan berimbang. Pola pemupukan yang dianjurkan pemerintah saat ini adalah 5:3:2, yaitu 500 kg pupuk organik, 300 kg pupuk NPK dan 200 kg pupuk urea untuk setiap hektar lahan.

Pupuk Indonesia sendiri adalah BUMN pupuk yang bertugas mengamankan pasokan pupuk dalam negeri, khususnya untuk sektor tanaman pangan. Saat ini Pupuk Indonesia membawahi lima produsen pupuk, yaitu Petrokimia Gresik, Pupuk Kaltim, Pusri Palembang, Pupuk Iskandar Muda dan Pupuk Kujang Cikampek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi Dua Pabrik Pupuk

PT Pupuk Indonesia Revitalisasi Dua Pabrik Pupuk

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 02:22 WIB

PT Inka Bersiap Ekspor Kereta Api ke Tiga Negara

PT Inka Bersiap Ekspor Kereta Api ke Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 20:25 WIB

Kereta Api Produksi BUMN Inka Berjaya di Bangladesh

Kereta Api Produksi BUMN Inka Berjaya di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 15:23 WIB

Bank Mandiri Sediakan Layanan Perbankan ke Pupuk Indonesia

Bank Mandiri Sediakan Layanan Perbankan ke Pupuk Indonesia

Bisnis | Sabtu, 04 Juni 2016 | 07:22 WIB

Suap Pupuk Urea, KPK Periksa 3 Pejabat PT Berdikari

Suap Pupuk Urea, KPK Periksa 3 Pejabat PT Berdikari

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 11:23 WIB

KPK Tetapkan Dua Tersangka Kasus Suap Pengadaan Pupuk Urea

KPK Tetapkan Dua Tersangka Kasus Suap Pengadaan Pupuk Urea

News | Selasa, 26 April 2016 | 20:06 WIB

Kasus Pupuk Urea, Direktur Keuangan Berikari Jadi Tersangka

Kasus Pupuk Urea, Direktur Keuangan Berikari Jadi Tersangka

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 19:37 WIB

13 Juta Ton Pupuk Ilegal Disita Polisi di Riau

13 Juta Ton Pupuk Ilegal Disita Polisi di Riau

News | Rabu, 23 Desember 2015 | 06:24 WIB

Pupuk Subsidi Selalu Langka Akibat Mafia Pupuk

Pupuk Subsidi Selalu Langka Akibat Mafia Pupuk

Bisnis | Senin, 23 November 2015 | 12:04 WIB

Pembangunan Pabrik Baru Pusri Hampir Usai

Pembangunan Pabrik Baru Pusri Hampir Usai

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 09:47 WIB

Terkini

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

×