Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Achmad Fauzi

Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
Ilustrasi energi terbarukan untuk transisi energi. (Pexels/Kervin Edward Lara)
baca 10 detik
  • Plt. Ketua METI, Norman Ginting, menyatakan transisi energi bersih menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
  • Pemerintah mendorong pengembangan berbagai proyek strategis energi terbarukan guna memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
  • Pengembangan sektor energi hijau ditargetkan menciptakan lapangan kerja serta memperkuat kapasitas industri teknologi nasional agar lebih berdaya saing global.

Suara.com - Transisi energi dinilai bukan lagi sekadar agenda pengurangan emisi karbon, melainkan dapat menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional berbasis energi bersih.

Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Norman Ginting, menjelaskan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) harus menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi Indonesia.

"Pengembangan energi baru terbarukan harus menjadi fondasi ketahanan dan kemandirian energi Indonesia, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru, penciptaan lapangan kerja hijau, serta penguatan kapasitas industri dan teknologi nasional," ujar Norman di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Ilustrasi energi baru terbarukan (EBT). (ICDX)
Ilustrasi energi baru terbarukan (EBT). (ICDX)

Menurut dia, di tengah meningkatnya tantangan ketahanan energi dan tekanan transisi energi global, Indonesia perlu memanfaatkan momentum pengembangan energi hijau untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Norman menilai transisi energi tidak boleh hanya berfokus pada target lingkungan, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih luas.

Karena itu, METI ke depan diarahkan menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat berbagai proyek strategis energi bersih nasional.

Beberapa agenda prioritas yang akan didorong antara lain pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW), implementasi bioetanol E20, Sustainable Aviation Fuel (SAF), panas bumi atau geothermal, biomassa, cofiring, hingga waste to energy.

Norman menuturkan, pengembangan sektor-sektor tersebut penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil.

Selain proyek energi bersih, METI juga ingin mendorong tumbuhnya ekosistem industri energi hijau nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi.

baca juga

"Melalui pendekatan tersebut, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga mampu berkembang sebagai pengembang, produsen, operator, dan inovator teknologi energi bersih yang berdaya saing," katanya.

Norman juga menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja hijau, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan rantai pasok dan industri dalam negeri melalui pengembangan EBT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:03 WIB

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 09:54 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Terkini

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

×