Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB
Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II
PT Pertamina Gas (Pertagas), menjadi operator Pipa Gas Cisem II
  • Kementerian ESDM menetapkan PT Pertamina Gas sebagai operator Pipa Transmisi Gas Bumi Cisem II pada April 2026.
  • Infrastruktur sepanjang 242 km ini menghubungkan jaringan pipa gas di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
  • Proyek strategis nasional ini bertujuan memperkuat ketahanan energi serta mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi nasional Indonesia.

Suara.com - PT Pertamina Gas (Pertagas) resmi ditetapkan sebagai operator Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II). Penetapan ini dilakukan oleh Kementerian ESDM melalui LEMIGAS pada April 2026.

Pipa Cisem II merupakan kelanjutan dari proyek Pipa Transmisi Cirebon-Semarang, Adapun  tahap pertama atau Cisem I untuk ruas Semarang-Batang telah beroperasi sejak tahun 2023.

Direktur Utama Pertagas, Indra P Sembiring, menjelaskan bahwa infrastruktur Pipa Cisem II sepanjang 242 km ini akan mengintegrasikan pipa gas bumi di Pulau Jawa. Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut  menghubungkan infrastruktur eksisting di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Indra menyebutkan, ketersediaan infrastruktur yang terintegrasi menjadi kunci dalam mempercepat transisi energi nasional melalui penyaluran gas ke sektor industri serta memberikan nilai tambah bagi sektor hulu migas.

PT Pertamina Gas (Pertagas), afiliasi dari Subholding Gas Pertamina, menegaskan komitmennya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui penerapan budaya K3.
PT Pertamina Gas (Pertagas), menjadi operator Pipa Gas Cisem II

"Energi yang disalurkan melalui pipa Cisem ini akan menjawab kebutuhan industri dan berbagai sektor lainnya atas energi yang bersih, lalu juga memberikan nilai tambah sektor hulu migas, dan yang terpenting adalah mendukung pertumbuhan perekonomian di Indonesia," ujar Indra dalam keterangannya pada Kamis (7/5/2026).

Direktur Teknik & Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, memaparkan bahwa jaringan Pipa Cisem II saat ini telah terhubung dengan Ruas Pipa Cisem I di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) serta Stasiun Kandang Haur Timur (KHT) di Jawa Barat. 

Integrasi ini diharapkan dapat memperkuat pasokan energi untuk sektor strategis seperti kilang, pabrik pupuk, dan pembangkit listrik.

"Integrasi ini membentuk sistem jaringan pipa yang terintegrasi serta memberikan fleksibilitas pengoperasian dan keandalan infrastruktur gas bumi, khususnya yang kami operasikan,” ujar Agung.

Selain itu, pipa tersebut  diproyeksikan mendukung program pemerintah dalam pengembangan jaringan gas untuk rumah tangga dan UMKM di sepanjang jalur pipa. Melalui pengoperasian ini, 

Pertagas berkomitmen mendukung program integrasi infrastruktur transmisi gas nasional guna meningkatkan pertumbuhan industri dalam negeri serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Industri Migas Indonesia Dinilai Belum Mandiri, Ketergantungan Impor Jadi Sorotan

Industri Migas Indonesia Dinilai Belum Mandiri, Ketergantungan Impor Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:23 WIB

Terkini

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:18 WIB

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:04 WIB