PT Pupuk Indonesia Revitalisasi Dua Pabrik Pupuk

Adhitya Himawan

Jum'at, 05 Agustus 2016 | 02:22 WIB
PT Pupuk Indonesia Revitalisasi Dua Pabrik Pupuk
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau pembangunan Fasilitas Produksi Amoniak dan Urea (Amorea) II PT Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, Kamis (4/8/2016). [Dok Kemenperin]

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memacu pengembangan industri pupuk dalam negeri guna mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ini selaras dengan program Nawacita Pemerintah dalam upaya menciptakan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor industri strategis domestik.

“Pupuk merupakan salah satu produk penting bagi sektor pertanian yang mampu menyumbang 20 persen terhadap keberhasilan peningkatan produksi pertanian dan berkontribusi 15-30 persen dalam struktur biaya usaha pertanian padi,” kata Airlangga usai meninjau pembangunan Fasilitas Produksi Amoniak dan Urea (Amorea) II PT Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, Kamis (4/8/2016).

Dalam rangka pengembangan industri pupuk nasional, Airlangga menegaskan, telah ditetapkan kebijakan yang mendukung, antara lain revitalisasi industri pupuk, pengembangan program gasifikasi batubara untuk mengganti bahan baku gas bumi dengan batubara; dan pengembangan pabrik pupuk di lokasi sumber gas bumi.

Langkah-langkah revitalisasi ini, menurutnya, sudah sangat mendesak untuk dilakukan, mengingat persaingan bisnis pupuk internasional, terutama produk urea. Sejauh ini, kapasitas produksi urea nasional sebesar 8 juta ton per tahundengan kebutuhan yang lebih tinggi, yaitu sebesar 9 juta ton per tahun. “Pemerintah tengah mengkaji penurunan harga gas industri. Gas memiliki kekhususan mekanisme harga yang dilakukan dengan kontrak dan tidak selalu merefleksikan harga pasar,” ujar Menperin seraya mengatakan Indonesia adalah pemain terbesar untuk pabrik pupuk di Asia.

Kajian tersebut, jelasnya, untuk memastikan industri apa saja yang memerlukan harga gas kompetitif dengan menyesuaikan harga gas di negara lain. Pada paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah, industri merupakan sektor prioritas pengguna gas baik sebagai bahan bakar maupun produksi. Pada industri pupuk, kestabilan harga bahan baku gas ikut mempengaruhi kestabilan harga dan kelancaran distribusi pupuk yang harus dijaga.

Fasilitas produksi Amorea II di Gresik merupakan salah satu proyek PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai induk perusahaan dari PT Petrokimia Gresik. Berdasarkan Inpres No 2/2010 mengenai revitalisasi industri pupuk, PT Pupuk Indonesia melakukan revitalisasi dalam dua tahap untuk lima pabrik pupuk di Indonesia.

“Pada tahap pertama, Pupuk Indonesia akan membangun pabrik Kaltim 5, Pusri 2B, Amorea II, dan Kujang 1C. Sedangkan untuk tahap kedua, akan dibangun pabrik Pusri 3B,” kata Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat dalam kesempatan yang sama.

Pabrik-pabrik yang ditargetkan rampung pada tahun 2017 tersebut akan menggantikan pabrik lama (revitalisasi) yang usianya sudah di atas 20 tahun dengan konsumsi gas di atas 30 mmbtu/ton pupuk. Sebagai perbandingan, negara-negara lain penghasil pupuk rata-rata mengkonsumi gas hanya hanya 26 mmbtu per ton pupuk. Substitusi dari gas bumi menjadi batubara sebagai sumber bahan bakar pabrik juga diterapkan di pabrik-pabrik baru tersebut.

Proyek yang menelan dana sebesar 661 juta Dolar Amerika Serikat (AS) ini memiliki kapasitas produksi untuk amoniak sebanyak 660 ribu ton per tahun dan untuk urea sebanyak 570 ribu ton per tahun. Bahan baku utamanya menggunakan gas 85 MMSCFD dengan teknologi untuk amoniak dari Kellog Brown and Root (AS) dan untuk urea dari Toyo Engineering Corp (Jepang).

Nugroho juga mengatakan, pembangunan pabrik Amorea II merupakan proyek strategis karena menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pupuk nasional yang terus meningkat.“Saat ini, pabrik amoniak eksisting PG memiliki kapasitas produksi 445 ribu ton per tahun, sedangkan kebutuhan PG mencapai 850 ribu ton per tahun. Di sisi lain, kebutuhan pupuk urea di Jawa Timur saja mencapai 1 juta ton per tahun,” papar Nugroho.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perdagangan Indonesia-Swiss Meningkat 124 Persen di 2015

Perdagangan Indonesia-Swiss Meningkat 124 Persen di 2015

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 03:03 WIB

Tidak Cuma Kompetisi, Industri Otomotif Perlu Kolaborasi

Tidak Cuma Kompetisi, Industri Otomotif Perlu Kolaborasi

Otomotif | Rabu, 03 Agustus 2016 | 01:44 WIB

Gaikindo "Ngebet" Berkenalan dengan Menperin Baru

Gaikindo "Ngebet" Berkenalan dengan Menperin Baru

Otomotif | Minggu, 31 Juli 2016 | 10:18 WIB

Airlangga: Alhamdulillah Dipercaya Jokowi

Airlangga: Alhamdulillah Dipercaya Jokowi

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 19:57 WIB

Ini Daftar PR Airlangga Hartarto di Dunia Perindustrian

Ini Daftar PR Airlangga Hartarto di Dunia Perindustrian

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 12:05 WIB

Menperin Baru Dituntut Perkuat Industri Manufaktur Nasional

Menperin Baru Dituntut Perkuat Industri Manufaktur Nasional

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 13:21 WIB

Akom Menilai Airlangga Pantas Menjadi Menteri Perindustrian

Akom Menilai Airlangga Pantas Menjadi Menteri Perindustrian

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 12:50 WIB

Bank Mandiri Sediakan Layanan Perbankan ke Pupuk Indonesia

Bank Mandiri Sediakan Layanan Perbankan ke Pupuk Indonesia

Bisnis | Sabtu, 04 Juni 2016 | 07:22 WIB

Kemenperin Pacu Industri Daerah dengan Kemasan dan Branding

Kemenperin Pacu Industri Daerah dengan Kemasan dan Branding

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 09:12 WIB

Menperin: Kesenjangan Sosial Picu Orang Melanggar Aturan

Menperin: Kesenjangan Sosial Picu Orang Melanggar Aturan

News | Selasa, 19 April 2016 | 14:45 WIB

Terkini

Menjemput Surya, Menyalakan Desa: Orkestrasi Raksasa Transisi Energi Era Prabowo

Menjemput Surya, Menyalakan Desa: Orkestrasi Raksasa Transisi Energi Era Prabowo

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Tren Makeup Korea: Bibir Glossy dan Complexion Glowing Masih Jadi Andalan

Tren Makeup Korea: Bibir Glossy dan Complexion Glowing Masih Jadi Andalan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Hey, Somebody oleh Xiaojun WayV: Lagu Debut Solo Penuh Pesan Penyemangat

Hey, Somebody oleh Xiaojun WayV: Lagu Debut Solo Penuh Pesan Penyemangat

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:20 WIB

KPK Turun ke Kudus, Kantor Pusat Djarum Kena Geledah

KPK Turun ke Kudus, Kantor Pusat Djarum Kena Geledah

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Bapak Kesal Sama Saya? Ini Buat Gaji Anda Juga! Ucapan Mahasiswa kepada Polisi

Bapak Kesal Sama Saya? Ini Buat Gaji Anda Juga! Ucapan Mahasiswa kepada Polisi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Sinopsis Pirunduk: Hasrat Terlarang, Ilmu Hitam, dan Teror Satu Desa

Sinopsis Pirunduk: Hasrat Terlarang, Ilmu Hitam, dan Teror Satu Desa

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Suzuki Rilis Satria R150 Shadow Edition, Apa yang Berubah ?

Suzuki Rilis Satria R150 Shadow Edition, Apa yang Berubah ?

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Memutus Rantai Takdir Kemiskinan: Sekolah Rakyat ala Prabowo

Memutus Rantai Takdir Kemiskinan: Sekolah Rakyat ala Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory

Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:02 WIB

×