Forextime: Optimisme Meningkat, IHSG Menguat

Adhitya Himawan

Selasa, 23 Agustus 2016 | 14:47 WIB
Forextime: Optimisme Meningkat, IHSG Menguat
Suasana perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Research Analyst Forextime Lukman Otnuga menyatakan bahwa ketidakpastian kapan The Fed akan meningkatkan suku bunga AS di tahun 2016 memperkuat sejumlah mata uang pasar berkembang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jakarta ditutup lebih tinggi di hari Senin (22/8/2016).

"Sentimen terhadap Indonesia terus membaik. Data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua cukup menggembirakan sebesar 5,2 persen sehingga pertumbuhan ekonomi pun tidak mengkhawatirkan. Data domestik inti sepanjang kuartal 2 terus mengikuti tren positif," kata Lukman dalam keterangan tertulis, Selasa (23/8/2016).

Sementara itu, ada optimisme bahwa UU pengampunan pajak yang baru disahkan akan menghasilkan arus masuk modal mencapai 40 miliar Dolar A Amerika Serikat (AS) dan mendukung PDB keseluruhan. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan PDB 4,9 persen - 5,3 persen tahun ini. Angka ini dapat tercapai apabila Indonesia terus bertahan dalam ketidakpastian global ini. 

Di pasar valas, Rupiah sedikit melemah terhadap Dolar AS di level 13213 dan ini tidak ada hubungannya dengan sentimen negatif terhadap IDR. Faktor penggerak di balik perubahan kurs Rupiah terhadap Dolar AS ini sepertinya adalah sensitivitas Dolar AS yang dapat semakin intens menjelang simposium Jackson Hole. 

Pasar waspada menjelang simposium Jackson Hole

Kegelisahan menyelimuti pasar global pada hari Senin (23/8/2016) menjelang rapat Jackson Hole hari Jumat yang mungkin memberi kejelasan tentang kapan Fed akan meningkatkan suku bunga AS. Saham Asia ditutup bervariasi. Nikkei menguat karena JPY yang melemah mendukung para eksportir Jepang. Saham di Eropa bergejolak naik turun karena ketidakpastian menjelang Jackson Hole dan penghindaran risiko membuat investor menghindari aset berisiko. Wall Street rentan terhadap kerugian di hari Jumat dan tren negatif dapat terus berlangsung apabila efek domino bearish dari Asia dan Eropa mengundang para penjual untuk menyerang.

Sebagian besar pasar masih tetap sangat bullish terhadap saham walaupun faktor fundamentalnya bearish. Jadi, faktor penggerak kenaikan yang luar biasa ini adalah sentimen. Harga minyak yang melonjak dan optimisme terhadap intervensi bank sentral meningkatkan selera risiko investor sehingga pasar saham global menguat. Perlu diingat bahwa lonjakan harga minyak ini terjadi karena ekspektasi pembekuan produksi, sementara situasi ekonomi global masih mengkhawatirkan. Sentimen dapat berubah dengan cepat. Mengingat faktor fundamental yang tidak mendukung, saham mungkin saja mengalami penurunan tajam.

Sementara itu, Dolar AS kembali menguat di hari Senin (22/8/2016) karena komentar optimistis dari para pembuat kebijakan di Federal Reserve tentang kekuatan ekonomi AS mengangkat harapan peningkatan suku bunga AS di tahun 2016. Fluktuasi ekspektasi tentang langkah Fed berikutnya sangat menekan nilai tukar USD pekan lalu. Perbedaan pendapat dalam Fed memberi dasar bagi investor bearish untuk menyerang harga. Walaupun sentimen terhadap USD dan ekonomi AS tetap agak bullish, Federal Reserve sepertinya akan menunggu data domestik yang lebih lengkap untuk mempertimbangkan peningkatan suku bunga AS di bulan Desember. Investor sepertinya akan mengarahkan perhatiannya ke pertemuan Jackson Hole di hari Jumat yang dapat memberi sinyal tentang langkah Fed berikutnya. Yellen yang hawkish dapat memberi inspirasi bagi investor bullish untuk memperkuat Indeks Dolar. 

"Dari sudut pandang teknikal, Indeks Dolar tetap bearish pada rentang waktu harian. Level support sebelumnya di 95.00 dapat menjadi resistance dinamis yang membuka jalan menuju 94.00," tutup Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Menguat Jadi Rp13,113 Per Dolar Jumat Pagi

Rupiah Menguat Jadi Rp13,113 Per Dolar Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 11:11 WIB

Forextime: Indonesia Terancam Downside Karena Cina Melambat

Forextime: Indonesia Terancam Downside Karena Cina Melambat

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2016 | 13:31 WIB

Penjualan Ritel AS Melemah, Pasar Saham Eropa Melemah

Penjualan Ritel AS Melemah, Pasar Saham Eropa Melemah

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 08:14 WIB

Forextime: Dolar AS Melemah di Pasar Valuta Asing

Forextime: Dolar AS Melemah di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:14 WIB

PDB Indonesia Melebihi Target, Forextime Prediksi IHSG Menguat

PDB Indonesia Melebihi Target, Forextime Prediksi IHSG Menguat

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 13:11 WIB

Forextime: Rupiah Ditutup Dengan Tekanan Minggu Lalu

Forextime: Rupiah Ditutup Dengan Tekanan Minggu Lalu

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 11:07 WIB

Forextime: Yen Jepang Masih Menjadi Pilihan Trader

Forextime: Yen Jepang Masih Menjadi Pilihan Trader

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 23:22 WIB

Forextime Sebut Saham Global Tertekan oleh Penurunan Harga Minyak

Forextime Sebut Saham Global Tertekan oleh Penurunan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 22:25 WIB

Rupiah Melemah Menjadi Rp13.095 Per Dolar AS

Rupiah Melemah Menjadi Rp13.095 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 11:27 WIB

Pasar Saham Asia Menampilkan Sinyal Kelemahan

Pasar Saham Asia Menampilkan Sinyal Kelemahan

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 23:27 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×