Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Forextime: Indonesia Terancam Downside Karena Cina Melambat

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 18 Agustus 2016 | 13:31 WIB
Forextime: Indonesia Terancam Downside Karena Cina Melambat
Bursa saham Tokyo Stock Exchange di Tokyo, Jepang. [Antara/Reuters]

Chief Market Analyst Forextime, Jameel Ahmad, menyatakan bahwa Rupiah berhasil menguat terhadap Dollar di awal perdagangan minggu ini. Penguatan ini terutama disebabkan oleh daya tarik tinggi terhadap pasar negara berkembang menyusul harga minyak dunia mencapai mencapai level tinggi selama tiga minggu.

"Dollar sendiri melemah menyusul performa mengecewakan dari data penjualan retail Amerika Serikat di akhir minggu lalu, yang membingungkan para spectator karena mereka kita masih belum melihat korelasi yang signifikan antara pertumbuhan pekerjaan yang konsisten yang bertransisi kepada peningkatan belanja konsumen," kata Jameel dalam keterangan resmi, Kamis (18/8/2016).

Pada akhirnya, harga-harga pada sektor retail perlu untuk diperhatikan karena jika tidak peningkatan pada kenaikan upah dan penciptaan lapangan pekerjaan mempengaruhi aspek lain pada ekonomi AS dan hal ini akan memunculkan kekhawatiran terhadap pemulihan ekonomi AS.  

Setiap optimisme atas kejutan positif baru dari pengumuman PDB melalui rilis neraca perdagangan terbaru hancur setelah data menunjukkan bahwa ekspor mencapai level terendah sejak 2009. Tidak hanya ekspor yang kecewa  akibat penurunan 17% per tahunan, impor juga menurun di atas 11 persen.​ Selain itu, Indonesia berada pada ancaman downside dengan ​ tekanan perlambatan pertumbuhan ekonomi China dan Yen yang memperkuat kemungkinan ​yang ​mencegah konsumen Jepang untuk dapat mengimpor produk.

​ Angka-angka ini akan membebani prospek PDB untuk kuartal mendatang, namun ​Bank sentral di Indonesia sangat jelas mencoba untuk mendorong konsumsi domestik melalui pinjaman konsumen dan belanja, yang dapat membantu mengimbangi ketidakpastian eksternal yang bisa mengancam perekonomian.
"Rupiah sendiri masih menunjukkan tanda-tanda momentum terhadap Dolar dengan USDIDR jatuh sempit untuk 13.085 selama perdagangan Selasa (16/8/2016)," ujar Jameel.

Masih terdapat kemungkinan bahwa mata uang-mata uang negara berkembang terus memiliki buyer sebelum perkiraan tingkat suku bunga AS terus mengalami tekanan. Yang mana, para investor akan dengan sabar menunggu dikeluarkannya FOMC Minutes pada Rabu malam dimana bank sentral diharapkan untuk terus menjaga ke-bias-an mereka akan kenaikan suku bunga di masa depan tetap terbuka tapi pada saat ini hanya beberapa saja yang benar-benar yakin bahwa lonjakan suku bunga AS terjadi sebelum akhir tahun ini.

"Tanda-tanda keraguan lain dari FED terhadap kenaikan suku bunga dapat menginspirasi pendapatan yang lebih banyak bagi mata uang negara berkembang seiring para investor mengalihkan perhatian mereka untuk mencari keuntungan," tutup Jameel.

Suara.com -

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Juli 2016 Rupiah Terapresiasi 0,55 Persen Terhadap Dolar AS

Juli 2016 Rupiah Terapresiasi 0,55 Persen Terhadap Dolar AS

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 07:50 WIB

Forextime: Dolar AS Melemah di Pasar Valuta Asing

Forextime: Dolar AS Melemah di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:14 WIB

PDB Indonesia Melebihi Target, Forextime Prediksi IHSG Menguat

PDB Indonesia Melebihi Target, Forextime Prediksi IHSG Menguat

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 13:11 WIB

Forextime: Rupiah Ditutup Dengan Tekanan Minggu Lalu

Forextime: Rupiah Ditutup Dengan Tekanan Minggu Lalu

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 11:07 WIB

Forextime: Yen Jepang Masih Menjadi Pilihan Trader

Forextime: Yen Jepang Masih Menjadi Pilihan Trader

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 23:22 WIB

Forextime Sebut Saham Global Tertekan oleh Penurunan Harga Minyak

Forextime Sebut Saham Global Tertekan oleh Penurunan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 22:25 WIB

Pasar Saham Asia Menampilkan Sinyal Kelemahan

Pasar Saham Asia Menampilkan Sinyal Kelemahan

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 23:27 WIB

Forextime: Pasar Tunggu Keputusan Bank of Japan

Forextime: Pasar Tunggu Keputusan Bank of Japan

Bisnis | Sabtu, 30 Juli 2016 | 00:28 WIB

Forextime Sarankan Bank of Japan Perlu Segera Bertindak

Forextime Sarankan Bank of Japan Perlu Segera Bertindak

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 11:38 WIB

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:19 WIB

Terkini

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB