Pemerintah Kebut Bangun Jalan Tol Pejagan-Pemalang Seksi III & IV

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 25 Agustus 2016 | 08:45 WIB
Pemerintah Kebut Bangun Jalan Tol Pejagan-Pemalang Seksi III & IV
Pembangunan jalan Tol Pejagan-Pemalang di Brebes, Jawa Tengah, Minggu (5/7). [Antara]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mempercepat pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang Seksi III (Brebes Timur-Tegal) dan Seksi IV (Tegal-Pemalang) serta jalan tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang. Sehingga pada saat arus mudik dan balik Lebaran 2017 jalan tol tersebut sudah dapat difungsikan.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), Hermanto Dardak yang mewakili Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR RI mengenai Evaluasi Prasarana Jalan dan Jembatan pada Lebaran 2016/1437 H di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/8/2016) mengatakan bahwa jalan tol dari Brebes Timur hingga Semarang akan dipercepat pembangunannya agar dapat difungsikan saat arus mudik dan balik Lebaran 2017.

Dalam raker yang dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR, Fary Djemi Francis tersebut turut hadir Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPZT) Herry T Zuna, Direktur Preservasi Jalan Poltak Sibuea, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR R Endra S Atmawidjaja, serta kementerian/lembaga lainnya, seperti Kementerian Perhubungan, Basarnas, Korlantas Polri. Selain itu, hadir juga beberapa perusahaan angkutan diantaranya PT Angkasa Pura I dan II, PT Pelni, PT KAI, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air dan Indonesia Air Asia.

Selain mempercepat pembangunan jalan tol, lanjut Dardak, Kementerian PUPR juga akan membangun flyover di perlintasan sebidang kereta api dari Pejagan ke arah Selatan di Ketanggungan Klonengan dan Paguyangan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di lokasi tersebut. “Pembangunan ini akan diselesaikan dalam waktu delapan bulan," katanya.

Kemudian juga peningkatan penetrasi penggunaan e-payment pada transaksi tol, serta meningkatkan informasi secara real time termasuk informasi kondisi jalur alternatif selain jalan tol. "Jadi para pemudik sebelum masuk tol itu akan memperoleh informasi mengenai kondisi jalan," tuturnya.

Ke depan Kementerian PUPR juga akan memasang Variable Message Sign(VMS) di lokasi tol dan mobile VMS sebagai informasi yang aktual bagi pengguna jalan sekaligus penambahan Closed Circuit Television (CCTV) untuk pemantauan. Kemudian juga akan melakukan penambahan pembangunan rest area sementara tiap 10-15 kilometer pada ruas jalan tol dengan fasilitas minimal seperti toilet, bahan bakar minyak (BBM) kemasan, tempat ibadah dan parkir.

Pada rapat tersebut, Fery Djemy Francis mengapresiasi usaha pemerintah karena berhasil menurunkan angka kecelakaan saat arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. "Kami (Komisi V DPR RI) mengapresiasi usaha pemerintah karena jumlah kecelakaan menurun saat arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dan itu harus dipertahankan," katanya.

Meski begitu, Fery mendesak pemerintah untuk meningkatkan  koordinasi lintas sektor, melakukan evaluasi yang lebih rinci dan komprehensif terhadap penanganan arus mudik dan arus balik. Kemudian meningkatkan fungsi pengawasan, penegakan hukum dan ketersediaan sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, serta menyediakan sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan. “Ini tentunya agar kejadian yang sama tidak terulang kembali pada Lebaran mendatang,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut Komisi V DPR RI mengusulkan agar dibentuk Panitia Kerja (Panja) yang membahas secara mendalam permasalahan yang terjadi pada masa angkutan Lebaran 2016/1437 H.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPD Sulutgo Ikut Salurkan KPR Sejahtera FLPP

BPD Sulutgo Ikut Salurkan KPR Sejahtera FLPP

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:55 WIB

Kementerian PUPR Dorong Pembangunan Kota Baru Maja

Kementerian PUPR Dorong Pembangunan Kota Baru Maja

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 08:36 WIB

170 Unit Rusun Pekerja Tamanan Bantul Siap Dihuni

170 Unit Rusun Pekerja Tamanan Bantul Siap Dihuni

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:15 WIB

Kementerian PUPR akan Bangun Underpass Pertama di Kota Surabaya

Kementerian PUPR akan Bangun Underpass Pertama di Kota Surabaya

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 12:01 WIB

Jokowi akan Groundbreaking Pembangunan Bandara Baru Yogyakarta

Jokowi akan Groundbreaking Pembangunan Bandara Baru Yogyakarta

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 08:41 WIB

Presiden Jokowi Dukung Bangun Infrastruktur di Pulau Samosir

Presiden Jokowi Dukung Bangun Infrastruktur di Pulau Samosir

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 13:54 WIB

Jokowi Janji Tambah Feri dan Dermaga di Pulau Samosir

Jokowi Janji Tambah Feri dan Dermaga di Pulau Samosir

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 11:08 WIB

Backlog Perumahan di Indonesia Tahun 2015 Capai 11,4 Juta Unit

Backlog Perumahan di Indonesia Tahun 2015 Capai 11,4 Juta Unit

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:55 WIB

Ini Infrastruktur yang akan Dibangun Bagi Pariwisata Danau Toba

Ini Infrastruktur yang akan Dibangun Bagi Pariwisata Danau Toba

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:29 WIB

Kebut Program Sejuta Rumah, Pemerintah Terbitkan Inpres Baru

Kebut Program Sejuta Rumah, Pemerintah Terbitkan Inpres Baru

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:13 WIB

Terkini

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:11 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB