Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

PLN Bangun Infrastruktur Listrik di Natuna

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 28 Agustus 2016 | 19:03 WIB
PLN Bangun Infrastruktur Listrik di Natuna
Ilustrasi tiang listrik. (Shutterstock)

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus menunjukkan semangat untuk menerangi negeri. Setelah berhasil merajut sistem kelistrikan dalam bentuk interkoneksi kabel laut Batam-Bintan, PLN Wilayah Kepulauan Riau hari ini melepas pemberangkatan infrastruktur kelistrikan untuk tiga pulau terluar Natuna yakni Pulau Laut, Pulau Subi dan Pulau Tiga. Ketiga pulau tersebut berada di Kabupaten Natuna.

Pelepasan keberangkatan kapal pengangkut infrastruktur kelistrikan Natuna dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun yang didampingi oleh General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepri Feby Joko Priharto di Pelabuhan Kampung BulangTanjung Pinang.

Pengiriman infrastruktur kelistrikan ini meliputi mesin pembangkit listrik , trafo daya, cubicle , trafo distribusi, tiang listrik, isolator, kawat tegangan menengah & tegangan rendah , kWH meter dan seluruh peralatan pendukung serta peralatan kerja.

Pengiriman infrastuktur kelistrikan ini penting guna memenuhi kebutuhan listrik di tiga pulau tersebut, hal ini sejalan dengan program PLN untuk menerangi pulau-pulau terluar Indonesia.

Dalam sambutannnya Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun mengapresiasi usaha yang dilakukan PLN untuk melistriki pulau terluar di Natuna.

“Hadirnya listrik bagi warga tentu sangat penting, guna menggerakkan roda perekonomian, semoga keinginan bersama untuk melistriki 3 Pulau (P Laut, P Tiga dan P Subi) diberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa infrastruktur listrik berjalan dengan lancar ” ujar Nurdin Basirun dalam keterangan tertulis, Jumat (26/8/2016).

Senada dengan hal itu GM Wilayah Riau dan kepualauan Riau Feby Joko Priharto menegaskan bahwa perlu dukungan semua pihak untuk mewujudkan listrik di pulau-pulau terluar.

“Kami sadar pemenuhan kebutuhan listrik tidak bisa ditawar lagi, untuk itu PLN akan melakukan semaksimal mungkin upaya untuk melistriki pulau-pulau terluar, disini kami membutuhkan dukungan semua pihak agar pembangunan infrastuktur kelistrikan di daerah-daerah tersebut bisa berjalan lancar, sehingga masyarakat bisa segera menikmati listrik” tutur Feby.

Untuk tahap pertama pembangunan infrastuktur kelistrikan di tiga pulau tersebut masing-masing dengan kepasitas 400 kVA, dengan asumsi akan melistriki sekitar 400 kepala Keluarga, rencananya akan ada pembangunan tahap 2 dan 3 dengan total kapasitas masing-masing pulau hingga 1200 KW dengan target selesai pada tengah bulan oktober.

Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan listrik di pulau tersebut, selain mendatangkan infrastuktur kelistrikan PLN juga mengerahkan lebih dari 50 orang pekerja untuk penyelesaian infratruktur kelistrikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wow, Laba Bersih Pertamina Naik 221 Persen di Semester I 2016

Wow, Laba Bersih Pertamina Naik 221 Persen di Semester I 2016

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 18:56 WIB

Dampak Finansial Pertamina Semester I 2016 1,08 Miliar Dolar AS

Dampak Finansial Pertamina Semester I 2016 1,08 Miliar Dolar AS

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 18:22 WIB

Produksi Migas Pertamina hingga Juli Capai 640 Ribu BOEPD

Produksi Migas Pertamina hingga Juli Capai 640 Ribu BOEPD

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 17:59 WIB

Serikat Pekerja PGN Tolak Holding BUMN Migas

Serikat Pekerja PGN Tolak Holding BUMN Migas

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 13:31 WIB

Indonesia Bakal Ubah Nama Laut Ini

Indonesia Bakal Ubah Nama Laut Ini

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 19:11 WIB

Pertamina Lubricants Sokong Pabrik Gula PT SMS

Pertamina Lubricants Sokong Pabrik Gula PT SMS

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 12:52 WIB

Menteri Susi Tawarkan Investasi Perikanan Natuna ke Vietnam

Menteri Susi Tawarkan Investasi Perikanan Natuna ke Vietnam

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 10:43 WIB

Percepat Poros Maritim, KKP Kebut Bangun SKPT di 15 Lokasi

Percepat Poros Maritim, KKP Kebut Bangun SKPT di 15 Lokasi

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 14:18 WIB

Kado HUT RI, PLN Hidupkan Jaringan Listrik di 15 Desa Pelosok

Kado HUT RI, PLN Hidupkan Jaringan Listrik di 15 Desa Pelosok

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 07:31 WIB

Pertamina: Holding Migas Positif Untuk Ekonomi Nasional

Pertamina: Holding Migas Positif Untuk Ekonomi Nasional

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 06:50 WIB

Terkini

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:58 WIB

Dapat Rating BBB dari S&P, Purbaya Diperingatkan Rasio Bunga Utang Pemerintah

Dapat Rating BBB dari S&P, Purbaya Diperingatkan Rasio Bunga Utang Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:39 WIB