Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Tekan Inflasi, Pemerintah Potong Rantai Pasokan Barang

Esti Utami | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2016 | 17:39 WIB
Tekan Inflasi, Pemerintah Potong Rantai Pasokan Barang
Petani memanen jagung di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (27/2/2016). [Antara/Siswowisodo]

Suara.com - Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian bekerja sama dengan kelompok tani serta pasar untuk memotong rantai pasok yang terlalu panjang dari petani hingga ke konsumen. Langkah ini dilakukan guna menekan laju inflasi.

Kerja sama dilakukan dengan menandatangani nota kesepahaman dengan kelompok tani, PD Pasar Jaya dan pelaku usaha sehingga rantai pasok bisa dipangkas dari delapan titik menjadi empat titik.

"Penandatanganan kerja sama ini untuk memotong mata rantai yang berlebihan itu. Kalau pola ini bisa terjadi, kita akan mulai di kota-kota besar yang mempengaruhi laju inflasi," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Enggar mengatakan melalui kerja sama ini, para petani sebagai produsen bisa langsung menjual produksinya ke pasar, seperti Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas), PD Pasar Jaya, bahkan ke Bulog.

Menurut dia, panjangnya rantai pasok bahan pangan dari petani hingga ke konsumen ini menyebabkan tingginya harga jual akibat pengaruh tengkulak atau distributor yang nakal mempermainkan harga.

Dengan demikian, konsumen dirugikan karena harga yang mahal, begitu juga dengan petani yang tidak mendapatkan untung wajar.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengapresiasi kinerja Kemendag yang telah membangun mekanisme rantai pasok.

"Ini bisa menekan inflasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan tingkat daya beli konsumen. Kalau ini dilakukan secara masif di seluruh Indonesia, insya Allah kesejahteraan petani meningkat, daya beli meningkat dan pengusaha tetap untung," kata Amran.

Mentan memastikan produksi petani bisa sampai ke pasar tanpa melewati tengkulak dengan adanya 500.000 kelompok tani binaan di seluruh Indonesia.

Amran menambahkan mekanisme pemotongan rantai pasok berhasil, harga bahan pangan tidak fluktuatif atau berubah-ubah dan petani semangat bertanam karena diuntungkan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB