Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

Jokowi: Literasi Keuangan Masyarakat Masih Rendah

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 30 Agustus 2016 | 13:11 WIB
Jokowi: Literasi Keuangan Masyarakat Masih Rendah
Presiden Joko Widodo menghadiri pembukaan Indonesia Fintech Festival and Conference (IFFC) yang digelar di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Banten, Selasa (30/8/2016). [Dok Biro Pers Istana]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa masih sangat sedikit masyarakat Indonesia yang literasi atau pemahamannya tentang lembaga keuangan seperti Bank dengan baik. Dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia dan Thailand, pemahaman masyarakat Indonesia mengenai lembaga keuangan paling rendah.

"Data yang saya punya baru 21,8 juta penduduk Indonesia yang literasi keuangannya dan keyakinan pada lembaga keuangan terkategori baik. Padahal literasi keuangan masyarakat di Singapura sudah mencapai 96 persen, Malaysia 51 persen, Thailand 76 persen, kita 21 persen," kata Jokowi dalam acara Peresmian Pembukaan Indonesia Fintech Festival and Conference (IFFI) Tahun 2016 di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang, Banten, Selasa (30/8/2016).

Oleh karena itu, lanjut Jokowi, perlu ditingkatkan keuangan inklusi atau keuangan bagi kalangan masyarakat kecil yang dimulai dari paling dasar yaitu literasi keuangan masyarakat.

Dia menginstruksikan kepada Kementerian terkait untuk percepatan, yakni dengan perluasan jangkauan perbankan di daerah-daerah terpencil dan daerah kepulauan.

"Pada Kementerian terkait saya perintahkan langkah percepatan, pertama perluasan jangkauan perbankan dan keuangan formal dengan memperhatikan karakteristik kita sebagai negara kepulauan. Tadi saya sudah sampaikan terobosan teras kapal BRI, dan kedua, peningkatan kapasitas masyarakat yang tadinya tidak layak menjadi layak, tadinya unbankable jadi bankable. Ketiga, peningkatan layanan jasa keuangan terutama bagi UMKM, kempat perlindngan terhadap konsumen," ujar dia.

Menurut dia, aplikasi keuangan sangat bermanfaat bagi usaha mikro. Dia mencontohkan, usaha mikro yang tidak pakai catatan mengenai uang keluar dan masuk, sehingga mereka sulit mengakses permodalan di Bank.

"Kalau ada aplikasi akuntansi atau pembayaran pajak, mungkin akan memudahkan usaha kecil kita untuk bisa mengakses ke perbankan. Kemudian untuk petani dan nelayan, saya membayangkan kalau ada aplikasi yang bisa membantu mereka untuk mendekatkan antara produsen dengan konsumen tanpa melalui mata rantai yang panjang. Sehingga harga di produsen, petani, nelayan menjadi semakin baik. Kalau bisa didekatkan dengan aplikasi teknologi yang cepat, ini akan sangat membantu usaha mikro, nelayan, dan petani," tutur dia.

Jokowi juga membayangkan ada anak-anak muda yang bisa membangun korporasi nelayan, korporasi petani, sehingga dapat mempunyai skala ekonomi dan dapat mengakses permodalan.

"Hal yang dulu tidak mungkin, bisa jadi mungkin karena ada fintech teknologi informasi. Saya sangat menghargai adanya inovasi baru, tadi Kak Ketua OJK bayangan saya hubungan antara petani dan pasarnya. Kalau ini bisa dilakukan dengan model yang bisa diterima petani, nelayan, saya meyakini bahwa petani kita, nelayan kita akan bisa sejahtera," kata dia.

Maka dari itu, untuk peningkatan inklusi keuangan, Jokowi mengajak semua untuk pihak untuk berpartisipasi. Ia juga mengimbau kepada anak muda yang bergerak di Fintech untuk terus berinovasi menghasilkan terobosan seperti aplikasi digital yang berguna untuk meningkatkan inklusi keuangan.

"Saya sangat optimis peningkatan inklusi keuangan adalah salah satu hal yang penting sebagai alat memangkas kesenjangan pendapatan di negara kita atau di belahan dunia. Saya berharap konferensi ini dapat melahirkan terobosan dalam penggunaan teknolgi digital dan inklusi keuangan," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Dorong Persaingan Fintech dan Perbankan Sehat

OJK Dorong Persaingan Fintech dan Perbankan Sehat

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 10:44 WIB

Hampir 60 Persen Penduduk Indonesia Tak Miliki Akses ke Perbankan

Hampir 60 Persen Penduduk Indonesia Tak Miliki Akses ke Perbankan

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2016 | 19:37 WIB

Pengamat: Istilah Pajak Baiknya Diganti Iuran Pembangunan

Pengamat: Istilah Pajak Baiknya Diganti Iuran Pembangunan

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 11:07 WIB

Ekonom: Bank Jangan Cuma Layani Debitur Dengan Bisnis Menggurita

Ekonom: Bank Jangan Cuma Layani Debitur Dengan Bisnis Menggurita

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 10:39 WIB

OJK Catat 1.900 Pengaduan Nasabah Terkait Perbankan

OJK Catat 1.900 Pengaduan Nasabah Terkait Perbankan

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 14:46 WIB

Jumlah Bank Sistemik di Indonesia Tetap 12 Bank

Jumlah Bank Sistemik di Indonesia Tetap 12 Bank

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 15:29 WIB

Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Telah Diluncurkan

Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Telah Diluncurkan

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 05:24 WIB

Laba Bersih BNI Syariah Tumbuh 45 Persen di Semester I 2016

Laba Bersih BNI Syariah Tumbuh 45 Persen di Semester I 2016

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 14:39 WIB

Bank Mandiri Siapkan Pembiayaan Bagi Distributor Khong Guan Group

Bank Mandiri Siapkan Pembiayaan Bagi Distributor Khong Guan Group

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 15:01 WIB

Pertumbuhan Kredit Bank Mandiri ke Segmen Mikro Paling Tinggi

Pertumbuhan Kredit Bank Mandiri ke Segmen Mikro Paling Tinggi

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 11:10 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI

Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:34 WIB

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:33 WIB

Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten

Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:31 WIB

Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf

Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:30 WIB

Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda

Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:27 WIB

Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau

Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif

Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:23 WIB

Gandeng Ahli Gizi, Menu MBG Bakal Baru Mulai Agustus

Gandeng Ahli Gizi, Menu MBG Bakal Baru Mulai Agustus

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:19 WIB

Pengamat: Masyarakat Main Hakim Sendiri karena Tak Lagi Percaya Hukum

Pengamat: Masyarakat Main Hakim Sendiri karena Tak Lagi Percaya Hukum

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:18 WIB

×