Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Bangun 285 Rusun di Perbatasan Pakai Teknologi RISHA

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2016 | 12:44 WIB
Pemerintah Bangun 285 Rusun di Perbatasan Pakai Teknologi RISHA
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Parakan Kauman Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini sedang membangun 285 rumah khusus (rusus) di daerah perbatasan di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Rumah yang dibangun di daerah yang berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) tersebut menggunakan teknologi Rumah Instan Sehat dan Sederhana (RISHA) yang sudah memenuhi kategori Eco House.

Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Tata Bangunan dan Lingkungan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan Permukiman (Puslitbangperkim) Kementerian PUPR, Arvi Argyantoro, Selasa (30/8/2016) mengatakan bahwa Eco House atau Eco Building adalah bangunan yang dibangun secara manual dengan tata cara atau kriteria perencanaan berorientasi pada rendahnya emisi dan rendahnya konsumsi energi serta berwawasan lingkungan.

"285 unit rumah khusus daerah perbatasan di Atambua yang saat ini sedang dibangun oleh Kementerian PUPR, menggunakan teknologi dari Puslitbangperkim," tutur Arvi.

Sebagai informasi, RISHA mempunyai konsep bahwa seluruh komponen dapat dibongkar-pasang atau knock down system. Keuntungan dari RISHA adalah dapat dibangun secara bertahap, dapat dikembangkan pada arah horizontal dan vertikal (2 lantai), dapat dibongkar pasang dan komponen ringan. Kemudian pemasangan hanya satu hari, komponen dapat diproduksi secara home industrydalam upaya pengembangan UKM, fleksibilitas desain tinggi, tergantung kreativitas arsiteknya, dan dapat mengakomodasi potensi lokal (budaya maupun bahan bangunan).

Menurut Arvi, dalam membangun sebuah bangunan berwawasan lingkungan salah satu aspek yang harus dipenuhi adalah efisiensi energi, baik saat bangunan tersebut jadi maupun pada saat pembangunannya. "Di Kementerian  PUPR saat ini sedang mengembangkan dan membuat beberapa teknologi yang disebut sebagai precast yang dibangun di pabrik sehingga saat sampai di lokasi, langsung rakit, jadi tidak melakukan pembangunan yang mengeluarkan energi besar dan waktu," tuturnya.

Ia menyampaikan bahwa beberapa indikator desain bangunan yang berwawasan lingkungan yaitu pemanfaatan energi alternatif, seperti energi surya untuk penerangan buatan pada bangunan, memanfaatkan sirkulasi udara alami serta pola daur ulang dalam upaya menurunkan emisi dan pemanfaatan bahan daur ulang dalam tahap konstruksi maupun tahap operasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Basuki Resmikan Rusunawa di Temanggung

Menteri Basuki Resmikan Rusunawa di Temanggung

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 16:28 WIB

Kualitas Pekerja Konstruksi di Indonesia Masih Rendah

Kualitas Pekerja Konstruksi di Indonesia Masih Rendah

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:09 WIB

Menteri PUPR: Kualitas Infrastruktur yang Dibangun Harus Dijaga

Menteri PUPR: Kualitas Infrastruktur yang Dibangun Harus Dijaga

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:03 WIB

Subsidi Perumahan Jaga Daya Beli MBR untuk Miliki Rumah Layak

Subsidi Perumahan Jaga Daya Beli MBR untuk Miliki Rumah Layak

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 14:58 WIB

Menteri PUPR: Sistem Moduler Bikin Pembangunan Rumah Lebih Cepat

Menteri PUPR: Sistem Moduler Bikin Pembangunan Rumah Lebih Cepat

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 15:41 WIB

Menteri Basuki Minta Ada Standar Pembangunan Perumahan Bersubsidi

Menteri Basuki Minta Ada Standar Pembangunan Perumahan Bersubsidi

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 15:32 WIB

Lumpur Lapindo akan Dimanfaatkan untuk Komponen Bangunan

Lumpur Lapindo akan Dimanfaatkan untuk Komponen Bangunan

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 15:12 WIB

Pemerintah Bangun SPAM untuk 290 Ribu Sambungan Rumah di 2017

Pemerintah Bangun SPAM untuk 290 Ribu Sambungan Rumah di 2017

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 13:18 WIB

Kementerian PUPR Beri Penghargaan Kepada Bank dan Pengembang

Kementerian PUPR Beri Penghargaan Kepada Bank dan Pengembang

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 08:40 WIB

Pemerintah Pangkas Izin Rumah Subsidi Dari 33 Menjadi 11 Izin

Pemerintah Pangkas Izin Rumah Subsidi Dari 33 Menjadi 11 Izin

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 08:16 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB