Sejumlah DPRD Sulteng Setuju Cukai Rokok Naik

Dythia Novianty

Sabtu, 03 September 2016 | 08:48 WIB
Sejumlah DPRD Sulteng Setuju Cukai Rokok Naik
Ilustrasi penjualan rokok. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang perokok, mengaku setuju atas wacana dinaikkannya cukai rokok. Namun, pemerintah diminta konsisten mengawasi peredaran rokok murah dan tidak memberi izin baru untuk industri rokok.

"Ini salah satu cara untuk menekan jumlah perokok di tanah air," kata anggota Fraksi Demokrat Zulfakar Nasir di Palu, Sabtu (3/9/2016).

Dia mengatakan, sebagai negara berkembang, para perokok di Indonesia didominasi kelas masyarakat bawah. Rokok dianggap salah satu penghancur ekonomi dan kesehatan masyarakat negara-negara berkembang.

"Kalau harga rokok naik, otomatis menekan perokok khususnya dari masyarakat miskin. Tetapi pemerintah harus konsisten dn menjamin tidak ada peredaran rokok dengan harga murah," ujarnya.

Dia mengatakan, sepanjang pemerintah tidak konsisten maka perokok sulit ditekan.

Berbeda dengan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Awad Alamri yang setuju dinaikkannya cukai rokok namun pemerintah harus mendorong kenaikan harga tembakau dan cengkeh terlebih dahulu.

"Sebelum cukai rokok dinaikkan, naikkan dulu harga bahan baku rokok seperti tembakau dan cengkeh," katanya.

Umar kuatir dengan dinaikkannya cukui rokok justru memukul harga bahan baku rokok sehingga menyulitkan petani tembakau dan cengkeh.

Menurut Umar, untuk mengawasi peredaran rokok maka pemerintah harus ketat mengawasi industri rokok sehingga tidak ada lagi industri rokok baru.

"Jangan ada impor tembakau supaya harga tembakau dalam negeri baik," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Bakal Untung Banyak Jika Tegas Terhadap Industri Rokok

Pemerintah Bakal Untung Banyak Jika Tegas Terhadap Industri Rokok

News | Jum'at, 02 September 2016 | 15:06 WIB

Presiden Jokowi Ditagih Janji Naikkan Cukai Rokok Dua Kali Lipat

Presiden Jokowi Ditagih Janji Naikkan Cukai Rokok Dua Kali Lipat

News | Jum'at, 02 September 2016 | 13:09 WIB

Meski Merokok, Ronal Surapradja Setuju Harga Naik, Kenapa?

Meski Merokok, Ronal Surapradja Setuju Harga Naik, Kenapa?

Entertainment | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 10:48 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×