Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS

Adhitya Himawan

Sabtu, 03 September 2016 | 17:11 WIB
Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS
Ilustrasi produk underpad. [Shutterstock]

Gebrakan kembali ditunjukkan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan. Program buying mission (misi pembelian) berhasil mencatatkan transaksi senilai 510.954 Dolar Amerika Serikat (AS) untuk ekspor produk underpad ke Nigeria.

Importir Nigeria asal kota Lagos, Niger Sanitary Industry Ltd memesan underpad dari perusahaan Indonesia, CV Beauty Kasatama. Kedua perusahaan menandatangani kontrak pembelian hari ini, Jumat (2/9/2016), di Surabaya, Jawa Timur. Misi pembelian ini memberi dampak positif terhadap neraca perdagangan Indonesia-Nigeria.

“Nigeria merupakan mitra dagang potensial bagi Indonesia. Kami optimis dengan memfasilitasi misi pembelian seperti ini, nilai ekspor perdagangan Indonesia ke Nigeria dapat meningkat dari sebelumnya yang pada tahun 2015 sebesar 445,73 juta Dolar AS,” ujar Direktur Jenderal PEN Arlinda, di Surabaya, Jawa Timur, melalui keterangan tertulis Jumat (2/9/2016).

Total perdagangan Indonesia-Nigeria pada tahun 2015 mencapai 1,73 miliar Dolar AS, dengan nilai ekspor 445,73 juta Dolar AS dan impor senilai 1,29 miliar Dolar AS. Neraca Perdagangan Indonesia dengan Nigeria periode 2011-2015 menunjukkan defisit bagi Indonesia dikarenakan impor migas Indonesia dari Nigeria. Komoditas ekspor nonmigas Indonesia terbesar ke Nigeria antara lain minyak kelapa sawit dan turunannya, produk kertas, dan bumbu penyedap.

Underpad adalah alas penyerap dan penahan cairan yang biasa digunakan di rumah sakit. Menurut Arlinda, kontrak pembelian underpad yang ditandatangani di kantor CV Beauty Kasatama, Surabaya ini sekaligus akan menambah nilai kontrak dalam program misi pembelian tahun 2016. Sebelumnya, nilai kontrak misi pembelian tahun 2016 telah mencapai USD 3,4 juta untuk berbagai sektor dan produk.

Dikatakan Arlinda, misi pembelian seperti ini akan terus dilakukan dengan mengundang buyer dari berbagai negara agar produk Indonesia semakin dikenal dunia dan kinerja ekspor makin meningkat. “Misi pembelian dapat menjadi upaya promosi sekaligus membantu pelaku usaha dengan mendatangkan calon buyer ke Indonesia guna melakukan kesepakatan agar ekspor semakin meningkat,” tuturnya.

Menurut catatan Ditjen PEN, Niger Sanitary Industry Ltd merupakan importir yang direkomendasikan oleh Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos. Perusahaan ini cukup berpengalaman dalam memproduksi dan memasarkan peralatan kesehatan, antara lain sanitary pads, hospital wool, lint, dan surgical dressings.

“Selain penandatanganan kontrak, delegasi Niger Sanitary Industry Ltd juga akan berkunjung ke beberapa perusahaan Indonesia lainnya, seperti perusahaan benang untuk melihat potensi dan penjajakan,” tambah Arlinda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:00 WIB

Kemendag Kembali Menggelar PPN-PPDN di Bengkulu

Kemendag Kembali Menggelar PPN-PPDN di Bengkulu

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 17:35 WIB

Dirjen PKTN: SNI Dapat Tingkatkan Kinerja Perdagangan

Dirjen PKTN: SNI Dapat Tingkatkan Kinerja Perdagangan

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 13:55 WIB

Kemendag-Pemda Banyumas Bikin 6 Strategi Kembangkan Gula Kelapa

Kemendag-Pemda Banyumas Bikin 6 Strategi Kembangkan Gula Kelapa

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 13:17 WIB

Kemendag Naikkan Harga CPO 5 Persen untuk September 2016

Kemendag Naikkan Harga CPO 5 Persen untuk September 2016

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:20 WIB

Indonesia-CEPA Segera Teken Kerja Sama Tenaga Kerja

Indonesia-CEPA Segera Teken Kerja Sama Tenaga Kerja

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 19:38 WIB

Nilai Ekonomi Digital Diprediksi Tumbuh 11 Persen per Tahun

Nilai Ekonomi Digital Diprediksi Tumbuh 11 Persen per Tahun

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 19:31 WIB

Permintaan Dunia Melemah, Strategi Ekspor Nasional Diperkuat

Permintaan Dunia Melemah, Strategi Ekspor Nasional Diperkuat

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:50 WIB

Pemerintah Mulai Selidiki Dugaan Dumping Impor PET

Pemerintah Mulai Selidiki Dugaan Dumping Impor PET

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:46 WIB

Ekspor Baja Indonesia Terhindar Bea Masuk Safeguard 23 Persen

Ekspor Baja Indonesia Terhindar Bea Masuk Safeguard 23 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 11:23 WIB

Terkini

Tipu Pembelian 138 Sapi Kurban, Pedagang di Tasikmalaya Rugikan Korban Rp716 Juta

Tipu Pembelian 138 Sapi Kurban, Pedagang di Tasikmalaya Rugikan Korban Rp716 Juta

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Toyota Ungkap Alasan Innova Zenix Jadi Model Pertama Gunakan Fitur Toyota Remote

Toyota Ungkap Alasan Innova Zenix Jadi Model Pertama Gunakan Fitur Toyota Remote

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Kisah Warisan Saham Haji Musa di Argo Manunggal Group yang Berujung Sengketa

Kisah Warisan Saham Haji Musa di Argo Manunggal Group yang Berujung Sengketa

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Terungkap, Syahganda Nainggolan Mulanya Mau Dilantik Jadi Dubes RI di Turki, Tapi...

Terungkap, Syahganda Nainggolan Mulanya Mau Dilantik Jadi Dubes RI di Turki, Tapi...

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:03 WIB

PDIP Ingatkan Kekeringan dan Karhutla Bukan Sekadar Bencana Tahunan

PDIP Ingatkan Kekeringan dan Karhutla Bukan Sekadar Bencana Tahunan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Resmi Jadi Tergugat, Gibran Berhak Membela Diri dalam Gugatan Ijazah Sekolah

Resmi Jadi Tergugat, Gibran Berhak Membela Diri dalam Gugatan Ijazah Sekolah

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Film Yang Disebut Nakal Hadirkan Realitas Hubungan Orangtua dan Anak

Film Yang Disebut Nakal Hadirkan Realitas Hubungan Orangtua dan Anak

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Apa Keunggulan Maybelline Superstay selain Tahan 16 Jam? Simak 5 Hal Ini untuk Bibir

Apa Keunggulan Maybelline Superstay selain Tahan 16 Jam? Simak 5 Hal Ini untuk Bibir

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Indonesia Negara Maritim, Kenapa Teknologi Transportasinya Belum Berdaulat?

Indonesia Negara Maritim, Kenapa Teknologi Transportasinya Belum Berdaulat?

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Review Pawn: Tentang Anak yang Dijadikan Jaminan dan Hal Unik Setelahnya

Review Pawn: Tentang Anak yang Dijadikan Jaminan dan Hal Unik Setelahnya

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:55 WIB

×