Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 03 September 2016 | 17:11 WIB
Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS
Ilustrasi produk underpad. [Shutterstock]

Gebrakan kembali ditunjukkan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan. Program buying mission (misi pembelian) berhasil mencatatkan transaksi senilai 510.954 Dolar Amerika Serikat (AS) untuk ekspor produk underpad ke Nigeria.

Importir Nigeria asal kota Lagos, Niger Sanitary Industry Ltd memesan underpad dari perusahaan Indonesia, CV Beauty Kasatama. Kedua perusahaan menandatangani kontrak pembelian hari ini, Jumat (2/9/2016), di Surabaya, Jawa Timur. Misi pembelian ini memberi dampak positif terhadap neraca perdagangan Indonesia-Nigeria.

“Nigeria merupakan mitra dagang potensial bagi Indonesia. Kami optimis dengan memfasilitasi misi pembelian seperti ini, nilai ekspor perdagangan Indonesia ke Nigeria dapat meningkat dari sebelumnya yang pada tahun 2015 sebesar 445,73 juta Dolar AS,” ujar Direktur Jenderal PEN Arlinda, di Surabaya, Jawa Timur, melalui keterangan tertulis Jumat (2/9/2016).

Total perdagangan Indonesia-Nigeria pada tahun 2015 mencapai 1,73 miliar Dolar AS, dengan nilai ekspor 445,73 juta Dolar AS dan impor senilai 1,29 miliar Dolar AS. Neraca Perdagangan Indonesia dengan Nigeria periode 2011-2015 menunjukkan defisit bagi Indonesia dikarenakan impor migas Indonesia dari Nigeria. Komoditas ekspor nonmigas Indonesia terbesar ke Nigeria antara lain minyak kelapa sawit dan turunannya, produk kertas, dan bumbu penyedap.

Underpad adalah alas penyerap dan penahan cairan yang biasa digunakan di rumah sakit. Menurut Arlinda, kontrak pembelian underpad yang ditandatangani di kantor CV Beauty Kasatama, Surabaya ini sekaligus akan menambah nilai kontrak dalam program misi pembelian tahun 2016. Sebelumnya, nilai kontrak misi pembelian tahun 2016 telah mencapai USD 3,4 juta untuk berbagai sektor dan produk.

Dikatakan Arlinda, misi pembelian seperti ini akan terus dilakukan dengan mengundang buyer dari berbagai negara agar produk Indonesia semakin dikenal dunia dan kinerja ekspor makin meningkat. “Misi pembelian dapat menjadi upaya promosi sekaligus membantu pelaku usaha dengan mendatangkan calon buyer ke Indonesia guna melakukan kesepakatan agar ekspor semakin meningkat,” tuturnya.

Menurut catatan Ditjen PEN, Niger Sanitary Industry Ltd merupakan importir yang direkomendasikan oleh Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos. Perusahaan ini cukup berpengalaman dalam memproduksi dan memasarkan peralatan kesehatan, antara lain sanitary pads, hospital wool, lint, dan surgical dressings.

“Selain penandatanganan kontrak, delegasi Niger Sanitary Industry Ltd juga akan berkunjung ke beberapa perusahaan Indonesia lainnya, seperti perusahaan benang untuk melihat potensi dan penjajakan,” tambah Arlinda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:00 WIB

Kemendag Kembali Menggelar PPN-PPDN di Bengkulu

Kemendag Kembali Menggelar PPN-PPDN di Bengkulu

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 17:35 WIB

Dirjen PKTN: SNI Dapat Tingkatkan Kinerja Perdagangan

Dirjen PKTN: SNI Dapat Tingkatkan Kinerja Perdagangan

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 13:55 WIB

Kemendag-Pemda Banyumas Bikin 6 Strategi Kembangkan Gula Kelapa

Kemendag-Pemda Banyumas Bikin 6 Strategi Kembangkan Gula Kelapa

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 13:17 WIB

Kemendag Naikkan Harga CPO 5 Persen untuk September 2016

Kemendag Naikkan Harga CPO 5 Persen untuk September 2016

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:20 WIB

Indonesia-CEPA Segera Teken Kerja Sama Tenaga Kerja

Indonesia-CEPA Segera Teken Kerja Sama Tenaga Kerja

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 19:38 WIB

Nilai Ekonomi Digital Diprediksi Tumbuh 11 Persen per Tahun

Nilai Ekonomi Digital Diprediksi Tumbuh 11 Persen per Tahun

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 19:31 WIB

Permintaan Dunia Melemah, Strategi Ekspor Nasional Diperkuat

Permintaan Dunia Melemah, Strategi Ekspor Nasional Diperkuat

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:50 WIB

Pemerintah Mulai Selidiki Dugaan Dumping Impor PET

Pemerintah Mulai Selidiki Dugaan Dumping Impor PET

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:46 WIB

Ekspor Baja Indonesia Terhindar Bea Masuk Safeguard 23 Persen

Ekspor Baja Indonesia Terhindar Bea Masuk Safeguard 23 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 11:23 WIB

Terkini

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB