Jokowi Resmikan Terminal Petikemas Kalibaru Tanjung Priok

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 13 September 2016 | 08:28 WIB
Jokowi Resmikan Terminal Petikemas Kalibaru Tanjung Priok
Kawasan proyek pembangunan Terminal New Priok Kalibaru, Tanjung Priok, Jakarta, (22/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian Terminal Petikemas Kalibaru Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (13/9/2016). Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
 
Terminal Peti‎kemas Kalibaru ini telah dioperasikan secara komersial sejak Kamis (18/8/2016) lalu oleh Joint Venture (JV) Company antara IPC TPK dan Konsorsium Mitsui - PSA - NYK Line, yaitu PT New Priok Container Terminal One (NPCT1). Dengan adanya Terminal Petikemas Kalibaru maka kapasitas terminal Petikemas di Tanjung Priok bertambah 1,5 juta TEUs/Tahun.
 
Terminal ini dibangun dalam rangka membangun kapasitas secara bertahap untuk mengantisipasi pertumbuhan arus Petikemas dan kargo Pelabuhan Tanjung Priok. Kapasitas penanganan Petikemas di Tanjung Priok yang semula berkisar lima juta‎ TEUs/Tahun pada tahun 2009-2010, ditanggulangi dalam jangka pendek dengan melakukan konfigurasi terminal, penambahan peralatan dan penataan pola operasi menjadi tujuh juta TEUs/tahun. Dalam jangka panjang, kapasitas total pelabuhan Tanjung Priok akan bertambah sebesar 11,5 juta TEUs/Tahun setelah keseluruhan Terminal Kalibaru selesai.
 
Untuk memastikan kesiapan operasi, Terminal Petikemas ini telah melakukan uji coba operasi (Trial Operation) untuk pelayaran internasional dengan mendatangkan beberapa kapal, diantaranya Kapal Uni Perfect bongkar muat 425 box pada 3 Agustus lalu, lalu kapal MV. Sinar Sumba bongkar muat 783 box pada 27 Mei lalu. Uji coba itu merupakan tindak lanjut dari uji coba operasi pelayaran domestik yang dilaksanakan pada 28 Januari lalu dengan melayani MV Selat Mas bongkar muat 50 box.
 
Beroperasinya terminal Petikemas Kalibaru ini secara komersial didukung ‎oleh kesiapan operasional terminal Petikemas, yakni infrastruktur, suprastruktur, maupun sistem informasi ddi sisi dermaga, lapangan, gate. Kemudian sinkronisasi proses pelayanan antara terminal dengan instansi-instansi pemerintah laian seperti Bea Cukai, Imigrasi dan Karantina, maupun dengan pelaku usaha logistik dan pemilik barang.
 
Terminal Petikemas ini memiliki luas kurang lebih 32 Ha dan kapasitas sebesar 1,5 juta TEUs/Tahun. Dengan total panjang dermaga 450 meter, akhir tahun akan diperpanjang menjadi 850 meter. Kedalaman -14 meter LWS‎ (akan dikeruk secara bertahap hingga -20 meter LWS). Terminal baru ini diproyeksikan untuk dapat melayani kapal Petikemas dengan kapasitas 13 ribu - 15 ribu TEUS dengan bobot di atas 150 ribu DWT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Flyover di Brebes dan Tegal Pakai Teknologi Baja Bergelombang

Flyover di Brebes dan Tegal Pakai Teknologi Baja Bergelombang

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 13:58 WIB

Tahun Ini Jokowi Rayakan Idul Adha di Serang Banten

Tahun Ini Jokowi Rayakan Idul Adha di Serang Banten

News | Senin, 12 September 2016 | 10:28 WIB

Kirim Sapi Lokal Seberat 1,5 Ton, Jokowi Titip Pesan Pada Dunia

Kirim Sapi Lokal Seberat 1,5 Ton, Jokowi Titip Pesan Pada Dunia

News | Senin, 12 September 2016 | 09:12 WIB

Terkini

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:23 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB