Kementerian PUPR Geber Pembangunan Bendungan di Tanah Air

Adhitya Himawan

Sabtu, 17 September 2016 | 09:05 WIB
Kementerian PUPR Geber Pembangunan Bendungan di Tanah Air
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengunjungi Situ Cipule, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (16/9/2016). [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menggeber pelaksanaan pembangunan infrastruktur bendungan. Sebab bendungan memiliki manfaat yang strategis dalam menyediakan air baku bagi lingkungan sekitar, pengairan irigasi lahan pertanian, menanggulangi banjir, sampai menjadi pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Hanya saja bangunan bendungan memiliki struktur yang kompleks sehingga proses konstruksinya membutuhkan waktu yang tidak singkat.

"Bendungan ini bangunan yang sangat kompleks dan kita sangat berhati-hati membangunnya," ujar Kepala Pusat Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso saat diskusi media di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (16/9/2016)

Imam mengakui meskipun Indonesia memiliki teknologi dan resolusi tinggi, namun resiko membangun bendungan juga besar. Sehingga setiap proyek pembangunan bendungan harus sudah mendapat sertifikasi desain. "Sebelum diizinkan untuk dibangun, desain ini harus melewati pembahasan oleh Komisi Keamanan Bendungan (KKB)," ujar Imam.

Komisi tersebut terdiri dari profesional dan pemerintah yang ahli dalam bendungan, baik dari sisi perhitungan geologi, beton, dan sebagainya. Para ahli ini berada langsung di bawah Menteri PUPR sebagai Ketua Komite.

Komite Bendungan bertugas untuk mengkaji desain bendungan apakah sudah cukup aman untuk kondisi geologi di lapangan atau tidak. "Kalau sudah melewati pembahasan di Komisi Bendungan, butuh waktu 1-2 tahun lagi. Jadi, tidak langsung selesai," jelas Imam.

Perancangan desainnya sendiri sudah memakan waktu lama karena perlu dikaji melalui beberapa kali sidang. Setelah melewati sidang pleno dan disetujui, baru bendungan ini bisa ditawarkan untuk lelang konsesinya.

Pihak yang mengeluarkan sertifikat yakni Menteri PUPR sangat berhati-hati dalam menentukan pembangunannya. Kemudian dalam pelaksanaan fisiknya pun, proyek ini harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain penetapan lokasi oleh pemimpun daerah setempat. Dengan begitu, pemerintah pusat bisa fokus untuk membebaskan lahannya dengan dukungan jalan masuknya.

"Kemudian yang penting juga, harus ada dalam RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) dan Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Kalau dalam RTRW-nya tidak ada, maka tidak bisa dibangun kecuali kalau ada perubahan," tambah Imam.

Mengacu dokumen Kementerian PUPR, selama periode 2014-2019, pemerintah akan membangun 65 bendungan di seluruh Indonesia. Tahun lalu, 5 bendungan sudah diselesaikan, antara lain Bendungan Rajui (Aceh), Bendungan Jatigede (Jawa Barat), Bendungan Bajulmati (Jawa Timur), Bendungan Nipah (Jawa Timur), dan Bendungan Titab (Bali).

Adapun tahun ini, ada 24 bendungan yang sedang dalam proses pengerjaan dan ada 8 baru yang direncanakan akan segera dimulai proses konstruksinya. Tahun depan, pemerintah akan membangun 9 bendungan baru dan tahun 2018 akan dilanjutkan dengan membangun 11 bendungan baru. Terakhir pada 2019, pemerintah akan membangun 8 bendungan baru. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR dan Pemda DKI Jakarta Bangun 44 IPAL Komunal

Kementerian PUPR dan Pemda DKI Jakarta Bangun 44 IPAL Komunal

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 08:42 WIB

Menteri Basuki: Negara Sudah Hadir Membangun Infrastruktur

Menteri Basuki: Negara Sudah Hadir Membangun Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 08:15 WIB

Kementerian PUPR Kembangkan Teknologi Judesa

Kementerian PUPR Kembangkan Teknologi Judesa

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 14:33 WIB

Kementerian PUPR Telah Beri Bantuan PSU Untuk 27.283 Unit Rumah

Kementerian PUPR Telah Beri Bantuan PSU Untuk 27.283 Unit Rumah

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 10:53 WIB

Anggaran Kementerian PUPR Tahun 2017 Diusulkan Rp105,56 Triliun

Anggaran Kementerian PUPR Tahun 2017 Diusulkan Rp105,56 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 08:56 WIB

Infrastruktur Jalan akan Perlancar Distribusi Barang dan Jasa

Infrastruktur Jalan akan Perlancar Distribusi Barang dan Jasa

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 08:52 WIB

Kementerian PUPR Dukung Pembangunan Tol Dalam Kota Bandung

Kementerian PUPR Dukung Pembangunan Tol Dalam Kota Bandung

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 08:44 WIB

Jalan Tol Dalam Kota Bandung Mulai Dibangun November 2017

Jalan Tol Dalam Kota Bandung Mulai Dibangun November 2017

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 15:01 WIB

Pemerintah akan Bangun Kawasan Kaki Jembatan Sisi Madura

Pemerintah akan Bangun Kawasan Kaki Jembatan Sisi Madura

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 11:06 WIB

Penurunan Suku Bunga BI Pengaruhi Target Satu Juta Rumah

Penurunan Suku Bunga BI Pengaruhi Target Satu Juta Rumah

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 10:58 WIB

Terkini

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:03 WIB

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:00 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 16:52 WIB

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

Berapa Harga Parfum The Body Shop White Musk? Cek 4 Variannya

Berapa Harga Parfum The Body Shop White Musk? Cek 4 Variannya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

×