Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

BI Waspada Rasio Utang Swasta Lebih Tinggi Dibanding Pemerintah

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 19 September 2016 | 14:28 WIB
BI Waspada Rasio Utang Swasta Lebih Tinggi Dibanding Pemerintah
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo meminta kepada swasta untuk berhati-hati dalam mengelola penggunaan utang luar negeri. Akan ada baya yang menghadang.

Rasio penggunaan utang luar negeri milik swasta lebih besar jika dibandingkan dengan milik pemerintah. Jika tidak dikelola dengan baik, maka kinerja keuangan swasta akan mengalami masalah.

Agus menjelaskan harga komoditas yag masih mengalami penurunan dapat mempengaruhi swasta dalam membayar utang.

“Ditambah lagi kinerja ekspor komoditi ini kan belum mengalami pertumbuhan yang baik. Rasio pengelolaan utang ini memang harus kita waspadai agar terjaga dengan baik,” kata Agus di Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2016).

Selain itu, lanjut Agus, pihaknya tidak mempermasalahkan swasta memiliki utang luar negeri. Namun, pengelolaan utang luar negeri harus dikelola dengan baik. Digunakan untuk kegiatan yang produktif di dalam negeri.

Selama ini pemerintah Indonesia juga menjaga stabilitas utang luar negeri.

"Kita melihat bahwa secara umum yang nonbank semua terkendali karena proses persetujuannya dilakukan melalui OJK dan BI. Namun, untuk yang swasta dengan BI mengeluarkan peraturan untuk kehati-hatian. Sehingga utang luar negeri itu harus selalu memenuhi hedging ratio liquidity, dan credit rating itu, BI meyakini terjaga dengan baik," tegasnya.

Seperti diketahui, pada akhir kuartal II-2016, posisi utang luar negeri sektor publik sebesar 158,7 miliar dolar AS atau 49 persen dari total utang luar negeri. Sementara utang luar negeri sektor swasta mencapai 165,1 miliar dolar AS atau 51 persen dari total utang luar negeri.

Utang luar negeri sektor publik tumbuh meningkat menjadi 17,9 persen pada kuartal II-2016. Sementara utang luar negeri sektor swasta turun 3,1 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR: Cetak Uang Baru Tidak Urgen

Anggota DPR: Cetak Uang Baru Tidak Urgen

DPR | Minggu, 18 September 2016 | 12:07 WIB

BI Dorong Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia

BI Dorong Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 13:26 WIB

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Agustus 2016 Lebih Rendah

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Agustus 2016 Lebih Rendah

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 13:20 WIB

Ekonomi Digital Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Ekonomi Digital Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 12:14 WIB

Bank Indonesia Prediksi Uang Tebusan Tax Amnesty Rp21 Triliun

Bank Indonesia Prediksi Uang Tebusan Tax Amnesty Rp21 Triliun

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 12:09 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Per Agustus Rp113,5 Miliar Dolar AS

Cadangan Devisa Indonesia Per Agustus Rp113,5 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 11:53 WIB

Lippo Cikarang: Dampak Pelonggaran LTV Baru Terasa 4 Bulan Lagi

Lippo Cikarang: Dampak Pelonggaran LTV Baru Terasa 4 Bulan Lagi

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 19:15 WIB

Layanan Penukaran Uang Rusak

Layanan Penukaran Uang Rusak

Foto | Selasa, 06 September 2016 | 17:01 WIB

Inilah 5 Inisiatif Bank Indonesia di Sistem Pembayaran

Inilah 5 Inisiatif Bank Indonesia di Sistem Pembayaran

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:54 WIB

Inilah Penyebab Deflasi Agustus 2016 versi BI

Inilah Penyebab Deflasi Agustus 2016 versi BI

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:45 WIB

Terkini

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:23 WIB

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:19 WIB

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:05 WIB

Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya

Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB

Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?

Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB

3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata

3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:39 WIB

×