Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Lippo Cikarang: Dampak Pelonggaran LTV Baru Terasa 4 Bulan Lagi

Adhitya Himawan

Rabu, 07 September 2016 | 19:15 WIB
Lippo Cikarang: Dampak Pelonggaran LTV Baru Terasa 4 Bulan Lagi
Direktur/Chief Marketing Officer PT Lippo Cikarang Tbk Stanley Ang di Jakarta, Rabu (7/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Direktur/Chief Marketing Officer PT Lippo Cikarang Tbk Stanley Ang mengatakan target penjualan properti dari Lippo Cikarang tidak akan berubah meskipun ada kelonggaran ketentuan loan to value (LTV) yang baru saja diterapkan Bank Indonesia (BI). Menurutnya, efek dari pelonggaran LTV tidak akan serta merta langsung terasa di industri properti.

"Saya kira belum bisa langsung terasa saat ini juga. Saya kira perlu tiga sampai empat bulan untuk merasakan dampak dari kebjiakan tersebut," kata Stanley di Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Oleh sebab itulah, Stanley menyatakan PT Lippo Cikarang Tbk tahun ini akan tetap mempertahankan target penjualan properti yang sejak semula ditetapkan pada awal tahun. "Saya kira kami targetkan penjualan kami akan tumbuh 20 persen di akhir tahun ini dibanding 2015. Untuk perolehan laba bersih, saya belum bisa pastikan akan berapa persen, tetapi saya kira akan tetap tumbuh dua digit," ujar Stanley.

Walau demikian, Stanley mengapresiasi positif kebijakan pelonggaran LTV yang dilakukan BI. Menurutnya, kebijakan ini akan membantu pemulihan industri properti. "Walaupun bagi kami para developer, pengaruhnya tidak akan langsung terasa seketika," tutup Stanley.

Sebagaimana diketahui, BI kembali menyempurnakan ketentuan rasio LTV untuk kredit properti dan rasio Financing to Value (FTV) untuk pembiayaan properti. Penyempurnaan ini dilakukan guna mendorong berjalannya fungsi intermediasi perbankan namun tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen.

Penyempurnaan tersebut dilakukan melalui penerbitan ketentuan baru, yakni PBI Nomor 18/16/PBI/2016 tentang Rasio Loan to Value (LTV) untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PBI LTV/FTV). PBI ini berlaku sejak 29 Agustus 2016.

Ada empat penyempurnaan pokok ketentuan LTV dan FTV yang baru saja dikeluarkan BI.

Pertama, perubahan rasio dan tiering untuk Kredit Properti (KP) dan Pembiayaan Properti (PP) untuk fasilitas pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.

Kedua, penyesuaian persyaratan Non Performing Loan (NPL) alias Rasio Kredit Bermasalah atau Non Performing Fund (NPF) alias Rasio Pembiayaan Bermasalah secara total untuk penggunaan rasio LTV untuk KP dan FTV untuk PP dari gross menjadi net.

Ketiga, kredit tambahan atau top up oleh bank umum dan pembiayaan baru oleh bank umum syariah atau unit usaha syariah yang merupakan tambahan dari pembiayaan sebelumnya menggunakan rasio LTV KP atau rasio FTV PP yang sama. Asalkan, KP atau PP itu memiliki kualitas lancar.

Keempat, KP atau PP untuk pemilikan properti yang belum tersedia secara utuh diperbolehkan sampai dengan urutan fasilitas kedua dengan pencairan bertahap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lippo: Investasi Properti dari Tax Amnesty Mulai Terlihat

Lippo: Investasi Properti dari Tax Amnesty Mulai Terlihat

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 18:55 WIB

Lippo dan Mitsubishi Tunjuk Kajima Garap Newport Park

Lippo dan Mitsubishi Tunjuk Kajima Garap Newport Park

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 13:15 WIB

Layanan Penukaran Uang Rusak

Layanan Penukaran Uang Rusak

Foto | Selasa, 06 September 2016 | 17:01 WIB

Inilah 5 Inisiatif Bank Indonesia di Sistem Pembayaran

Inilah 5 Inisiatif Bank Indonesia di Sistem Pembayaran

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:54 WIB

Inilah Penyebab Deflasi Agustus 2016 versi BI

Inilah Penyebab Deflasi Agustus 2016 versi BI

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:45 WIB

Ini 6 Jurus untuk Dongkrak Daya Saing Industri Pariwisata

Ini 6 Jurus untuk Dongkrak Daya Saing Industri Pariwisata

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:39 WIB

James Riady Ajak Pengusaha Ikut Tax Amnesty

James Riady Ajak Pengusaha Ikut Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 21:28 WIB

Pemilik Lippo Group Daftar Ikut Program Tax Amnesty

Pemilik Lippo Group Daftar Ikut Program Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 19:51 WIB

BI: Baru 36 Persen Penduduk Dewasa Punya Rekening Bank

BI: Baru 36 Persen Penduduk Dewasa Punya Rekening Bank

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 18:08 WIB

BI: Uang Beredar Tumbuh Melambat pada Juli 2016

BI: Uang Beredar Tumbuh Melambat pada Juli 2016

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 11:08 WIB

Terkini

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:32 WIB

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:10 WIB

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:03 WIB

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:53 WIB

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:37 WIB

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:31 WIB

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:37 WIB

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:14 WIB