Pemerintah Ingin Infrastruktur Perkuat Konektivitas Antar Daerah

Adhitya Himawan

Rabu, 21 September 2016 | 09:19 WIB
Pemerintah Ingin Infrastruktur Perkuat Konektivitas Antar Daerah
Pembangunan jalan tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi di Sumatera Utara. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan kordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam penyusunan program kerja agar infrastruktur yang dibangun tepat guna bagi masyarakat di daerah serta mengurangi kesenjangan pembangunan. Diharapkan dengan adanya sinergitas tersebut akan menghasilkan keterpaduan dalam mewujudkan realisasi pembangunan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Taufik Widjoyono dalam acara Talkshow Pengelolaan Keuangan Negara yang Efektif dalam rangka Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Pengentasan Kemiskinan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

"Khusus untuk Kementerian PUPR kita harap uang negara tersebut dapat berdampak besar ke masyarakat dan bermanfaat untuk menyelesaikan masalah,” ujar Taufik.

Menurutnya masalah utama saat ini tengah ditangani Kementerian PUPR adalah terkait kesenjangan antar daerah. Untuk itu ia menyatakan salah satu program prioritas Kementerian PUPR di 2017 nanti adalah bagaimana mewujudkan konektivitas antar daerah sehingga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan yang ada.

“Pulau Sumatera dan Jawa dengan 20 persen luas dihuni 80 persen ternyata juga memberi dampak besar ekonomi, dibandingkan dengan 80 persen wilayah lain yang ternyata baru memberikan kontribusi sekitar 20-25 persen orang, ini tantangan besar bagaimana menyeimbangkan, karena itu diperlukan konektivitas yang baik baik di dalam maupun antar pulau,” terang Taufik.

Menurutnya agar tercipta konektivitas yang baik, maka jalan yang dibangun harus mampu mengintegrasikan semua sistem transportasi yang ada. “Bagaimana jalan-jalan itu merangkai simpul-simpul angkutan laut dan udara,” tambahnya.

Masalah krusial yang tengah ditangani Kementerian PUPR lainnya menurut Taufik adalah pengelolaan air, dimana masih banyak daerah yang memiliki masalah kekurangan air bersih. “Sumber air semakin sulit, tangkapan-tangkapan air juga semakin berkurang, sehingga saat ini pengelolaan air menjadi sangat penting, air saat ini bukan lagi menjadi barang publik tapi sudah jadi barang komoditas,” tuturnya.

Ia menambahkan masalah penting lain yang juga perlu diselesaikan adalah pengelolaan sampah dan sanitasi sebagai wujud penyediaan sarana prasarana perkotaan. Menurutnya permasalahan sampah juga kerap kali memicu konflik antar daerah seperti yang pernah terjadi antara pemerintah daerah DKI Jakarta dengan Bekasi.

Kementerian PUPR juga tengah memiliki pekerjaan rumah untuk mewujudkan ketersediaan perumahan. “800 ribu orang membutuhkan rumah setiap tahun,di samping masih ada 7,6 juta orang yang belum mempunyai rumah. Tidak mudah untuk mengejar backlog, kita harus memenuhi 1 juta rumah per tahun,” ujarnya.

Untuk itu menurutnya Kementerian PUPR tengah menyusun bisnis proses yang terus disempurnakan melalui perencanaan yang tidak hanya sektoral tapi juga spasial, dengan membagi Indonesia menjadi 35 wilayah pengembangan strategis. “Ini untuk memudahkan kita mengkonsentrasikan anggaran supaya bisa lebih efektif dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya pada tahap perencanaan, Taufik juga menekankan pentingnya tahap implementasi pelaksanaan program anggaran dengan memperhatikan proses pengadaan yang baik. “Melalui procurement yang efektif dan baik akan menghasilkan penyedia jasa yang baik pula dan produk yang baik,” katanya.

Ia menyatakan semua tahapan tersebut perlu dilakukan bersama antara Kementerian PUPR dan pemerintah daerah. “Infrastruktur yang dibangun oleh PUPR kira-kira hanya 1/3, sisanya 2/3 ada di kewenangan daerah. Tentu kita sadar anggaran di pemda tidak cukup untuk itu, karena itu Kemen PUPR dengan APBN dan juga sebagai fasilitator untuk mengelola DAK (Dana Alokasi Khusus)menjadi bagian penting untuk mensinergikan anggaran tadi,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Basuki Saksikan Pertandingan Gateball Pada PON XIX

Menteri Basuki Saksikan Pertandingan Gateball Pada PON XIX

News | Rabu, 21 September 2016 | 09:13 WIB

Lahan Tol Medan - Tebing Tinggi Ditargetkan Tuntas Akhir 2016

Lahan Tol Medan - Tebing Tinggi Ditargetkan Tuntas Akhir 2016

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 09:08 WIB

Bank Tanah Jadi Solusi Penyediaan Lahan Pembangunan Infrastruktur

Bank Tanah Jadi Solusi Penyediaan Lahan Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 09:01 WIB

Indonesia Beri Pelatihan Pemeliharaan Jalan ke Timor Leste

Indonesia Beri Pelatihan Pemeliharaan Jalan ke Timor Leste

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 09:27 WIB

Progres Fisik Bendungan Raknamo Tiga Kali Lebih Cepat Dari Target

Progres Fisik Bendungan Raknamo Tiga Kali Lebih Cepat Dari Target

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 09:21 WIB

Pembangunan Bendungan Bener Dimulai Lebih Cepat Tahun 2017

Pembangunan Bendungan Bener Dimulai Lebih Cepat Tahun 2017

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 09:16 WIB

Dua Bandara Internasional akan Dibangun di Maluku

Dua Bandara Internasional akan Dibangun di Maluku

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 15:12 WIB

Pembangunan Bendungan Sering Terhambat Pembebasan Lahan

Pembangunan Bendungan Sering Terhambat Pembebasan Lahan

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 11:57 WIB

Kemenhub Terapkan Inaportnet di 12 Pelabuhan

Kemenhub Terapkan Inaportnet di 12 Pelabuhan

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 10:51 WIB

Pembangunan 65 Bendungan Baru Ditargetkan Rampung 2022

Pembangunan 65 Bendungan Baru Ditargetkan Rampung 2022

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 09:30 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×