Array

Genjot Produksi Pangan, Pemerintah Bangun 3,9 Juta Hektare Embung

Selasa, 11 Oktober 2016 | 14:04 WIB
Genjot Produksi Pangan, Pemerintah Bangun 3,9 Juta Hektare Embung
Proyek infrastruktur Bendungan Bajulmati di Banyuwangi, Jawa Timur. [Dok Kementerian PUPR]
‎Pemerintah akan membangun 3,9 juta hektare embung untuk memaksimalkan produksi pangan pada sawah-sawah tadah hujan di seluruh daerah Indonesia. Proyek pembangunan embung-embung tersebut akan dilaksanakan tahun 2017.

‎"Baru saja mendapat arahan dari Bapak Presiden seh‎ubungan dengan irigasi. Untuk irigasi, kami rencana membangun embung-embung, long storage di seluruh Indonesia yaitu areanya kurang lebih 3,9 juta hektare. Insya Allah tahun depan dimulai," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/10/2016).
 
Menurut dia, sawah tadah hujan selama ini hanya produktif enam bulan dalam setahun. Sedangkan enam bulannya lagi area sawah tadah hujan tidak bisa produksi. Dengan adanya embung tersebut diharapkan sawah tadah hujan bisa berproduksi dua kali dalam setahun.
 
"Kami bangunkan embung-embung, bersinergi dengan Kementerian PUPR, Kementerian Pedesaan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Perdagangan serta instansi yang terkait," ujar dia.
 
Dia menjelaskan, untuk proyek pembangunan embung-embung tersebut dibutuhkan dana puluhan triliun. Anggarannya dari APBN.
 
"Total dana yang dibutuhkan Rp22 triliun, yakni ada dari Kementerian PU, Kementerian Pertanian, Kementerian Desa. Dananya dari APBN 2017‎," tutur dia.
 
Amran menambahkan, area sawah tadah hujan ini ada diberbagai daerah, diantaranya di pulau Jawa kurang lebih ada satu juta hektare yang tiidak punya irigasi secara teknis. Kemudian di Sumatera, Kalimantan dan Papua. Dia berharap proyek tersebut selesai dalam jangka waktu dua tahun.
 
"Mudah-mudahan dua tahun bisa selesai. Jadi, ini indeks pertanaman yang biasanya tanam satu kali jadi dua kali. Kalau empat juta, ini bisa kita optimalkan sumber airnya, katakanlah dua juta berhasil, artinya sama dengan kita membangun sawah dua juta hektare. Karena biasanya yang tidak produktif selama enam bulan, dengan membangun embung, pada saat musim kering bisa tanam. Padi bisa tumbuh, jagung, kedelai, bebeknya bisa berkembang, ayam dan juga kerbaunya, karena ada air ada kehidupan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI