Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

REI Sebut Pengembang Belum Tertarik Bangun Rumah Susun

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2016 | 20:46 WIB
REI Sebut Pengembang Belum Tertarik Bangun Rumah Susun
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Parakan Kauman Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. [Dok Kementerian PUPR]

Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menyatakan para pengembang perumahan belum tertarik membangun rumah susun mengingat pasarnya yang masih terbatas.

"Terutama untuk rumah susun milik, segmentasi pasarnya belum terlalu luas, apalagi untuk masyarakat berpenghasilan rendah harganya tidak masuk," kata Ketua REI Jawa Tengah MR Prijanto di Semarang, Selasa (11/10/2016).

Dikatakan, harga tanah untuk pembangunan rumah susun di Kota Semarang sekitar Rp7,250 juta. Jika luas setiap unitnya 30 m2 maka harga jual paling tidak sekitar Rp210 juta.

"Dengan harga tersebut artinya angsuran setiap bulannya antara Rp1,6-1,8 juta. Padahal, kalau rumah tapak untuk MBR saat ini angsurannya antara Rp800-900 ribu/bulan," katanya.

Melihat perhitungan tersebut, artinya harga jual rumah susun melebihi kemampuan keuangan MBR. Apalagi, perbankan mensyaratkan besaran angsuran paling tidak sepertiga dari pendapatan yang diterima oleh keluarga tersebut.

"Rata-rata UMP di Jawa Tengah kan Rp1,4 juta. Kalau dua orang yaitu suami istri bekerja dengan pendapatan UMP artinya setiap bulan hanya Rp2,8 juta. Untuk membayar angsuran rumah susun belum dapat memenuhi syarat dari perbankan," katanya.

Di sisi lain, dengan harga rumah susun sebesar itu masyarakat lebih memilih untuk menggunakan uang untuk membeli rumah tapak di pinggiran kota.

"Misalnya untuk Kota Semarang, masih banyak yang menjual rumah dengan harga di kisaran Rp200 jutaan. Apalagi budaya orang di sini lebih memilih membeli rumah dengan tanah," katanya.

Akibatnya, para pengembang masih enggan membangun rumah susun di Jawa Tengah salah satunya Kota Semarang.

"Kalau pasar ada pasti ada pengembang yang mau membangun, kalau sekarang kan pasarnya masih terbatas," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Deretan Keuntungan Price Amnesty Sinar Mas Land

Ini Deretan Keuntungan Price Amnesty Sinar Mas Land

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 16:03 WIB

Sinar Mas Land Gelar Program Price Amnesty Sampai Akhir 2016

Sinar Mas Land Gelar Program Price Amnesty Sampai Akhir 2016

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 15:49 WIB

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 12.816 Rusun Subsidi

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 12.816 Rusun Subsidi

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 05:39 WIB

Apartemen Menengah Bawah Makin Dilirik Pengembang

Apartemen Menengah Bawah Makin Dilirik Pengembang

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 19:41 WIB

Gunung Samudera Bangun Properti Rp200 Miliar di Gunung Kidul

Gunung Samudera Bangun Properti Rp200 Miliar di Gunung Kidul

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 20:53 WIB

Penyederhanaan Izin akan Tekan Biaya Bangun Perumahan

Penyederhanaan Izin akan Tekan Biaya Bangun Perumahan

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:49 WIB

Rusun Korban Bencana Garut Dilelang Mulai Bulan Oktober

Rusun Korban Bencana Garut Dilelang Mulai Bulan Oktober

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 01:46 WIB

Presiden Jokowi Instruksikan Bangun Dua Rusun di Garut

Presiden Jokowi Instruksikan Bangun Dua Rusun di Garut

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 01:34 WIB

Inilah Keunggulan Fasilitas Superblok Prajawangsa City

Inilah Keunggulan Fasilitas Superblok Prajawangsa City

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 02:50 WIB

Synthesis Development Bangun Superblok Prajawangsa City

Synthesis Development Bangun Superblok Prajawangsa City

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 02:43 WIB

Terkini

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:28 WIB

Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi

Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:01 WIB

Perusahaan Sekuritas Mulai Masuk Ranah Pendidikan

Perusahaan Sekuritas Mulai Masuk Ranah Pendidikan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:56 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS

Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:56 WIB

Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen

Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:39 WIB

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:48 WIB

Purbaya Restui Subsidi 200 Ribu Unit Motor dan Mobil Listrik, Berlaku Juni 2026

Purbaya Restui Subsidi 200 Ribu Unit Motor dan Mobil Listrik, Berlaku Juni 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:42 WIB

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:20 WIB

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:54 WIB