Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Astra Land dan Mitra Sindo Bentuk Joint Venture Properti

Adhitya Himawan

Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:09 WIB
Astra Land dan Mitra Sindo Bentuk Joint Venture Properti
Komplek perumahan sederhana di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Astra Land Indonesia dan PT Mitra Sindo Makmur sepakat membentuk usaha patungan (joint venture) di bidang properti untuk mengembangkan lahan perumahan skala kota (township) sekitar 70 hektare di kawasan Jakarta Timur.

Presiden Direktur Astra Land Indonesia Wibowo Muljono dalam siaran pers di Jakarta, Rabu mengemukakan bahwa potensi dari area pengembangan kawasan itu salah satunya adalah infrastruktur yang sudah tersambung ke seluruh area Jakarta dan sekitarnya (12/10/2016).

"Melalui kerja sama itu, kami berharap dapat memiliki mitra yang ahli dan mengenal dengan baik seluk beluk pengembangan di kawasan Jakarta Timur," katanya.

Ia menambahkan bahwa ukuran luas kawasan yang akan dikembangkan itu tergolong cukup besar untuk pengembangan yang berkesinambungan di dalam kota Jakarta.

Astra Land Indonesia merupakan perusahaan patungan antara PT Astra International Tbk dan Hongkong Land Group Limited. Sementara PT Mitra Sindo Makmur merupakan anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk.

Presiden Direktur Mitra Sindo Makmur, William Honoris menambahkan bahwa pihaknya akan terus mencari mitra terkemuka dengan rekam jejak yang baik, untuk mencapai pasar konsumen yang lebih luas dan meningkatkan penetrasi produk-produknya.

"Astra Land Indonesia adalah kombinasi dari Astra International Tbk, salah satu perusahaan terbaik di Indonesia, kemudian Hongkong Land adalah pengembang properti terkemuka di Asia, dan percaya bahwa perusahaan patungan ini akan menghasilkan sinergi yang luar biasa," kata William Honoris yang juga Presiden Direktur PT Modernland Realty Tbk.

Ia menambahkan bahwa pihaknya berharap dengan banyaknya program pemerintah yang mendorong percepatan pemulihan makro ekonomi akan membuat pertumbuhan yang signifikan dalam dunia properti.

"Kami berharap peluncuran cluster pertama dari proyek kerjasama ini akan bertepatan dengan kondisi makro yang membaik, dan pasar properti yang telah mengalami peningkatan," katanya.

Sementara itu, Direktur Modernland Realty Tbk L.H. Freddy Chan menyampaikan bahwa niIai transaksi atas akuisisi tanah yang terletak di Jakarta Timur tersebut sekitar Rp3,4 triliun.

Ia menambahkan bahwa usaha patungan bidang properti itu nantinya akan dimiliki PT Mitra Sindo Makmur dan Astra Land Indonesia masing-masing sebesar 50 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

REI Sebut Pengembang Belum Tertarik Bangun Rumah Susun

REI Sebut Pengembang Belum Tertarik Bangun Rumah Susun

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 20:46 WIB

Ini Deretan Keuntungan Price Amnesty Sinar Mas Land

Ini Deretan Keuntungan Price Amnesty Sinar Mas Land

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 16:03 WIB

Sinar Mas Land Gelar Program Price Amnesty Sampai Akhir 2016

Sinar Mas Land Gelar Program Price Amnesty Sampai Akhir 2016

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 15:49 WIB

Apartemen Menengah Bawah Makin Dilirik Pengembang

Apartemen Menengah Bawah Makin Dilirik Pengembang

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 19:41 WIB

Gunung Samudera Bangun Properti Rp200 Miliar di Gunung Kidul

Gunung Samudera Bangun Properti Rp200 Miliar di Gunung Kidul

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 20:53 WIB

Penyederhanaan Izin akan Tekan Biaya Bangun Perumahan

Penyederhanaan Izin akan Tekan Biaya Bangun Perumahan

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:49 WIB

Inilah Keunggulan Fasilitas Superblok Prajawangsa City

Inilah Keunggulan Fasilitas Superblok Prajawangsa City

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 02:50 WIB

Synthesis Development Bangun Superblok Prajawangsa City

Synthesis Development Bangun Superblok Prajawangsa City

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 02:43 WIB

Kementerian PUPR Minta Konsumen Properti Cermati SLF

Kementerian PUPR Minta Konsumen Properti Cermati SLF

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 17:22 WIB

Sejumlah Developer Malaysia Masuk Pasar Properti Jabodetabek

Sejumlah Developer Malaysia Masuk Pasar Properti Jabodetabek

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 00:47 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB