Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:29 WIB
Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!
Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap lonjakan biaya hidup dan mahalnya biaya pendidikan luar negeri, muncul pernyataan menarik dari Yudo Sadewa, anak Menteri Keuangan Purbaya yang mengaku tak terlalu memikirkan depresiasi rupiah karena pembayaran kuliahnya dilakukan menggunakan Bitcoin. Tangkapan Layar YouTube Samuel Christ.
baca 10 detik
  • Rupiah Rp17.800 disebut dipicu outflow investor asing.
  • Anak Menkeu pilih bayar kuliah luar negeri pakai Bitcoin.
  • Bitcoin disebut aset utama, rupiah hanya untuk spending.

Suara.com - Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp17.800 per dolar AS ternyata tak begitu berpengaruh terhadap Yudo Sadewa anak sang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Meski sedang menempuh pendidikan di luar negeri Yudo mengaku tak terlalu memikirkan depresiasi rupiah karena pembayaran kuliahnya dilakukan menggunakan Bitcoin.

Pernyataan tersebut muncul dalam podcast bersama Samuel Christ. Dalam perbincangan itu, ia menilai pelemahan rupiah saat ini lebih banyak dipicu oleh arus modal asing yang keluar dari Indonesia atau capital outflow. Menurutnya, investor asing menjadi bingung akibat kebijakan fiskal yang dinilai berubah-ubah, ditambah suku bunga pinjaman perbankan yang masih tinggi.

“Kalau bunga pinjaman sudah belasan persen, ekonomi masyarakat bawah susah muter,” kata Yudo dalam podcast tersebut dikutip Jumat (29/5/2026).

Ia menilai kondisi ekonomi saat ini membuat perputaran uang lebih banyak terjadi di kalangan pemerintah dan kelompok atas, sementara masyarakat kelas bawah masih mengalami tekanan. Salah satu solusi yang disebut adalah suntikan stimulus dari pemerintah serta penurunan suku bunga agar roda ekonomi kembali bergerak.

Namun, ia menegaskan bahwa persoalan pelemahan rupiah bukan sepenuhnya berada di tangan kebijakan fiskal. Menurutnya, stabilitas mata uang lebih banyak dipengaruhi kebijakan bank sentral dan arah kebijakan pemerintah secara keseluruhan.

Dalam podcast itu juga muncul prediksi bahwa nilai tukar rupiah bisa saja menyentuh Rp20 ribu per dolar AS dalam 10 hingga 20 tahun mendatang. Pernyataan tersebut langsung disambut candaan soal biaya pendidikan di Amerika Serikat yang akan semakin mahal.

Namun respons yang muncul justru mengejutkan.

“Enggak lah, kan lewat Bitcoin,” katanya singkat.

Pernyataan itu langsung memicu perhatian publik, terutama karena dianggap mencerminkan pandangan generasi muda elite terhadap aset digital di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan terhadap mata uang konvensional.

baca juga

Ia bahkan menyebut Bitcoin sebagai “aset nomor satu”, sementara dolar AS maupun rupiah hanya dianggap sebagai alat transaksi harian. Menurutnya, uang tunai sebaiknya digunakan hanya untuk kebutuhan belanja dan konsumsi, sedangkan sisanya dialihkan ke investasi.

Pandangan tersebut muncul di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan mata uang. Meski begitu, sejumlah ekonom tetap mengingatkan bahwa Bitcoin memiliki volatilitas tinggi dan belum bisa disamakan dengan instrumen safe haven konvensional seperti emas atau dolar AS.

Asal tahu saja, mata uang Garuda tampaknya sedang tidak baik-baik saja hari ini. Secara mengejutkan, nilai tukar rupiah babak belur dihajar oleh keperkasaan dolar Singapura (SGD) pada perdagangan Jumat (29/5/2026).

Tak tanggung-tanggung, mata uang Negeri Singa tersebut sempat melesat dan menyentuh level psikologis baru yang bikin jantungan: Rp14.000 per 1 SGD!

Berdasarkan data Tradingview, setelah sempat bikin panik di level Rp14.000, kurs rupiah perlahan mencoba bangkit. Pada pukul 09.51 WIB, rupiah berhasil memangkas sedikit koreksinya dan bertengger di level Rp13.982.

Sepanjang hari ini, pergerakan dolar Singapura diprediksi masih akan sangat liar di rentang Rp13.932 hingga Rp14.001. Jika dihitung sejak awal tahun 2026, mata uang Singapura ini tercatat sudah terbang tinggi alias menguat sebesar 7,34%.

Penderitaan rupiah belum berakhir di situ. Bak jatuh tertimpa tangga, mata uang kebanggaan kita juga keok di hadapan dolar Amerika Serikat (AS).

Data Bloomberg mencatat, Greenback sukses menguat 0,11% ke level Rp17.864 pada pukul 09.55 WIB. Padahal, saat pasar baru dibuka pagi ini, rupiah sempat menunjukkan taringnya dengan menekan dolar AS ke level Rp17.836,5—lebih perkasa dibanding penutupan Kamis (28/5) yang berada di level Rp17.845.

Namun sayang, penguatan itu hanya fatamorgana. Rupiah langsung loyo dan pasrah melemah hingga 6,93% sepanjang tahun 2026 berjalan. Hari ini, dolar AS diproyeksikan bakal terus mengacak-ngacak rupiah pada rentang pergerakan Rp17.813 hingga Rp17.837.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penguatan Industri Bahan Baku Kunci Jaga Ketahanan Industri di Tengah Pelemahan Rupiah

Penguatan Industri Bahan Baku Kunci Jaga Ketahanan Industri di Tengah Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:15 WIB

Anak Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Dicekek Terus! Nyaris Ulang Krisis 1998

Anak Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Dicekek Terus! Nyaris Ulang Krisis 1998

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rapor Merah TKA 2026: Nilai Rerata Matematika Anak SMP Hanya 40,35!

Rapor Merah TKA 2026: Nilai Rerata Matematika Anak SMP Hanya 40,35!

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:35 WIB

Terkini

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:13 WIB

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:05 WIB

Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK

Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:03 WIB

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:56 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:37 WIB

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

×